logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

16 Obat Sakit Perut Anak yang Mudah Ditemukan

open-summary

Terdapat sejumlah obat sakit perut anak alami yang bisa diberikan kepada si kecil, mulai dari air putih, kompres hangat, hingga teh jahe. Secara medis, dokter dapat memberikan oralit, pencahar, maupun antidiare sebagai cara mengatasi sakit perut pada anak.


close-summary

3.24

(45)

12 Apr 2022

| Nurul Rafiqua

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Ada beberapa pilihan obat sakit perut anak sesuai dengan gejala dan penyebabnya

Ada banyak obat sakit perut anak secara alami maupun medis.

Table of Content

  • Obat sakit perut anak yang alami
  • Obat sakit perut anak secara medis
  • Perhatikan kondisi anak Anda sebelum mengobati sakit perutnya

Sakit perut merupakan penyakit yang sering dialami anak-anak. Meski umumnya bukanlah masalah yang serius, Anda tetap harus mewaspadai gejala-gejala yang menyertainya. Sebab, ada kemungkinan sakit perut menjadi tanda penyakit tertentu. Untuk mengatasinya, Anda bisa memberikan obat sakit perut anak, baik secara alami maupun medis.

Advertisement

Obat sakit perut anak yang alami

Yogurt merupakan camilan sehat kaya akan probiotik
Yogurt dapat memperbaiki fungsi usus akibat sakit perut

Cara mengatasi sakit perut pada anak dapat dilakukan dengan hal-hal sederhana di rumah. Kondisi ini dapat diatasi dengan melakukan serangkaian perawatan rumahan sebagai berikut:

1. Istirahat

Istirahat merupakan salah satu cara mengatasi sakit perut pada anak yang biasanya direkomendasikan dokter.

Mintalah anak untuk beristirahat. Atur posisi tidur yang paling nyaman bagi mereka. Sebisa mungkin jangan berbaring dalam posisi tegak lurus karena asam lambung cenderung bergerak naik dan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman.

Ganjal kepala, leher, dan dada bagian atas anak dengan bantal, idealnya pada sudut 30 derajat. Jika anak mengalami perut kembung, minta mereka berbaring secara telungkup untuk membantu meredakannya.

2. Minum air putih secara teratur

Minum air putih secara teratur termasuk cara mengatasi sakit perut pada anak secara alami.

Pastikan anak minum air putih untuk menghindari terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Tubuh membutuhkan air untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan dan minuman secara efektif.

Jika terjadi dehidrasi, proses pencernaan menjadi lebih berat untuk dilakukan sehingga meningkatkan kemungkinan sakit perut.

Apabila gejala dehidrasi pada anak telah berkembang menjadi muntah atau diare parah, tetap usahakan untuk memberikan air putih atau asupan cairan lainnya, misalnya susu atau air tajin, agar kondisi mereka tidak memburuk dan membahayakan nyawanya.

3. Berikan makanan yang tawar dan mudah dicerna

Cara mengobati anak sakit perut secara alami dapat dilakukan dengan memberikan makanan yang tawar dan mudah dicerna tubuhnya.

Makanan yang bertekstur lembut dengan rasa tawar, seperti pisang, bubur, nasi tim, pasta yang minim saus atau bumbu, dinilai cocok untuk anak yang sakit perut.

Makanan tawar cenderung tidak mengiritasi lambung, membantu menyerap kelebihan asam pada lambung, dan lebih mudah dicerna daripada makanan pedas atau berminyak.

4. Beri camilan sehat yang berupa obat sakit perut anak alami

Beri camilan sehat, misalnya probiotik dalam bentuk yogurt, yang teksturnya dapat langsung ditelan.

Probiotik cocok menjadi obat sakit perut anak karena mengandung bakteri baik yang dapat mengembalikan fungsi usus yang terganggu karena sakit perut.

Selain itu, buah papaya dan teh hangat herbal juga termasuk obat sakit perut alami untuk anak. Buah pepaya mengandung enzim papain dan chymopapain yang dapat menurunkan tingkat keasaman perut dan bantu memecah protein. 

Untuk teh hangat herbal, Anda bisa memberikan teh chamomile pada anak. Teh ini memiliki sifat antiradang yang dapat mengurangi rasa tidak nyaman pada perut. 

Selain jadi cara mengobati anak sakit perut, berbagai camilan sehat ini juga bisa memberikan dampak baik untuk kesehatan si kecil.

5. Kompres hangat

Salah satu cara mengatasi sakit perut pada anak yang aman dan efektif untuk dicoba adalah kompres hangat.

Cara ini dinilai dapat meredakan sakit perut dalam waktu cepat dan minim efek samping.

Untuk mencobanya, kamu hanya perlu mengisi botol minum dengan air hangat, membungkusnya dengan kain bersih, dan menaruhnya di bagian perut anak.

Cara mengobati sakit perut pada anak secara alami ini dapat memberikan rasa hangat dan membuat otot-otot perut si kecil menjadi rileks sehingga rasa nyeri dapat diredakan.

6. Mandi air hangat

Sama seperti kompres hangat, mandi air hangat dapat dijadikan cara mengobati sakit perut pada anak.

Sebab, suhu hangat dari air dinilai mampu membuat otot-otot di dalam tubuh menjadi rileks dan meredakan sakit perut.

7. Minum teh jahe

Jahe juga dipercaya sebagai cara mengatasi sakit perut pada anak yang manjur.

Beberapa studi yang dimuat dalam British Journal of Anaesthesia menyatakan bahwa rempah ini berpotensi menjadi obat sakit perut yang efektif.

Anda dapat membuat teh jahe dengan cara merebusnya. Jika anak sudah berusia 1 tahun ke atas, Anda bisa mencampurkan madu agar rasanya lebih bisa diterima oleh lidah mereka.

8. Menggerakkan kaki anak

Selain memberikan pijatan pada area perut, ada cara alami yang bisa dilakukan dalam meredakan sakit perut pada bayi. Salah satunya dengan menggerakkan kakinya.

Dikutip dari Parenting First Cry, menggerakkan kaki bayi seperti sedang naik sepeda secara lembut dan halus dipercaya bisa mengeluarkan gas dari perut anak dan meredakan rasa nyeri yang mereka rasakan.

Meski dinilai bermanfaat, berbagai obat sakit perut anak alami di atas tidak bisa dijadikan sebagai pengobatan utama.

Baca Juga

Baca Juga

  • Kompres Bayi Saat Demam, Bagaimana Cara yang Tepat?
  • Kelopak Mata Si Kecil Benjol? Bisa Jadi Tanda Bintitan pada Anak
  • Berat Tas Sekolah Berlebih Bisa Timbulkan Masalah untuk Anak

Obat sakit perut anak secara medis

Oralit bagus untuk sakit perut karena diare
Oralit dibuat dari larutan gula dan garam

Pemberian obat-obatan medis hendaknya dilakukan ketika perawatan rumahan tidak memberikan pengaruh pada sakit perut anak.

Segera periksakan ke dokter jika sakit perut anak tidak kunjung hilang dalam lebih dari 24 jam, apalagi jika disertai muntah, diare yang berdarah, dan demam tinggi.

Dokter akan meresepkan obat sakit perut untuk anak sesuai dengan penyebabnya, seperti:

1. Oralit

Obat sakit perut melilit pada anak ini akan diberikan ketika mereka mengalami diare, muntah dan dehidrasi.

Oralit merupakan larutan yang terdiri dari gula dan garam. Kegunaannya adalah menggantikan cairan elektrolit dan mineral yang hilang.

2. Pencahar

Obat pencahar, seperti laktulosa atau glycerin, disarankan untuk diberikan pada anak yang sakit perut karena kesulitan buang air besar atau konstipasi.

Kondisi ini juga sering disebut sebgai sembelit, di mana frekuensi buang air besar anak berkurang hingga tiga kali dalam seminggu atau di bawahnya, merasa kesakitan dan tidak nyaman ketika buang air besar, atau butuh mengejan keras ketika mengeluarkan kotoran.

3. Simethicone

Simethicone adalah obat sakit perut yang disebabkan adanya gas berlebih di perut sehingga menyebabkan perut anak kembung.

Obat sakit perut anak di apotek ini dinilai membantu mengeluarkan gas dengan lebih mudah.

4. Antasida

Antasida adalah salah satu obat sakit perut untuk anak yang disebabkan asam lambung.

Jika dokter mencurigai adanya asam lambung berlebih pada anak yang memicu sakit perut, mereka bisa meresepkan antasida dengan tujuan menurunkan produksi asam lambung sehingga membantu meredakan nyeri.

5. Antidiare

Rata-rata sakit perut pada anak dapat memicu diare. Untuk mengatasinya, Anda bisa memberikan obat antidiare. Hanya saja, penggunaan obat sakit perut pada anak ini harus dengan pertimbangan dokter.

Pasalnya, kandungan yang biasa terdapat pada obat antidiare, seperti bismuth, magnesium, atau alumunium, dapat berbahaya pada bayi dan balita.

6. Antibiotik

Sakit perut pada anak juga dapat dipicu oleh infeksi bakteri. Maka dari itu, dokter umumnya akan memberikan antibiotik.

Pemberian antibiotik dapat berlangsung selama 5-7 hari dan harus sampai habis untuk mencegah resistensi obat.

7. Paracetamol

Paracetamol termasuk obat sakit perut anak di apotek yang bisa Anda beli.

Dikutip dari Ministry of Health New Zealand, mengonsumsi obat paracetamol untuk mengatasi sakit perut dianggap aman.

Namun, Anda dilarang menggunakan obat-obatan pereda nyeri lainnya karena dipercaya bisa mengiritasi lambung dan memperparah sakit perut.

National Health Service (NHS) juga menilai paracetamol dapat membantu meredakan sebagian besar rasa sakit, termasuk sakit perut.

8. Operasi usus buntu

Anda harus waspada jika anak mengeluh sakit yang luar biasa di bagian kanan bawah perut atau sekitar pusar. Sebab, masalah ini dapat disebabkan oleh radang usus buntu.

Nyeri akibat usus buntu biasanya datang secara tiba-tiba, diawali dengan kram, dan dapat bertambah buruk jika anak bergerak, batuk, atau bersin.

Hingga saat ini, tidak ada obat untuk mengatasi usus buntu. Cara paling efektif untuk mengatasinya adalah melakukan operasi.

Baik perawatan rumahan atau dengan obat, keduanya akan lebih baik jika disertai perhatian dan kasih sayang Anda.

Pelukan dan ciuman selalu dibutuhkan si kecil agar mereka merasa tenang dan jauh dari perasaan negatif selama sakit perut terjadi.

Jangan lupa untuk mengonsultasikan kondisi anak Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik.

Perhatikan kondisi anak Anda sebelum mengobati sakit perutnya

Apabila anak mengeluh sakit perut, minta mereka untuk menjelaskan rasa sakitnya. Kenali tanda-tanda berikut untuk memperkirakan penyebab sakit perut pada anak.

  • Jika anak merasa nyeri seperti kram di perut, hal tersebut kemungkinan disebabkan adanya gas di perut yang menyebabkan kembung. Biasanya hal ini disertai dengan diare.
  • Apabila anak mengeluh nyeri di seluruh bagian perut atau lebih dari setengah bagian perut, kondisi ini dapat menandakan gangguan pencernaan, infeksi virus, gas yang berlebih pada perut, atau sembelit.
  • Anak merasa nyeri kolik, yang ditandai dengan terasa nyeri yang hilang timbul di perut, serta waktu dimulai dan berhentinya rasa sakit sering terjadi mendadak. Nyeri kolik biasanya menandakan penyakit yang cukup serius.
  • Jika anak mengeluh merasa nyeri di satu area tertentu pada perut, bisa saja hal tersebut menandakan adanya masalah usus buntu, kantong empedu, hernia, atau bagian lainnya.

Jika anak Anda masih bayi atau balita dan belum bisa bicara, perhatikan gerak-geriknya jika mereka menunjukkan ciri-ciri berikut:

  • Lebih rewel dari biasanya
  • Sering meringkukkan kaki ke arah perut
  • Tidak nafsu makan atau tidak mau makan sama sekali
  • Muntah
  • Diare.

Apabila ada tanda-tanda di atas dialami oleh anak Anda, sebaiknya Anda segera periksakan mereka ke dokter.

Jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.

Advertisement

penyakit anaksakit perutibu dan anakanak sakit

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved