Daftar Obat Penguat Kandungan Agar Kehamilan Tetap Berjalan Sehat


Obat penguat kandungan biasanya diresepkan untuk mencegah keguguran berulang. Apa saja jenis obatnya? Seberapa efektif untuk mencegah keguguran?

(0)
08 Oct 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Pilihan obat penguat kandungan yang bagus di apotek harus ditebus dengan resep dokterObat penguat kandungan biasanya dikonsumsi untuk mencegah keguguran berulang
Setiap wanita tentu menginginkan kehamilannya berjalan sehat tanpa gangguan. Meski begitu, ancaman keguguran merupakan salah satu realita yang dapat dialami oleh ibu hamil. Beberapa wanita bahkan mungkin lebih rentan mengalami keguguran berulang. Jika Anda termasuk salah satunya, dokter mungkin akan meresepkan obat penguat kandungan untuk dikonsumsi di trimester pertama awal kehamilan. Meski demikian, tidak sembarang ibu hamil dapat mengonsumsi vitamin penguat kandungan.

Obat penguat kandungan hanya untuk mencegah keguguran berulang

Obat penguat kandungan adalah hormon progesteron sintetis (buatan) untuk menguatkan kondisi rahim dan mencegah wanita hamil mengalami keguguran spontan.Namun, biasanya dokter hanya memberikan obat ini pada wanita hamil yang memiliki riwayat keguguran berulang. Keguguran disebut berulang jika terjadi lebih dari 3 kali beruntun.Sebuah penelitian tahun 2013 menyatakan, lebih dari 80 persen ibu hamil yang pernah keguguran rentan mengalami keguguran berulang ketika usia kandungan di kehamilan keduanya belum genap 12 minggu.Vitamin penguat kandungan ini umumnya tidak disarankan untuk calon ibu yang menjalani kehamilan sehat, alias tidak berisiko. Berdasarkan studi tersebut, lebih dari dua pertiga responden ibu hamil yang tidak menunjukkan indikasi kesehatan tertentu tetap bisa menjalani kehamilan sehat dengan atau tanpa menggunakan obat. Satu penelitian dari University of Birmingham melaporkan, pemberian suplementasi progesterone pada wanita hamil yang pernah mengalami perdarahan di trimester pertama dapat menekan risiko keguguran.Perdarahan vagina di trimester pertama itu sendiri menjadi salah satu dari tanda-tanda awal keguguran. Manfaat yang sama juga ditemukan untuk wanita yang pernah keguguran sebelumnya.Semakin banyak zat aktif hormon progesteron di dalam tubuh, sel telur yang telah terbuahi akan semakin menempel kuat pada dinding rahim. Dengan kata lain, kematian janin dini atau keguguran tidak akan mudah terjadi.Obat ini dapat diminum langsung, dimasukkan melalui vagina, ataupun disuntikkan ke pembuluh darah.Baca juga: Mengenal Bayi Tabung atau Fertilisasi In Vitro (IVF)

Obat penguat kandungan yang direkomendasikan dokter

Terdapat banyak merek obat ini di pasaran. Namun obat penguat kandungan yang bagus dan biasa diresepkan oleh dokter memiliki kandungan sebagai berikut:

1. Progesteron

Penelitian dari International Journal of Women's Health tahun 2019 menemukan hal serupa. Progesteron memainkan peran utama agar menjaga kandungan agar tetap sehat dan kuat, terutama selama tahap awal.Progesteron bertanggung jawab untuk mempersiapkan dinding rahim untuk implantasi, menguatkan penempelan sel telur yang telah dibuahi pada dinding rahim, dan menguatkan kantung ketuban.Obat progesteron untuk menguatkan kandungan tersedia dalam bentuk obat minum (oral) 100 mg dan kapsul yang dimasukkan lewat vagina 200 mg.Dosis obat progesteron oral biasanya 200 mg dan diminum sebelum tidur dalam kondisi perut kosong (tidak boleh dengan makanan). Progesteron vaginal umumnya diberikan 200 mg sebanyak 3 kali sehari, dengan lama pemberian obat hingga minimal usia kandungan 7 minggu dan maksimal 12 minggu.Di Indonesia, bungkus obat ini berlabel ‘K lingkaran merah’ yang artinya harus digunakan hanya dengan resep dokter. Obat ini merupakan golongan obat keras.

2. Dydrogesterone

Penguat kandungan dengan nama generik dydrogesterone bertujuan untuk mencegah keguguran spontan pada wanita hamil dengan riwayat keguguran berulang.Salah satu bentuk dydrogesterone yang paling terkenal merupakan obat minum yang bekerja memproduksi sekresi endometrium langsung pada rahim.Guna mencegah keguguran, dydrogesterone biasanya diberikan langsung 40 mg pada kesempatan pertama, kemudian 10 mg setiap 8 jam. Atau, Anda dapat mengikuti anjuran dokter kandungan.

3. Allylestrenol

Allylestrenol adalah progestogen alias progesteron yang memang diberikan untuk mencegah keguguran berulang. Selain itu, obat yang mengandung allylestrenol juga dipercaya dapat mencegah bayi lahir prematur.Pada ibu hamil yang sudah menunjukkan gejala keguguran, obat dapat diberikan dengan dosis 5 mg sebanyak 3 kali sehari. Ibu hamil dapat mengonsumsi obat oral ini selama 5-7 hari pemakaian atau sesuai petunjuk dokter.

4. Micronised progesterone

Vitamin penguat kandungan yang satu ini mengandung progesteron termikronisasi yang berguna untuk mengatasi amenore premier dan sekunder serta gangguan haid. Obat ini perlu dikonsumsi di bawah pengawasan dokter agar terhindar dari risiko dan efek samping.Baca juga: Memahami Kandungan Lemah, Pemicu Keguguran Hingga Kelahiran Prematur

Apakah obat penguat kandungan memiliki efek samping?

Vitamin penguat kandungan pada dasarnya aman digunakan, asalkan sesuai dengan anjuran dokter.Dokter biasanya hanya merekomendasikan obat ini untuk dikonsumsi selama trimester pertama pada ibu hamil yang rentan atau pernah keguguran sebelumnya. Namun sama dengan obat lain pada umumnya, setiap jenis obat memiliki efek sampingnya sendiri-sendiri.Penguat kandungan oral secara umum dapat menimbulkan mual, pusing, dan sering mengantuk. Sedangkan obat penguat kandungan yang dimasukkan melalui vagina tidak banyak diserap oleh darah. Pilihan obat suntik dapat mengakibatkan abses pada kulit, meski tidak membahayakan.

Cara menjaga agar kandungan tetap sehat dan kuat selain dengan obat

Meski sudah diberikan obat penguat kandungan oleh dokter Anda, menyesuaikan gaya hidup selama sembilan bulan ke depan juga baik untuk ibu hamil menjaga kandungan tetap sehat.Salah satu cara untuk menjaga kandungan tetap sehat dan kuat tanpa bantuan obat penguat kandungan di antaranya adalah:
  • Perbanyak konsumsi asam folat. Riset menunjukkan bahwa mengonsumsi asam folat sebanyak 400 mcg perhari dapat menurunkan risiko kelahiran cacat dan juga keguguran.
  • Jalankan pola hidup sehat. Menjaga olahraga dan tidur secara cukup, menjaga pola makan, serta menghindari faktor risiko seperti perokok aktif maupun pasif perlu dilakukan. Selain itu, kebiasaan konsumsi alkohol, obat, dan kafein juga perlu dihilangkan.
  • Menjaga berat badan ideal. Obesitas maupun terlalu kurus sama-sama berbahaya untuk kesehatan janin Anda. Jadi, menjaga berat badan tetap ideal juga penting untuk menguatkan kandungan.
  • Jaga penyakit kronis yang dimiliki. Jika Anda memiliki riwayat penyakit hipertensi, diabetes, atau penyakit autoimun, bicarakan dengan dokter dan jagalah agar tidak memburuk ketika masa kehamilan.
Jika ingin berkonsultasi dengan dokter perihal cara agar kandungan kuat, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
menjaga kehamilankeguguran
Harvard Health. https://www.health.harvard.edu/blog/9829-201606229829
Diakses pada 4 Oktober 2019
Pub Med. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3987350/
Diakses pada 4 Oktober 2019
Drug Bank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB00378
Diakses pada 5 Oktober 2019
SehatQ. https://www.sehatq.com/obat/duphaston-tablet-10-mg
Diakses pada 5 Oktober 2019
Drug Bank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB01431
Diakses pada 5 Oktober 2019
Medicines UK. https://www.medicines.org.uk/emc/product/3244/smpc
Diakses pada 5 Oktober 2019
Medicines UK. https://www.medicines.org.uk/emc/product/352/smpc
Diakses pada 5 Oktober 2019
Drugs. https://www.drugs.com/pregnancy/progesterone.html
Diakses pada 5 Oktober 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/how-to-prevent-miscarriage#tips-for-healthy-pregnancy
Diakses pada 23 Maret 2020
https://www.sciencedaily.com/releases/2019/05/190508185841.htm Diakses pada 23 Maret 2020https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6848983/ Diakses pada 23 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait