Alami Hingga Resep Dokter, Ini Obat Ampuh Atasi Batu Ginjal

Jangan ambil risiko dalam mengonsumsi obat penghancur batu ginjal
Batu ginjal dapat diobati dengan obat penghancur batu ginjal

Ketika Anda merasakan sakit di bagian perut, demam, dan terdapat bercak darah pada urine, Anda mungkin tengah mengidap penyakit batu ginjal. Untuk mengatasinya, Anda bisa meminum obat penghancur batu ginjal yang direkomendasikan dokter atau yang terbuat dari bahan-bahan alami yang dipercaya ampuh mengatasi masalah tersebut.

Batu ginjal yang berukuran kecil biasanya bisa keluar dari tubuh Anda dengan sendirinya. Namun ketika mereka tetap berada di saluran kemih, Anda akan merasakan gejala-gejala di atas.

Pada saat inilah Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan batu ginjal yang tepat. Pengobatan batu ginjal sendiri akan sangat bergantung pada ukuran batu itu dan tingkat keparahan gejala yang Anda rasakan.

Obat batu ginjal dari bahan alami

Bagi Anda yang takut mengonsumsi obat batu ginjal dari bahan kimia, bahan alami di bawah ini mungkin dapat menjadi solusi. Namun, penting diingat bahwa bahan alami ini masih minim pembuktian secara medis, serta tetap bisa menimbulkan efek samping, bahkan memperparah kondisi batu ginjal Anda.

Untuk itu, Anda sebaiknya tetap berkonsultasi dengan tenaga medis yang kompeten sebelum mengonsumsi obat batu ginjal dari bahan alami berikut. Bagi ibu hamil atau menyusui, Anda sebaiknya tidak menggunakan bahan-bahan ini tanpa rekomendasi dari dokter.

  • Air putih: minumlah sedikitnya 8 gelas air putih per hari, bahkan jika memungkinkan hingga 12 gelas per hari untuk mempercepat pengeluaran batu ginjal. Perhatikan juga warna urine Anda yang harus bening atau kuning terang, bukan kuning pekat karena itu menandakan Anda kurang terhidrasi dengan baik.

  • Lemon: buah golongan sitrus ini mengandung sitrat yang bisa menjadi obat batu ginjal berukuran kecil serta mencegah terbentuknya batu ginjal yang baru.

  • Basil: mengandung asam asetik yang dapat memecah batu ginjal serta mengurangi nyeri akibat penyakit ini.

  • Cuka apel: juga mengandung asam asetik. Namun dalam penggunaannya, Anda tidak boleh mencampur cuka apel dengan obat lain, seperti insulin, digoksin, dan diuretik.

  • Seledri: dipercaya bisa membantu mengeluarkan batu ginjal. Hanya saja, Anda tidak boleh mengonsumsi seledri sebagai obat batu ginjal bersamaan dengan obat jenis levothroxine, lithium, isotretinoin, dan alprazolam.

  • Buah delima: buah ini mengandung antioksidan yang dipercaya mampu mencegah terbentuknya batu ginjal.

  • Kacang merah: air rebusan kacang merah dipercaya bisa membersihkan saluran kemih, termasuk dari batu ginjal.

Jika batu ginjal Anda tidak sembuh dalam 6 minggu, atau gejala yang Anda rasakan semakin parah, segera hentikan konsumsi obat batu ginjal alami ini dan hubungi dokter.

Obat batu ginjal sesuai resep dokter

Sambil menunggu jadwal kunjungan ke dokter, Anda bisa meredakan nyeri akibat batu ginjal dengan obat antinyeri, seperti acetaminophen atau ibuprofen. Jika Anda juga merasa mual, Anda bisa minum obat antimual yang dijual di apotik maupun toko obat terdekat.

Sementara untuk obat batu ginjal, Anda harus mendapat resep dokter terlebih dahulu sebelum mendapatkan obat-obat berikut:

  • Calcium channel blockers dan alpha-blockers: obat batu ginjal ini memiliki efek menenangkan ureter (saluran kemih) ketika batu ginjal berpindah dari ginjal ke kandung kemih. Ureter yang tidak banyak kontraksi akan mempermudah dan mempercepat batu ginjal untuk keluar dari tubuh Anda.

  • Potasium sitrat atau sodium sitrat: berfungsi mencegah batu ginjal kembali terbentuk, terutama pada batu ginjal yang disebabkan asam urat.

Jika minum obat batu ginjal, baik secara alami maupun berdasarkan resep, tidak juga mengobati penyakit Anda, dokter akan melakukan langkah lain untuk mengeluarkan batu ginjal dari tubuh Anda.

Alternatif pengobatan batu ginjal

Beberapa cara berikut juga dapat membantu mengobati batu ginjal:

  • Extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL)

Prosedur ini dilakukan untuk meluruhkan batu ginjal menjadi ukuran yang lebih kecil. ESWL menggunakan gelombang dengan getaran kuat untuk menghancurkan batu ginjal sehingga batu dapat dikeluarkan melalui urine.

Prosedur ini berlangsung 45-60 menit dan tidak jarang juga menimbulkan rasa sakit sehingga Anda akan dibius selama menjalani ESWL. Metode ini juga dapat menimbulkan efek berupa bercak darah pada urine, memar pada bagian perut atau punggung, ginjal atau organ sekitarnya berdarah, dan rasa sakit ketika Anda buang air kecil.

  • Percutaneous nephrolithotomy

Dalam prosedur ini, batu ginjal dikeluarkan lewat sayatan kecil yang dibuat di punggung Anda. Operasi ini biasanya dilakukan pada kondisi batu ginjal yang sudah berukuran sangat besar, mengakibatkan infeksi pada ginjal, serta sakit yang tak tertahankan pada penderitanya.

  • Ureteroskopi

Pembedahan ini dilakukan ketika batu ginjal tersangkut di saluran atau kandung kemih. Selang kecil yang disertai kamera dan capit kecil dimasukkan ke tempat yang dituju untuk mengambil batu ginjal dan mengeluarkannya dari tubuh Anda.

Apa pun cara penyembuhan yang Anda pilih, baik dengan operasi maupun obat batu ginjal, pastikan Anda telah memastikan keamanannya. Konsultasikan juga kepada dokter jika Anda tengah mengidap penyakit lain di waktu yang bersamaan.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/kidney-stones/symptoms/
Diakses pada 26 September 2019

WebMD. https://www.webmd.com/kidney-stones/understanding-kidney-stones-treatment
Diakses pada 26 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/kidney-health/home-remedies-for-kidney-stones
Diakses pada 26 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/kidney-stones#treatment
Diakses pada 26 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed