Menelisik Keamanan Obat Penggemuk Badan dan Efek Sampingnya


Obat penggemuk badan yang aman dikonsumsi mengandung protein dan kreatin. Namun, efek sampingnya adalah...

(0)
01 Nov 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Obat penggemuk badan biasanya berbentuk pil atau tablet yang terbuat dari bahan herbal atau kimia.Beberapa jenis obat penggemuk badan memiliki efek samping yang berbahaya
Obat penggemuk badan kerap dicoba sebagian orang untuk menaikkan bobot badannya. Apakah Anda salah satunya?Obat penggemuk badan biasanya berbentuk pil atau tablet yang terbuat dari bahan herbal atau kimia. Obat gemuk sangat mudah dijumpai di apotek maupun toko obat.Perlu digarisbawahi, cara menggemukkan badan yang tepat bukanlah dengan menaikkan bobot tubuh semata, tetapi juga menaikkan indeks massa tubuh (IMT).Artinya, Anda sebaiknya fokus meningkatkan massa otot, bukan menimbun lemak sebagai upaya menaikkan berat badan. Untuk mencapai berat badan ideal, seseorang harus mencapai angka IMT dalam rentang 18,5 hingga 25.

Obat penggemuk badan yang aman dikonsumsi

Obat penggemuk badan mengklaim bisa meningkatkan nafsu makan, memperlambat metabolisme, hingga menambah massa otot di area tubuh yang Anda inginkan. Sama seperti pil diet untuk menurunkan berat badan, sebetulnya tidak ada obat yang bisa menggemukkan badan secara instan.Berikut daftar kandungan obat penggemuk badan yang banyak beredar di pasaran dan aman untuk dikonsumsi:

1. Protein

Sebagai penambah berat badan terbaik, obat gemuk badan harus mengandung protein. Protein merupakan komponen utama dalam penyusunan massa otot yang kemudian dapat meningkatkan berat badan Anda. Kebutuhan protein setiap orang memang berbeda-beda, tetapi rata-rata kebutuhan protein per hari ialah 10-35 persen dari total asupan yang Anda konsumsi. Bagi orang dewasa, jumlah protein yang dibutuhkan untuk meningkatkan berat badan adalah 1,4-2 gram/kg berat badan per hari.Meski demikian, jangan lupa cara menambah berat badan pada umumnya adalah mengatur kalori keluar dan masuk. Anda bisa saja mengalami penurunan berat badan meski mengonsumsi protein yang cukup jika tidak diimbangi dengan asupan kalori lainnya.

2. Kreatin

Mayoritas obat penggemuk badan mengandung kreatin yang disebut sebagai salah satu zat paling aman bagi tubuh, terutama jenis kreatin monohydrate. Zat ini terbukti dapat meningkatkan massa otot dan produksi energi di dalam tubuh seiring dengan pemakaiannya yang rutin.Jika Anda belum pernah mengonsumsi vitamin penambah berat badan yang mengandung kreatin, mulailah dengan dosis maksimal 20 gram per hari yang dibagi dalam 4 porsi. Konsumsi selama 5-7 hari berturut-turut.Setelah itu, Anda dapat melanjutkan “pengobatan” dengan cukup meminum suplemen penggemuk badan yang mengandung 3-5 gram kreatin per hari.Anda juga dapat mengonsumsi suplemen penambah berat badan yang diminum untuk meningkatkan kemampuan otot saat berolahraga. Hal ini bisa ditemukan pada  obat penggemuk badan yang mengandung kafein, citrulline, beta-alanine, dan beta-hydroxy beta-methylbutyrate (HMB).

Efek samping obat penggemuk badan

Dokter atau ahli gizi juga bisa merekomendasikan obat penggemuk badan yang mengandung methyltestosterone, oxandrolone, atau oxymetholone.Obat-obatan ini mengandung steroid anabolik yang sebetulnya biasa diperuntukkan bagi pasien yang kehilangan berat badan akibat penyakit tertentu, misalnya infeksi kronis atau diabetes.Namun, obat gemuk yang mengandung steroid anabolik mengandung efek samping, misalnya:
  • Perubahan mood.
  • Cepat marah.
  • Delusi.
  • Masalah ginjal.
  • Penyakit hati.
  • Pembengkakan jantung
  • Mengecilnya ukuran testis, pembesaran payudara, hingga kanker prostat (khusus pada pria).
  • Tumbuhnya rambut wajah, berhenti menstruasi, pembesaran klitoris (khusus pada wanita).
  • Henti tumbuh kembang (pada remaja).

Cara menambah berat badan yang lebih aman

Sebetulnya, untuk menaikkan berat badan, Anda tidak perlu mengonsumsi suplemen atau obat penggemuk badan. Syaratnya, asupan kalori yang masuk ke tubuh Anda harus lebih tinggi dari jumlah kalori yang Anda keluarkan. Beberapa cara menambah berat badan yang direkomendasikan oleh ahli nutrisi adalah:
  • Makan lebih sering: Anda bisa makan besar atau camilan sebanyak 5-6 kali per hari.
  • Pilih makanan yang kaya nutrisi: hindari junk food, sebaliknya pilih roti yang terbuat dari gandum utuh, pasta dan sereal, buah dan sayuran, daging, serta kacang-kacangan.
  • Minum susu: tidak harus susu khusus penggemuk badan, namun Anda juga bisa mengonsumsi susu sapi pada umumnya, termasuk produk olahannya seperti smoothies atau milkshake.
  • Jangan minum air putih sebelum makan karena bisa membuat perut kenyang sebelum Anda selesai makan.
  • Pilih camilan yang bernutrisi: misalnya kacang-kacangan, selai, keju, buah kering, atau alpukat. Sebelum tidur, Anda juga bisa makan terlebih dahulu, sekalipun itu hanya roti atau telur.
  • Jangan ragu menambahkan bahan makanan, seperti telur dadar, keju, saus, kecap, dan lain-lain.
Mengetahui cara menggemukkan badan saja tidak cukup, karena Anda harus mengombinasikannya dengan berolahraga. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan Anda dari terserang risiko penyakit yang berhubungan dengan kegemukan atau obesitas, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.

Penyebab kurang berat badan

Pada orang yang membutuhkan obat untuk menambah berat badannya, ada beberapa faktor yang menyebabkan berat badan kurang di antara mereka. Inilah faktor penyebab badan terlalu kurus:
  • Keturunan keluarga, beberapa orang yang memiliki IMT rendah terjadi akibat adanya karakteristik fisik yang diturunkan dalam keluarga.
  • Metabolisme tinggi, jika seseorang memiliki metabolisme tubuh yang tinggi, berat badannya bisa jadi tidak bertambah lebih banyak meskipun asupan yang dikonsumsi berkalori tinggi.
  • Sering melakukan aktivitas fisik, atlet tentunya membakar kalori dalam jumlah besar karena mereka aktif bergerak. Hal ini mampu menurunkan berat badan mereka.
  • Penyakit kronis, beberapa penyakit menyebabkan mual, muntah, dan diare. Hal ini membuat berat badan turun sehingga menjadi kurus. Ada pula penyakit tertentu yang mampu menyebabkan nafsu turun, seperti kanker, diabetes, TBC, atau radang usus.
  • Masalah kejiwaan, berdasarkan buku Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi 5, ada penyakit kejiwaan yang mampu menyebabkan berat badan kurus, seperti depresi, anorexia nervosa, obsessive-compulsive disorder (OCD), dan bulimia nervosa. Gangguan ini menyebabkan kehilangan nafsu makan, membatasi kalori berlebihan karena ketakutan akan kegemukan, hingga memuntahkan makanan yang telah dimakan agar bentuk tubuh tetap terjaga.

Catatan dari SehatQ

Obat penggemuk badan kerap dipilih menjadi solusi untuk menaikkan berat badan. Hal ini diketahui, ada dua kandungan utama pada obat gemuk yang berguna untuk menaikkan berat badan, yakni protein dan kreatin.Sayangnya, obat gemuk badan ini rupanya memiliki efek samping yang cukup serius. Bahkan, efek samping ini memengaruhi kualitas reproduksi.Jika Anda merasa tubuh Anda terlalu kurus dan ingin mulai mengonsumsi suplemen penambah berat badan, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Bila Anda sudah dianjurkan mengonsumsi vitamin oleh dokter, segera menuju untuk mendapatkan penawaran harga menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
menggemukkan badantambah berat badanberat badan ideal
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/best-weight-gain-supplements
Diakses pada 31 Oktober 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/underweight/faq-20058429
Diakses pada 31 Oktober 2019
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/441786-what-are-the-negative-effects-of-weight-gainer/
Diakses pada 31 Oktober 2019
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/are-weight-gain-pills-safe-to-use-4160741
Diakses pada 31 Oktober 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321612 Diakses pada 12 Oktober 2020.Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi 5. https://www.psychiatry.org/psychiatrists/practice/dsm Diakses pada 12 Oktober 2020.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait