Obat Maag Kronis, Harus Disertai dengan Perubahan Pola Makan

Di kala maag menyerang, antacid dapat berfungsi sebagai obat maag yang tepat
Di kala maag menyerang, aktivitas keseharian jadi terganggu

Penderita maag tentu akrab dengan rasa nyeri saat penyakitnya kambuh. Maag terjadi ketika ada peradangan dan iritasi dinding lambung. Bagi yang sudah lama menderita penyakit ini dan terus berulang, harus tahu betul obat maag kronis apa yang tepat meredakan gejalanya.

Maag kronis adalah salah satu penyakit kronis yang paling umum terjadi. Bahkan, penderitanya bisa mengalami maag hingga bertahun-tahun atau seumur hidup jika tidak segera diatasi.

Gejala maag kronis

Beberapa gejala maag kronis di antaranya:

  • Nyeri lambung
  • Sensasi terbakar di lambung
  • Rasa kenyang meski baru makan sedikit
  • Mual dan muntah
  • Penurunan berat badan
  • Bersendawa
  • Kembung
  • Hilang nafsu makan
  • Rasa tidak nyaman di perut bagian atas
  • Pendarahan

Penyebab maag kronis

Ketika seseorang menderita maag kronis, artinya ada sekumpulan kondisi yang menyebabkan peradangan kronis di dinding mukosa perut. Ada banyak penyebab seseorang menderita maag kronis, di antaranya:

  • Infeksi bakteri pylori

Penyebab paling umum terjadinya maag kronis adalah infeksi bakteri H. pylori. Bahkan, banyak penderitanya yang sudah terinfeksi saat masih kecil namun belum tentu mengalami gejala maag. Bakteri H. pylori bisa menginfeksi lewat air, makanan, liur, dan cairan tubuh lainnya.

  • Masalah dinding lambung

Maag kronis juga bisa dipicu masalah pada dinding lambung. Penyebabnya beragam, seperti konsumsi obat non-steroid dalam jangka panjang, konsumsi alkohol berlebih, stres, cedera, paparan radiasi, refluks empedu, hingga konsumsi kokain.

  • Kondisi autoimun

Pada penderita maag karena autoimun, artinya sistem kekebalan tubuhnya sendiri justru menyerang dinding lambung tanpa alasan yang jelas. Biasanya, masalah ini berhubungan dengan maag kronis.

Selain beberapa penyebab di atas, maag kronis juga bisa terjadi karena alergi makanan, infeksi virus atau jamur, iritasi usus besar, juga Crohn’s disease.

Faktor risiko lain yang membuat seseorang bisa menderita maag kronis biasanya berhubungan dengan gaya hidup. Beberapa yang mungkin memicu adalah:

  • Konsumsi makanan banyak pengawet dan tinggi garam
  • Konsumsi makanan dengan lemak jenuh
  • Kebiasaan merokok
  • Konsumsi alkohol
  • Konsumsi obat untuk mengatasi GERD

Obat sakit maag kronis

Bagi penderita maag dalam jangka panjang atau kronis, terkadang perlu perawatan untuk meredakan gejalanya. Obat saja bisa jadi tidak cukup untuk mengatasi maag kronis. Akan lebih baik jika penanganan dilakukan sesegera mungkin setelah merasa ada gejala berhubungan dengan maag.

Apabila maag yang diderita tidak kunjung sembuh hingga lebih dari seminggu, kondisinya cukup parah, dan tidak merespons terhadap perubahan gaya hidup yang lebih sehat, saatnya memeriksakan diri ke dokter.

Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh berkaitan dengan riwayat medis, pengecekan feses untuk tahu apakah ada bakteri H. pylori, endoskopi, tes darah, X-ray, dan pengecekan apakah ada pendarahan dalam.

Obat maag kronis yang diberikan juga bergantung pada jenis dan seberapa parah kondisinya. Beberapa pilihan yang biasanya diberikan dokter adalah:

  • Antacid

Obat-obatan antacid biasanya mengandung sodium, kalsium, magnesium, dan garam aluminum yang dapat menetralkan asam lambung. Namun pada beberapa orang, konsumsi obat antacid bisa menyebabkan konstipasi atau sebaliknya diare.

  • Proton-pump inhibitors (PPI)

Obat ini berfungsi untuk membatasi produksi asam lambung. Biasanya, obat jenis PPI ini hanya boleh dibeli atas resep dokter.

  • H2 blockers

Jenis obat maag kronis H2 blockers adalah jenis antihistamin yang dapat mengurangi produksi asam lambung. Jenis obat ini juga tersedia baik dibeli langsung di pasaran maupun atas preskripsi dokter.

  • Antibiotik

Apabila dari hasil pemeriksaan diketahui ada infeksi bakteri H. pylori, dokter juga bisa memberikan obat maag kronis berupa antibiotik. Dosis konsumsi obat harus sesuai dengan ketentuan dari dokter.

  • Perubahan gaya hidup

Obat saja terkadang tidak cukup untuk mengobati maag kronis. Begitu pula dengan perubahan gaya hidup, juga harus diimbangi konsumsi obat maag kronis. Untuk perubahan gaya hidup, dokter akan merekomendasikan menghindari makanan pedas, berminyak, asam, terlalu asin, dan juga alkohol.

Selain itu, jika ciri-ciri sakit maag muncul maka dokter akan menyarankan makan dengan porsi lebih kecil namun frekuensinya ditambah. Selain itu, imbangi juga dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan, serat, dan probiotik seperti sayur, buah, gandum, yogurt, dan protein rendah lemak.

  • Konsumsi makanan anti-bakteri

Beberapa orang juga diuntungkan dengan konsumsi obat maag kronis berupa makanan yang mengandung anti-bakteri seperti bawang putih, cranberries, jahe, dan kunyit. Mengonsumsi makanan kaya probiotik juga membantu bakteri baik melindungi sistem pencernaan.

Pada penderita maag yang kronis, mencari jenis obat maag kronis tentu tak semudah meminum obat dan merasakan gejalanya mereda. Terkadang, obat saja tidak cukup dan perlu diimbangi dengan seleksi makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Tak hanya itu, kelola juga stres untuk mencegah maag kambuh kembali. Jangan tunda memeriksakan diri ke dokter apabila rasa tidak nyaman dari lambung terus menerus terjadi dan mengindikasikan maag kronis.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321988#outlook

Diakses 1 Mei 2020

WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-gastritis#1

Diakses 1 Mei 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gastritis/diagnosis-treatment/drc-20355813

Diakses 1 Mei 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/gastritis-chronic#prevention

Diakses 1 Mei 2020

Artikel Terkait