Kandungan omega-3 dalam salmon dapat menjadi obat liver alami
Mengonsumsi ikan berlemak seperti salmon dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit hati lemak non-alkoholik

Pendekatan alami ketika mengobati penyakit tertentu telah lama menjadi pilihan yang populer, termasuk obat liver alami baik untuk upaya pencegahan maupun pengobatan. Namun perlu diingat, penggunaan obat liver alami tetap harus di bawah konsultasi dengan dokter untuk mencegah efek sampingnya.

Ketika seseorang menderita masalah pada liver atau hati, jenisnya bisa bermacam-macam. Ada yang berupa penumpukan lemak, peradangan, hingga yang paling parah rusaknya organ hati atau sirosis.

Adakah obat liver alami?

Mengubah gaya hidup dan pola makan bisa menjadi obat liver alami dan bisa dilakukan setiap penderitanya. Kuncinya tetap satu: konsisten. Terlepas dari jenis penyakit pada liver yang dialami seseorang, mengubah gaya hidup lebih sehat dapat membuat penyakit ini tidak berkembang dengan cepat.

Beberapa obat liver alami yang bisa dilakukan lewat perubahan gaya hidup adalah:

1. Bersihkan tubuh dari racun

Paparan racun yang ada dari produk kimia industrial, pengobatan, atau makanan dapat menurunkan fungsi liver, bahkan memicu penumpukan lemak di liver. Melakukan detoksifikasi dapat membantu membersihkan tubuh dari racun.

2. Konsumsi antioksidan

Antioksidan utamanya yang bersumber dari vitamin E dan vitamin C juga bisa meningkatkan kesehatan hati. Pada studi tahun 2005, para peneliti menemukan bahwa konsumsi suplemen vitamin E dan vitamin C bisa membuat kondisi orang dengan penumpukan lemak di liver membaik.

3. Jaga berat badan ideal

Menjaga berat badan tetap ideal juga merupakan obat liver alami. Ketika sedang menjalani rangkaian pengobatan medis pun, dokter akan merekomendasikan penderita penyakit liver untuk menjaga berat badan. Selain menjaga asupan makanan, olahraga teratur juga bisa jadi pilihan sehat.

4. Konsumsi kopi

Jika sudah tahu kapan waktu terbaik minum kopi, kabar baik bagi pecinta kopi adalah bisa menjaga liver dari penyakit. Dalam penelitian pada tahun 2013, ditemukan bahwa konsumsi kopi tanpa gula dalam jumlah wajar setiap hari bisa mereduksi risiko penyakit liver kronis.

Hal ini terjadi karena kopi dapat berpengaruh terhadap enzim pada liver. Ketika seseorang mengonsumsi kopi secara berkala – tentu dengan porsi wajar – dapat mengurangi penumpukan lemak di liver. 

5. Konsumsi ikan berlemak

Mengonsumsi ikan berlemak dan juga minyak ikan dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit hati lemak non-alkoholik. Kandungan asam lemak omega-3 yang sangat tinggi dalam ikan bisa menjadi obat liver alami karena mengurangi peradangan. 

Rekomendasinya adalah mengonsumsi ikan 2-3 kali setiap minggunya. Jika tidak memungkinkan, konsumsi suplemen dengan dosis tepat juga diperbolehkan.

6. Hindari makanan dengan pemanis tambahan

Mungkin memang lezat di lidah, namun tidak bagi kesehatan liver Anda. Makanan dengan pemanis buatan berkontribusi terhadap penumpukan lemak di hati. 

Pemicunya adalah produk makanan manis yang ada di sekitar seperti es krim, soft drink, yogurt dengan tambahan pemanis, atau pastry seperti cookies dan cake.

Itu sebabnya, penting untuk membaca label nutrisi sehingga bisa diketahui berapa gram gula yang digunakan untuk membuat produk tersebut. Semakin sedikit kandungan gulanya, tentu semakin baik.

7. Konsumsi suplemen

Obat liver alami juga bisa berasal dari suplemen atau rempah-rempah. Beberapa kandungan alami yang berdampak positif terhadap kesehatan liver di antaranya kunyit, milk thistle, teh hijau, dan resveratrol. 

Meski demikian penting untuk tahu bahwa penggunaan obat liver alami ini bisa saja bertentangan dengan obat medis yang tengah dikonsumsi. Jadi, pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Adakah efek sampingnya?

Meskipun obat liver alami bisa jadi efektif dan aman, tetap perhatikan kemungkinan munculnya efek samping. Apalagi, penelitian tentang mekanisme dan dampaknya belum komprehensif, bahkan bisa jadi kontroversial.

Terlepas dari manfaat obat liver alami seperti suplemen tertentu sebagai sumber antioksidan atau anti-peradangan, tetap saja ada efek sampingnya. Terlebih, obat alami yang bisa diperoleh dengan harga terjangkau kerap dianggap tak memiliki efek samping apapun.

Padahal jika dikonsumsi dalam jangka panjang dengan dosis yang cukup besar, reaksi efek samping sangat mungkin terjadi. Kemungkinan itu bisa berupa cedera pada liver, gangguan pernapasan berupa interstitial pneumonia, hingga kegagalan organ hati.

Efek samping yang lebih ringan bisa menimbulkan dampak seperti mual, muntah, konstipasi, dan lainnya.

Mengingat masih sedikit penelitian yang mendukung tentang obat liver alami, terlalu dini menyimpulkan ada obat alami tertentu yang bisa menyehatkan liver. Untuk saat ini, mengubah gaya hidup dan pola makan lebih sehat adalah obat liver alami yang paling aman dan efektif.

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/natural-remedies-for-fatty-liver-prevention-89276
Diakses 15 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-fatty-liver#omega-3
Diakses 15 Maret 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323915#summary
Diakses 15 Maret 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5442075/
Diakses 15 Maret 2020

Artikel Terkait