Obat Kumur Sariawan yang Efektif Wajib Punya 6 Kandungan Aktif Ini

(0)
Obat kumur sariawan sucralfate terbukti ampuhObat kumur sariawan mampu mengurangi rasa pedih pada mulut
Obat kumur sariawan adalah pengobatan yang paling banyak dicari jika cara-cara rumahan seperti makan buah tinggi vitamin C tidak langsung cepat mengobati perihnya. Banyak varian obat kumur yang dijual bebas dan bisa Anda dapatkan di supermarket atau swalayan terdekat. Namun, kandungan apa saja harus ada dalam obat kumur untuk sariawan?

Kandungan obat kumur yang ampuh untuk sariawan

Berkumur dengan obat kumur efektif untuk menghilangkan sariawan. Namun, agar cara ini benar-benar efektif, obat kumur sariawan haruslah mengandung zat aktif tertentu.Inilah zat aktif yang harus ada pada obat kumur sariawan agar efektif:

1. Sucralfate

Saat sariawan, jaringan mukosa pada mulut terluka
Kandungan sucralfate pada obat kumur mampu bekerja secara efektif untuk mengobati sariawan, ungkap penelitian terbitan jurnal Hindawi.Sucralfate juga memiliki sifat antioksidan yang menyembuhkan jaringan yang rusak akibat sariawan. Pada riset ini, selain menyembuhkan sucralfate juga mampu memperkuat jaringan mukosa (selaput lendir, seperti pada bagian dalam mulut) agar tidak mudah terluka. Sebagai antioksidan, sucralfate juga melindungi jaringan mukosa dari radikal bebas.Sebagai obat kumur sariawan, sucralfate bekerja dengan cara mengikat protein di dasar jaringan yang terdapat pada sariawan. Sucralfate juga merangsang produksi lendir yang berguna untuk meningkatkan pertumbuhan sel epidermis.Penelitian lain yang dipaparkan pada jurnal Jama Network menunjukkan, obat kumur yang mengandung sucralfate efektif mempercepat penyembuhan sariawan. Tidak hanya itu, sucralfate pun juga ampuh meredakan rasa perih pada sariawan.

2. Chlorhexidine

Obat kumur Chlorexidine mencegah bakteri penyebab sariawan
Kandungan chlorhexidine pada obat kumur sariawan bersifat antimikroba. Hal ini pun dibuktikan pada penelitian yang diterbitkan pada jurnal Iranian Journal of Pediatric Hematology Oncology.Berdasarkan temuan pada jurnal World Journal of Gastroenterology, bakteri Helicobacter pylori mampu menyebabkan sariawan. Oleh karena itu, chlorhexidine ampuh untuk mengatasi bakteri penyebab sariawan.Bahkan, menurut penelitian lain yang terbit pada World Journal of Gastroenterology, obat kumur sariawan yang mengandung chlorhexidine terbukti menurunkan jumlah bakteri Helicobacter pylori dari 66,7% hingga 27%.Oleh karena itu, menggunakan obat kumur yang mengandung chlorhexidine dapat membantu mencegah serta mengatasi infeksi bakteri H. pylori dalam mulut.

3. Dexamethasone

Pengobatan kanker menimbulkan mukositis
Obat kumur sariawan yang mengandung dexamethasone cocok untuk penderita mukositis (luka dan peradangan pada jaringan mulut) akibat efek samping pengobatan kanker. Mukositis dapat menimbulkan sariawan parah pada pasien kanker.Penelitian yang dipublikasikan pada Medscape menunjukkan, obat kumur dexamethasone mampu mengurangi keparahan sariawan pada penderita kanker sebesar 61% hingga 91%. Agar mendapatkan efek yang maksimal, penelitian ini menganjurkan untuk berkumur dengan obat kumur sariawan dexamethasone sebanyak empat kali sehari.

4. Lidocaine

Lidocaine mampu mengurangi nyeri sariawan
Riset yang terbit pada jurnal Deutsches Arzteblatt International menunjukkan, kandungan lidocaine pada obat kumur berfungsi sebagai anestesi lokal. Dalam hal ini, lidocaine dapat menghilangkan rasa nyeri pada sariawan.Penelitian ini juga memaparkan, penggunaan obat kumur sariawan yang mengandung lidocaine dan cetylpyridinium chloride juga ampuh meredakan rasa nyeri di mulut.

5. Nystatin

Jamur Candidiasis pada lidah turut memicu sariawan
Nystatin adalah obat kumur yang bersifat antijamur untuk mengatasi sariawan candidiasis, yaitu sariawan akibat infeksi jamur candida.Efektivitas obat kumur sariawan yang mengandung nystatin pernah diuji pada penelitian terbitan jurnal Drug Design, Development and Therapy. Penelitian ini menemukan, angka kesembuhan candidiasis pada penderita HIV/AIDS mencapai 63,5% setelah menggunakan obat kumur ini. Obat kumur nystatin juga mampu meningkatkan peluang kesembuhan sariawan akibat penggunaan gigi palsu (denture stomatitis) hingga 53 persen.Cara menggunakan obat kumur sariawan nystatin adalah dengan menakar setengah dosis untuk satu sisi mulut. Lalu, kumur dan telan atau buang, sesuai yang dianjurkan dokter. Ulangi di sisi mulut yang lain. Jangan dulu makan dalam 5-10 menit setelah berkumur dengan nystatin.

6. Tetracycline

Tetracycline ampuh untuk perih pada sariawan
Tetracycline bekerja sebagai obat kumur sariawan yang bersifat antibiotik. Riset yang dipaparkan pada jurnal Journal of Clinical and Experimental Dentistry menemukan, kandungan tetracycline mampu mengurangi rasa perih akibat sariawan.Tetracycline juga mampu mengurangi risiko munculnya sariawan di mulut. Cara kerja tetracycline sebagai obat kumur untuk sariawan adalah menghambat aktivitas zat yang ada pada tubuh yang menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan.Cara menggunakan obat kumur sariawan tetracycline adalah dengan menggunakan dosis 100 mg atau sesuai anjuran dokter yang dilarutkan ke dalam 10 ml air. Lalu, kumur 2 sampai 3 menit tanpa menelannya. Lakukan ini sebanyak empat kali sehari selama tiga hari.

Cara menggunakan obat kumur sariawan

Obat kumur sariawan tentu harus digunakan dengan tepat. Selain kandungan, cara penggunaannya pun turut memengaruhi efektivitas obat kumur sariawan. Ikuti cara menggunakan obat kumur sariawan:
  • Sikat gigi terlebih dahulu, agar sisa makanan tidak tertinggal dan menimbulkan bakteri atau jamur di dalam mulut.
  • Beri jeda waktu, setelah sikat gigi, beri selang waktu sesaat agar obat kumur sariawan tidak membilas zat yang berkhasiat pada pasta gigi.
  • Bilas mulut dengan obat kumur sariawan, mulailah kumur mulut bagian dalam selama beberapa waktu tertentu, sesuai dengan anjuran kemasan atau dokter. Lalu, bilas tenggorokan dengan mendongakkan kepala dan embuskan melalui mulut selama 30 detik.
  • Buang sisa kumur, sebab sebagian besar obat kumur tidak dibuat untuk ditelan. Justru, jika ditelan, hal ini akan menimbulkan bahaya bagi tubuh.

Catatan dari SehatQ

Obat kumur telah teruji efektif untuk sariawan. Tidak hanya mengobati sariawan, obat kumur juga mampu meredakan rasa nyerinya. Selain itu, obat kumur sariawan juga mampu mencegah agar sariawan tidak timbul kembali.Anda bisa membeli obat kumur yang bagus untuk mengobati sariawan di . Namun sebaiknya, konsultasi dulu lewat chat bersama dokter karena beberapa jenis obat perlu ditebus dengan resep.Beli obat dan konsul dokter jadi kini lebih mudah dengan download aplikasi kesehatan keluarga SehatQ di Google Play Store dan Apple Store.
peradanganinfeksi jamursariawan
Hindawi. https://www.hindawi.com/journals/amed/2014/986203/. (Diakses pada 17 September 2020)Jama Network. https://jamanetwork.com/journals/jamadermatology/fullarticle/477847 (Diakses pada 17 September 2020)Iranian Journal of Pediatric Hematology Oncology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4475632/ (Diakses pada 17 September 2020)World Journal of Gastroenterology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4123373/ (Diakses pada 17 September 2020)World Journal of Gastroenterology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3801381/ (Diakses pada 17 September 2020)European Journal of General Dentistry. http://www.ejgd.org/temp/EurJGenDent6129-5683144_154711.pdf (Diakses pada 17 September 2020)Medscape. https://www.medscape.com/viewarticle/877830 (Diakses pada 17 September 2020)Deutsches Arzteblatt International. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4215084/ (Diakses pada 17 September 2020)Drug Design, Development and Therapy. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4801147/ (Diakses pada 17 September 2020)Web MD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8893-8206/nystatin-oral/nystatin-suspension-oral/details (Diakses pada 18 September 2020)Journal of Clinical and Experimental Dentistry. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4002348/ (Diakses pada 18 September 2020)Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-use-mouthwash (Diakses pada 18 September 2020)
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait