logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Piqray, Pilihan Baru untuk Pengobatan Penderita Kanker Payudara Stadium Lanjut

open-summary

Piqray adalah salah satu obat kanker dengan kemampuan menargetkan secara spesifik pada gen yang mengalami mutasi. Piqray dapat digunakan untuk para penderita kanker payudara stadium lanjut dengan efek sampingnya, piqray dapat mengakibatkan mual, diare, hingga bercak merah pada kulit.


close-summary

28 Mei 2019

| Giovanni Jessica

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Piqray adalah salah satu cara untuk dapat meningkatkan harapan hidup penderita kanker payudara

Piqray merupakan obat ampuh untuk kanker payudara stadium lanjut

Table of Content

  • Hasil pengujian obat Alpelisib
  • Efek samping penggunaan piqray (alpelisib)

Pekan lalu, hadir sebuah obat baru yang dapat digunakan untuk mengobati kanker payudara, yaitu (alpelisib). Obat ini merupakan obat golongan inhibitor Phosphoinositide 3-kinase (PI3K), yang dapat digunakan untuk penderita kanker payudara stadium lanjut. PI3K memiliki jalur yang bertanggungjawab pada pertumbuhan sel kanker dan juga dapat menghambat efek kemoterapi.

Advertisement

Alpelisib dapat diberikan pada wanita pasca menopause dan pria yang menderita kanker payudara Hormone Receptor (HR) positif, Human Epidermal Growth Factor Receptor 2 (HER2) negatif, mutasi PIK3CA, kanker payudara stadium lanjut, serta dengan metastasis setelah pemberian regimen endokrin.

Kanker payudara stadium lanjut, yaitu stadium 3 dan 4, adalah keadaan di mana sel kanker telah berukuran cukup besar dan menyebar dari lokasi pertumbuhannya pertama kali. Penyebaran dapat terjadi pada kelenjar getah bening atau area sekitarnya, bahkan bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti tulang, paru-paru, hati, atau otak.

HER2 merupakan protein spesifik yang berada pada permukaan sel tumor. Pada penderita HER2 negatif, obat-obatan yang bekerja dengan menargetkan protein HER2, seperti transtuzumab, tidak dapat bekerja.

Pengobatan umum yang dilakukan pada penderita kanker payudara HER2 negatif adalah dengan terapi hormonal dan kemoterapi. Kemoterapi dilakukan dengan beberapa pilihan obat yang diberikan satu per satu. Kemoterapi akan dilanjutkan hingga penyakit memburuk atau individu tersebut tidak sanggup terhadap efek samping dari obat yang diberikan.

Hasil pengujian obat Alpelisib

Piqray adalah merupakan nama dagang dari alpelisib yang menjadi salah satu pilihan pengobatan dan baru saja mendapat persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat. Penelitian obat ini sebelumnya menemukan hasil pasien yang diobati dengan pigray kombinasi memiliki median progression free survival, atau rentang waktu antara pengobatan dan perburukan penyakit, selama 11 bulan. Hal ini jauh lebih lama dibandingkan penderita yang diberikan fulvestrant bersama dengan plasebo.

Piqray menjadi obat golongan inhibitor PI3K pertama yang menunjukkan hasil bermakna secara klinis. Obat ini juga merupakan salah satu obat kanker dengan kemampuan menargetkan secara spesifik pada gen yang mengalami mutasi. Hal ini membuat pengobatan yang dilakukan semakin bermanfaat dan meningkatkan harapan hidup bagi penderita kanker payudara.

Sebuah penelitian dilakukan pada 341 responden dengan mutasi PIK3CA, 169 individu mendapatkan oral piqray kombinasi dan 172 lainnya hanya memperoleh fulvestrant. Hasil yang diperoleh adalah sebagian pasien mengalami metastasis pada paru dan hati pada kedua kelompok.

Baca Juga

  • Ini Penyebab Pembengkakan Payudara, Tidak Selalu Berbahaya
  • No Bra Day Diperingati Hari Ini, Apa Maknanya?
  • Nyeri Payudara di Luar Siklus Haid, Apakah Bahaya?

Efek samping penggunaan piqray (alpelisib)

Sama seperti obat kanker lainnya, piqray juga memiliki efek samping yang cukup banyak, mulai dari efek samping ringan hingga berat. Mual, diare, penurunan berat badan, penurunan nafsu makan, rambut rontok, dan sariawan, merupakan efek samping yang dihasilkan oleh obat ini.

Efek samping yang lebih serius berupa reaksi hipersensitivitas berat, bercak merah pada kulit, lepuh di kulit, pengelupasan mukosa, diare berat, hiperglikemia yang serius, dan peradangan pada paru, juga mungkin terjadi. Obat ini tidak dapat diberikan pada ibu hamil karena memiliki efek yang membahayakan bagi janin.

Pada pemeriksaan laboratorium, ditemukan kelainan berupa kadar sel darah putih yang menurun, peningkatan kadar gula darah, peningkatan kreatinin, lipase, dan enzim hati. Waktu pembekuan darah juga dapat mengalami perpanjangan akibat konsumsi obat ini. Karena efek hiperglikemia yang cukup berat, keamanan penggunaan piqray pada penderita diabetes melitus tipe 1 maupun 2 belum diketahui.

Advertisement

kanker payudaranews

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved