Untuk mengobati jerawat saat hamil, oleskan madu ke area wajah yang berjerawat
Madu memiliki sifat antibakteri dan antiseptik yang dapat mengobati jerawat saat hamil

Banyak wanita mengalami jerawat selama kehamilan. Pada kehamilan trimester pertama dan kedua, kulit lebih mudah berjerawat karena peningkatan hormon androgen yang memicu produksi kelenjar minyak.

Minyak inilah yang dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Jangan terburu-buru dan sembarangan mencari cara menghilangkan jerawat.

Gunakan bahan alami sebagai cara menghilangkan jerawat

Sebenarnya, jerawat yang muncul saat kehamilan hanya bersifat sementara dan bisa hilang dengan sendirinya seiring dengan hormon yang kembali normal usai melahirkan. Berikut adalah beberapa bahan alami yang bisa Anda coba di rumah selama masa kehamilan untuk mengobati jerawat di rumah.

1. Cuka sari apel untuk obat jerawat

Rendam bola kapas dengan cuka sari apel dan oleskan sedikit ke bagian kulit yang berjerawat untuk menyerap minyak. Campurkan satu sendok cuka dan tiga sendok air matang. Campuran ini bisa Anda gunakan sebagai toner alami yang kaya enzim alami dan asam alfa hidroksi, untuk mengobati jerawat saat hamil.

Namun, jangan gunakan cuka murni pada kulit. Sebab, cuka murni sangat asam dan dapat menyebabkan luka bakar.

2. Baking soda

Selain dijadikan bahan pembuatan kue, baking soda ternyata berfungsi mengobati jerawat saat hamil secara alami, dan mengeringkan minyak pada kulit wajah. Caranya, campurkan satu sendok baking soda dan satu sendok air. Oleskan pada kulit yang berjerawat, biarkan hingga kering. Basuh wajah dengan air hingga bersih.

3. Buah-buahan sitrus

Kandungan asam alfa hidroksi dalam buah-buahan sitrus seperti lemon dan limau, dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati. Selain itu, zat alami buah-buahan sitrus ini juga bersifat antibakteri yang efektif untuk pengelupasan kulit. Oleskan air jeruk lemon atau jeruk nipis ke jerawat dengan bola kapas. Biarkan 10 menit atau sampai kering, lalu bilas wajah dengan air dingin.

Jika masih terdapat bekas luka pada wajah, hindari cara ini. Sebab, mengoleskan sari buah-buahan sitrus, termasuk jeruk nipis pada kulit yant luka, akan menimbulkan rasa perih.

4. Madu

Bahan makanan yang serbaguna ini memiliki sifat antibakteri dan antiseptik. Ditambah lagi, madu dapat menenangkan kulit yang meradang. Untuk mengobati jerawat saat hamil, basuh wajah dengan air hangat untuk membuka pori-pori kulit. Kemudian, aplikasikan madu langsung ke area wajah yang berjerawat. Biarkan selama 20-30 menit. Bilas wajah dengan air hangat.

5. Minyak kelapa

Dengan sifat antibakteri dan antijamur yang dimilikinya, minyak kelapa dapat dijadikan obat alami untuk mengatasi jerawat saat hamil yang manjur dan aman. Cukup oleskan minyak kelapa murni ke wajah, sebagai pengganti pelembap sebelum tidur di malam hari.

6. Oatmeal dan timun

Tidak hanya lezat, mentimun dan oatmeal menawarkan khasiat yang dapat mendinginkan dan menenangkan kulit berjerawat. Untuk perawatan jerawat saat hamil, cobalah masker alami yang bahan-bahannya mudah ditemukan di dapur Anda. Campurkan oatmeal dan mentimun hingga teksturnya mengental dan dapat dioleskan ke wajah. Oleskan pada permukaan kulit wajah, diamkan selama 10-15 menit hingga kering. Kemudian, basuh wajah sampai bersih.

7.  Lidah buaya

Daun tanaman tropis yang satu ini memproduksi gel bening. Gel ini sering menjadi bahan untuk membuat losion, krim, maupun sabun. Lidah buaya telah lama dimanfaatkan untuk mengatasi kulit ruam, terbakar, mengelupas, atau memiliki gangguan lainnya.

Lidah buaya pun ternyata mengandung asam salisilat serta sulfur, yang sangat berguna untuk menyembuhkan jerawat. Oleskan gel lidah buaya ke kulit yang telah dibersihkan. Gunakan sendok saat mengoleskannya. Ulangi langkah ini hingga dua kali sehari, atau sesuai kebutuhan.

Meski hasil penelitian tersebut memberikan janji manis untuk menyembuhkan jerawat, manfaat antijerawat dari lidah buaya, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

8. Suplemen zinc

Zinc merupakan nutrisi yang penting untuk pertumbuhan sel-sel tubuh, produksi hormon, metabolisme, serta kekebalan tubuh. Sejumlah riset membuktikan, konsumsi suplemen zinc, ampuh mengurangi jerawat.

Dalam sebuah penelitian, sebanyak 48 responden dengan masalah jerawat, mengonsumsi suplemen zinc, tiga kali sehari. Setelah delapan minggu, sebanyak 38 pasien mengalami penurunan jumlah jerawat sebesar 80-100%.

Memang belum dipastikan, dosis suplemen zinc yang dianjurkan untuk mengobati jerawat. Namun beberapa penelitian membuktikan adanya penurunan jumlah jerawat, dengan mengonsumsi 30-45 mg zinc per hari. Jangan mengonsumsinya secara berlebihan, agar tidak mengalami sakit perut maupun iritasi lambung.

Tips perawatan jerawat saat hamil

Meski sedang hamil, tentunya wanita selalu ingin tampil cantik dan bebas jerawat. Untuk itu, ikuti tips perawatan kulit yang berjerawat saat hamil berikut ini.

  • Hindari menyentuh atau memencet jerawat. Luka ini bisa menyebabkan infeksi dan bekas noda hitam.
  • Hindari kafeina dan minuman bersoda
  • Perbanyak makan buah-buahan, sayur-mayur, dan lemak sehat seperti kacang atau alpukat
  • Luangkan waktu untuk beristirahat dan bersantai, agar mampu menghindari stres atau kelelahan yang memicu munculnya jerawat
  • Ganti sprei dan sarung bantal secara teratur

Bahan-bahan di atas, termasuk madu dan cuka apel, bisa dengan mudah Anda peroleh. Penggunaannya pun bisa dibilang praktis. Selain itu, jangan lupa untuk selalu mengonsumsi sayur dan buah, untuk menjaga kesehatan Anda, termasuk kulit.

Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/acne-remedies
Diakses pada 29 Januari 2019

Kementerian Kesehatan RI.
http://www.depkes.go.id/development/site/depkes/index.php?cid=1-15112600003&id=manfaat-buah-jeruk-nipis-bagi-kesehatan
Diakses pada 19 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed