logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Obat Infeksi Saluran Kemih yang Umumnya Digunakan

open-summary

Antibiotik adalah obat infeksi saluran kemih yang bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi atau mencegahnya berkembang biak. Namun, konsumsi obat ini harus sesuai resep dari dokter.


close-summary

16 Agt 2022

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Obat infeksi saluran kemih umumnya adalah antibiotik

Obat infeksi saluran kemih harus digunakan dengan tepat

Table of Content

  • Obat infeksi saluran kemih
  • Perawatan infeksi saluran kemih

Mengonsumsi obat infeksi saluran kemih (ISK) dapat membantu mengatasi infeksi dan meredakan gejala yang terjadi. Walaupun bisa terjadi pada pria, Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang umumnya dialami wanita.

Advertisement

Kondisi ini terjadi ketika bakteri masuk ke saluran kemih melalui uretra dan mulai berkembang biak di kandung kemih. ISK sering kali disebabkan infeksi bakteri, salah satunya bakteri E.coli.

Ketika terkena ISK, Anda akan sering buang air kecil, merasa nyeri, atau merasa terbakar saat berkemih. Selain itu, kondisi ini bisa menyebabkan nyeri perut bagian bawah atau panggul, demam ringan, serta urine yang berwarna dan berbau.

Lalu, bagaimana cara mengobati infeksi saluran kemih? Sebagai solusinya, terdapat beberapa pilihan obat yang biasa digunakan untuk mengobati infeksi ini. 

Selain obat-obatan medis, ada pula perawatan rumahan yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi keluhan gejala ISK yang mengganggu.

Obat infeksi saluran kemih

Untuk menentukan obat infeksi saluran kencing, dokter dapat melakukan berbagai pemeriksaan, seperti tes urine, kultur urine, USG, CT scan, MRI, atau sistoskopi.

Jika hasil tes menunjukkan bahwa Anda menderita ISK, dokter dapat meresepkan berbagai obat infeksi saluran kencing berikut ini.

1. Antibiotik

antibiotik untuk infeksi saluran kemih
Antibitoik dapat membunuh bakteri penyebab infeksi saluran kemih

Antibiotik adalah obat infeksi saluran kemih yang bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi atau mencegahnya berkembang biak. 

Dokter akan meresepkan jenis antibiotik sesuai kondisi kesehatan maupun tipe bakteri dalam urine Anda. Dokter biasanya merekomendasikan berbagai antibiotik untuk ISK ringan berikut ini.

  • Fosfomycin
  • Amoxicillin/augmentin
  • Nitrofurantoin
  • Cephalexin
  • Ceftriaxone
  • Trimethoprim/sulfamethoxazole.

Bukan hanya untuk wanita, antibiotik juga merupakan obat infeksi saluran kencing pada pria. Namun, antibiotik tidak boleh digunakan sembarangan dalam mengobati ISK. 

Apabila ingin membeli obat infeksi saluran kemih di apotek, Anda harus membawa resep dari dokter. 

Selain itu, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya, terlebih jika Anda merupakan ibu hamil atau ibu menyusui.

Mengonsumsi antibiotik harus sesuai dengan resep dokter. Sering kali, gejala ISK hilang dalam 2-10 hari perawatan. Akan tetapi, jika mengalami ISK yang berat, mungkin Anda memerlukan perawatan dengan antibiotik dosis tinggi.

Yang termasuk antibiotik dosis tinggi adalah ciprofloxacin dan levofloxacin. Obat ini diberikan melalui suntikan maupun infus di rumah sakit selama 14 hari atau lebih.

Jika sering terkena infeksi saluran kemih, Anda perlu mengonsumsi antibiotik dosis rendah setiap hari selama 6 bulan atau lebih. 

Pada beberapa kasus, ada sejumlah obat-obatan antibiotik untuk infeksi saluran kencing yang bisa menimbulkan efek samping. 

Efek samping tersebut dapat berupa sakit kepala, ruam, mual dan muntah, diare, hingga kerusakan saraf.

Jika timbul efek samping setelah mengonsumsi obat infeksi saluran kencing pada wanita di apotek, sebaiknya segera hubungi dokter.

2. Obat pereda nyeri

Apakah Anda mencari obat kencing sakit di apotek? Untuk membantu meringankan gejala infeksi saluran kemih ini, dokter dapat merekomendasikan obat pereda nyeri, misalnya parasetamol.

Mengonsumsi parasetamol dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan demam pada penderita ISK. 

Anda bisa mendapatkan obat infeksi saluran kemih ini di apotek. Namun, pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaannya dengan tepat.

Dokter juga dapat menyarankan obat analgesik untuk ISK, termasuk phenazopyridine untuk menghilangkan rasa sakit, gatal, terbakar, dan urgensi kencing. 

Obat ISK di apotek ini bisa didapatkan dengan resep dokter atau secara bebas.

3. Terapi hormon

Selain dua obat untuk infeksi saluran kencing di atas, pemberian terapi hormon dapat disarankan dokter untuk wanita yang telah memasuki masa menopause.

Terapi penggantian hormon estrogen mungkin diperlukan karena wanita yang memasuki masa menopause mengalami penurunan kadar hormon estrogen. Kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko mereka terkena ISK.

Obat untuk infeksi saluran kencing pada wanita ini dapat mendorong produksi zat antimikroba alami di kandung kemih. 

Hormon tersebut membuat jaringan saluran kemih lebih kuat dengan menutup celah di antara sel-sel yang melapisi kandung kemih.

Dengan merekatkan celah-celah ini, hormon estrogen mempersulit bakteri untuk menembus lapisan yang lebih dalam dari dinding kandung kemih.

Selain itu, hormon estrogen membantu mencegah banyak sel yang terlepas dari lapisan atas dinding kandung kemih untuk melindunginya dari bakteri.

Hal tersebut dapat menurunkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih berulang. Namun, penggunaannya tentu harus sesuai anjuran dokter.

Baca Juga

  • Risiko Komplikasi Infeksi Saluran Kemih (ISK), Ini Cara Mengatasi dan Mencegahnya
  • Anyang-anyangan Saat Puasa? Cari Tahu Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasinya Berikut Ini
  • Jangan Diremehkan, Sakit Perut Bagian Bawah pada Pria Bisa Jadi Tanda 5 Penyakit Ini

Perawatan infeksi saluran kemih

Selain menggunakan obat infeksi saluran kemih di apotek dari resep dokter, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut untuk meringankan gejalanya.

1. Minum lebih banyak air putih

air putih membantu mengatasi infeksi saluran kemih
Air putih dapat membantu melarutkan urine dan membersihkan bakteri

Minum lebih banyak air putih adalah salah satu cara mengatasi infeksi saluran kemih. Air putih dapat membantu melarutkan urine dan membersihkan bakteri. 

Bakteri biasanya akan ikut keluar saat buang air kecil. Cobalah untuk minum 8 gelas atau setara 2 liter air putih setiap harinya.

2. Hindari minuman yang dapat mengiritasi kandung kemih

Anda harus menghindari alkohol, kopi, dan minuman ringan yang mengandung kafein. 

Minuman-minuman tersebut dapat mengiritasi kandung kemih, serta memperburuk keinginan buang air kecil yang sering dan tidak tertahankan.

Oleh sebab itu, hindari mengonsumsi minuman-minuman berkafein sampai infeksi saluran kemih sembuh.

3. Mengonsumsi vitamin C

Mengonsumsi vitamin C dapat melindungi Anda dari infeksi saluran kemih. Vitamin C bekerja dengan meningkatkan keasaman urine sehingga membantu membunuh bakteri penyebab infeksi.

Anda dapat mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung banyak vitamin C, misalnya jeruk, kiwi, dan paprika merah.

4. Menggunakan heating pad

Gunakanlah heating pad yang hangat untuk membantu mengatasi infeksi saluran kemih. 

Anda dapat meletakkan bantal pemanas ini di area perut untuk meringankan nyeri dan rasa tidak nyaman di kandung kemih.

5. Minum jus cranberry tanpa pemanis

jus cranberry untuk infeksi saluran kemih
Jus cranberry dipercaya dapat mempersingkat waktu infeksi saluran kemih

Mengonsumsi jus cranberry tanpa pemanis merupakan salah satu solusi alami yang populer untuk infeksi saluran kemih. 

Berdasarkan penelitian, konsumsi cranberry dapat mempersingkat periode infeksi saluran kemih.

Selain itu, jus buah ini dapat mencegah terjadinya infeksi saluran kemih yang berulang.

6. Mengonsumsi probiotik

Walaupun belum dapat disimpulkan apakah probiotik adalah obat infeksi saluran kencing pada wanita yang efektif atau tidak. 

Probiotik Lactobacillus dinilai bisa meningkatkan kesehatan vagina dengan memproduksi hidrogen peroksida antibakteri, menurunkan pH urine sehingga bakteri tidak mudah tumbuh, dan mencegah bakteri menempel pada sel saluran kemih.

Makanan yang mengandung probiotik Lactobacillus adalah yogurt, kimchi, acar, kefir, dan tempe.

7. Segera buang air kecil saat ingin

Segera buang air kecil setelah Anda merasa kebelet dapat membantu mencegah dan mengobati ISK. 

Terutama, kosongkan kandung kemih sepenuhnya sebelum tidur agar bakteri tidak berkembang lebih banyak.

Mengonsumsi obat disertai dengan melakukan langkah-langkah di atas dapat menjadi cara agar ISK sembuh total.

Ingin tahu lebih lanjut seputar obat infeksi saluran kemih? Tanyakan langsung dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

infeksi saluran kencinginfeksi saluran kemih

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved