Obat Gusi Bengkak, dari Obat Apotek Sampai Bahan Alami

(0)
Untuk mengatasi rasa nyeri yang ditimbulkan, ada beberapa rekomendasi obat gusi bengkak di apotek yang ampuhJika tidak diobati dengan tepat, gusi bengkak dapat menimbulkan rasa nyeri
Beberapa orang mungkin pernah mengalami gusi bengkak, termasuk juga Anda. Jika tidak diobati dengan tepat, gusi bengkak dapat menimbulkan rasa nyeri, bahkan jadi sulit makan, minum, dan berbicara. Untuk mengatasi rasa nyeri yang ditimbulkan, ada beberapa rekomendasi obat gusi bengkak di apotek yang ampuh serta beberapa jenis obat gusi bengkak dari bahan alami yang bisa Anda dapatkan di rumah sendiri. 

Apa penyebab gusi bengkak?

Sebenarnya, obat gusi bengkak cenderung berbeda-beda tergantung penyebab dan kondisi kesehatan Anda.Ada sejumlah kondisi yang menjadi penyebab gusi bengkak. Mulai dari peradangan pada gusi (gingivitis), infeksi bakteri dan jamur, kekurangan nutrisi, sensitif terhadap penggunaan pasta gigi atau obat kumur, adanya sisa makanan yang tertinggal di gigi dan gusi, hingga pengaruh hormon saat kehamilan.

Obat gusi bengkak di apotek yang ampuh

Obat gusi bengkak di apotek bisa Anda gunakan untuk mengobati nyeri akibat gusi bengkak. Akan tetapi, Anda harus ingat bahwa mengobati gigi yang sakit dengan obat pereda nyeri hanya dapat bertahan sementara waktu.Ini berarti, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter gigi untuk mendapatkan pengobatan gusi bengkak yang sesuai dengan kondisi Anda. Lantas, apa saja obat gusi bengkak di apotek yang ampuh untuk meredakan nyeri akibat gusi bengkak?

1. Hidrogen peroksida

Beberapa masalah gusi, seperti gusi memerah, terasa nyeri, dan bengkak, dapat ditangani dengan berkumur menggunakan larutan hidrogen peroksida. Larutan antiseptik ini tersedia di apotek atau toko obat dan dapat dibeli tanpa resep dokter.Hidrogen peroksida bisa menjadi pilihan obat gusi bengkak di apotek yang ampuh apabila digunakan dengan tepat. Maka dari itu, Anda dianjurkan untuk mengencerkan 3% hidrogen peroksida dengan 3 sendok makan air. Kemudian, gunakan sebagai obat kumur selama 30 detik.Lakukan langkah ini 2-3 kali dalam seminggu sampai gusi bengkak pulih.

2. Ibuprofen

Ibuprofen adalah salah satu obat gusi bengkak di apotek yang ampuh meredakan rasa nyeri akibat gusi bengkak. Obat ini termasuk dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).Ibuprofen berperan untuk meredakan radang penyebab pembengkakan pada gusi dan demam yang mungkin menyertainya.Sama seperti obat pada umumnya, ibuprofen dapat menimbulkan beberapa efek samping ringan hingga berat. Beberapa efek sampingnya yang ringan, antara lain sakit perut, mual, muntah, sakit kepala, diare, sembelit, dan pusing.Sementara, efek samping ibuprofen yang berat dapat berupa nyeri dada, sesak napas, urine berwarna gelap, hingga kulit dan bagian putih mata yang menguning. Jika Anda mengalami hal ini, segera hentikan konsumsi obat gusi bengkak di apotek ini dan hubungi dokter.

3. Paracetamol

Selain ibuprofen, paracetamol juga bisa menjadi alternatif obat gusi bengkak di apotek paling ampuh dan mudah ditemukan. Obat yang juga dikenal dengan nama acetaminophen ini juga relatif aman digunakan oleh dewasa dan anak-anak.Tak hanya rasa nyeri, paracetamol juga mampu menurunkan demam yang mungkin muncul akibat gusi bengkak. Pastikan Anda menggunakan paracetamol sebagai obat gusi bengkak dengan dosis yang tepat dan sesuai saran dokter atau aturan pakai pada kemasan.

4. Chlorhexidine

Chlorhexidine adalah jenis obat gusi bengkak di apotek yang ampuh untuk mencegah pertumbuhan bakteri di area mulut, termasuk akibat gusi bengkak yang disebabkan oleh gingivitis. Namun, untuk obat gusi bengkak, gunakan chlorhexidine varian obat kumur. Biasanya obat ini harus ditebus dengan resep dokter.Anda dapat berkumur dengan obat gusi bengkak ini setelah Anda menyikat gigi. Lalu, segera buang larutan tersebut setelah berkumur 30 detik. Chlorhexidine tidak boleh ditelan. Hindari pula membilas mulut dengan air setelah berkumur agar obat gusi bengkak ini dapat bekerja optimal.Agar lebih aman, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter gigi sebelum menggunakan obat gusi bengkak kumur ini.

Sederet obat gusi bengkak dari bahan-bahan alami

Saat sedang mengalami gusi bengkak, solusi yang tepat adalah dengan berobat ke dokter gigi. Tetapi, sambil menunggu jadwal konsultasi berobat dan mengonsumsi obat gusi bengkak di apotek yang ampuh, tak ada salahnya Anda mengurangi rasa nyeri akibat gusi bengkak dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di dapur ini.Akan tetapi, perlu diingat bahwa obat gusi bengkak dari bahan alami masih memerlukan penelitian lebih lanjut guna memastikan keefektifannya. Jadi, Anda perlu lebih berhati-hati dalam menggunakannya. Bila perlu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter gigi.Berikut adalah obat gusi bengkak dari bahan alami yang mungkin ada di dapur Anda:

1. Kumur air garam

Kumur air garam adalah salah satu obat gusi bengkak paling ampuh yang bisa Anda coba di rumah. Berkumur air garam dapat membantu meringankan rasa nyeri dan meredakan bengkak pada gusi. Ini karena garam bersifat menyerap air sehingga efektif membunuh bakteri jahat dalam mulut.Cara membuat air garam sangat mudah. Anda cukup melarutkan 1 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Kemudian, kumur-kumur air garam secara merata di segala penjuru mulut selama beberapa detik, dan buang airnya. Ingat, jangan sampai menelan air bekas kumur.Anda dapat rutin berkumur air garam setidaknya dua kali sehari, atau sampai nyeri akibat gusi bengkak mulai mereda.

2. Kompres es batu

Obat gusi bengkak dari bahan alami yang mudah, cepat, dan ampuh berikutnya adalah kompres dingin. Suhu dingin dapat membuat saraf pemicu nyeri di sekitar area mulut jadi mati rasa sehingga meredakan nyeri dan pembengkakan pada gusi.Caranya mudah, ambil beberapa bongkah es batu lalu bungkus dengan kain waslap atau handuk bersih. Tempatkan bungkusan es batu tersebut di bagian pipi yang terasa nyeri.

3. Kompres air hangat

Selain kompres es batu, kompres air hangat juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri akibat gusi bengkak.Anda cukup membasahi kain waslap atau handuk bersih dengan air hangat. Peras airnya, lalu tempatkan kain atau handuk tersebut di bagian pipi yang terasa nyeri. Namun, jangan langsung menempelkan kain atau handuk pada gusi bengkak yang terasa sakit.

4. Kunyit

Kunyit yang umumnya menjadi pewarna alami dalam makanan ternyata dapat disiasati sebagai obat gusi bengkak dari bahan alami. Kandungan kurkumin pada kunyit diyakini dapat melawan bakteri penyebab infeksi gusi, serta meredakan peradangannya.Bahkan, sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Indian Society of Periodontology menunjukkan bahwa obat gusi bengkak dari kunyit dapat berpotensi mencegah pembentukan plak di gigi dan risiko gingivitis.Cara menggunakan kunyit sebagai obat gusi bengkak adalah parut setengah ruas kunyit dan campurkan dengan air. Anda juga bisa menggunakan bubuk kunyit agar lebih praktis. Lalu, aduk rata sampai membentuk krim kental.Oleskan krim kental dari kunyit tersebut pada area gusi yang membengkak. Diamkan selama 10 menit, lalu berkumur dengan air untuk membersihkannya. Lakukan cara ini dua kali sehari untuk mengurangi pembengkakan pada gusi.Namun, perhatikan apakah Anda memiliki riwayat alergi terhadap bahan alami satu ini atau tidak sebelum menggunakannya. Selain itu, sebaiknya jangan menggunakannya secara berlebihan.

5. Minyak esensial

Obat gusi bengkak dari bahan alami lainnya adalah minyak esensial. Hasil penelitian yang dimuat dalam European Journal of Dentistry mengungkapkan minyak peppermint dan tea tree oil diyakini dapat mencegah pertumbuhan mikroorganisme di area mulut, termasuk gusi.Caranya, campurkan 3 tetes minyak peppermint atau tea tree oil dengan beberapa tetes air hangat. Lalu, gunakan dengan cara kumur-kumur selama 30 detik dan buang airnya. Lakukan langkah ini dua kali sehari sampai nyeri gusi bengkak mereda.

6. Lidah buaya

Lidah buaya juga diyakini dapat menjadi pilihan obat gusi bengkak dari bahan alami. Menurut hasil studi Journal of Clinical and Experimental Dentistry, lidah buaya sama efektifnya dengan chlorhexidine, yakni obat gusi bengkak yang ampuh redakan nyeri akibat gingivitis.Anda cukup menggunakan dua sendok makan lidah buaya sebagai obat kumur. Lakukan cara alami ini dua kali sehari selama 10 hari berturut-turut agar gusi bengkak dapat mereda.

Kapan harus segera pergi ke dokter?

Jika berbagai obat gusi bengkak di apotek dan dari bahan-bahan alami di atas tidak juga meredakan gusi bengkak, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter gigi.Sebab, bisa jadi penyebab gusi bengkak yang Anda alami merupakan gejala penyakit atau infeksi yang lebih serius sehingga memerlukan penanganan langsung dari ahlinya. Jadi, jangan menunda waktu untuk pergi ke dokter gigi bila Anda mengalami gejala sebagai berikut:
  • Gusi terasa sangat sakit
  • Gusi bengkak disertai berdarah
  • Kesulitan untuk membuka mulut, sehingga mengunyah, menelan, atau berbicara menjadi terasa menyiksa
  • Rasa nyeri atau pembengkakan pada mulut, wajah, hingga leher
  • Rasa nyeri tidak hilang meski sudah minum obat pereda nyeri
  • Rasa nyeri tidak kunjung membaik lebih dari seminggu
Dokter gigi akan memberikan pengobatan gusi bengkak berdasarkan tingkat keparahan dan gejala yang dialami. Mulai dari tindakan medis hingga pemberian obat gusi bengkak tertentu.
sakit gigiradang gusi
Healthline. https://www.healthline.com/health/quick-relief-from-gum-pain#the-takeaway
Diakses pada 31 Mei 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/gums-swollen#treatment
Diakses pada 31 Mei 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-swollen-gums#takeaway
Diakses pada 31 Mei 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326016#when-to-see-a-dentist
Diakses pada 31 Mei 2020
Journal of Indian Society of Periodontology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3498709/#!po=3.12500
Diakses pada 31 Mei 2020
Journal of Clinical and Experimental Dentistry. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5045693/
Diakses pada 31 Mei 2020
European Journal of Dentistry. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4054083/#!po=2.94118
Diakses pada 31 Mei 2020
Drugs. https://www.drugs.com/mtm/chlorhexidine-gluconate-oral-rinse.html
Diakases pada 31 Mei 2020
Web Md. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-57595/paracetamol-oral/details
Diakses pada 31 Mei 2020
Drugs. https://www.drugs.com/sfx/ibuprofen-side-effects.html
Diakses pada 31 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait