Obat Candesartan untuk Turunkan Tekanan Darah, Apa Efek Sampingnya?


Obat candesartan digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan gagal jantung. Namun ada efek samping seperti nyeri tulang belakang, sakit kepala, panas dalam, dan radang tenggorokan.

0,0
20 Jan 2021|Azelia Trifiana
Obat candesartanObat ini sering digunakan untuk mengatasi gagal jantung
Obat candesartan digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan gagal jantung. Sama seperti jenis obat lainnya, ada kemungkinan terjadi efek samping seperti nyeri tulang belakang, sakit kepala, panas dalam, dan radang tenggorokan.Namun perlu diingat bahwa obat ini masuk dalam kategori black box warning, yaitu tingkat peringatan yang paling serius dari Food and Drug Administration Amerika Serikat. Ibu hamil pun tidak diperbolehkan mengonsumsinya.

Kegunaan candesartan

Obat ini hanya boleh dikonsumsi atas resep dokter. Kegunaan utamanya adalah untuk mengendalikan tekanan darah tinggi dan masalah gagal jantung.Terkadang, candesartan juga diberikan bersamaan dengan kombinasi obat lain sebagai rangkaian terapi pengobatan.Cara kerja obat ini adalah dengan membuat pembuluh darah dalam tubuh menjadi lebih rileks. Dengan demikian, tekanan darah bisa turun sekaligus menurunkan risiko mengalami stroke dan serangan jantung.Lebih jauh lagi, candesartan termasuk dalam kelompok penghambat reseptor angiotensin II. Artinya, obat ini menahan aktivitas kimia alami yang menyebabkan pembuluh darah menyempit, seperti yang rentan dialami penderita hipertensi.

Efek samping candesartan

perempuan tidur di lantai
Efek samping candersatan dapat sebabkan demam
Meski tidak menimbulkan rasa kantuk, ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi seperti:
  • Nyeri punggung
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Batuk
  • Bersin
  • Hidung berair
  • Hidung tersumbat
  • Panas dalam
Efek samping ringan ini bisa mereda dengan sendirinya setelah beberapa hari. Namun, ada kalanya seseorang bisa mengalami efek samping serius seperti:
  • Tekanan darah rendah

Gejala yang muncul bagi orang yang mengalami tekanan darah rendah adalah merasa sakit kepala dan sangat lesu. Tak hanya itu, bisa saja mengalami hilang kesadaran sesaat.
  • Masalah ginjal

Apabila mengonsumsi candersatan menyebabkan efek samping pada ginjal, gejala yang muncul adalah perubahan frekuensi buang air kecil menjadi lebih jarang. Tak hanya itu, muncul rasa lelah serta napas menjadi tersengal-sengal.
  • Kadar kalium tinggi

Efek samping serius lain yang bisa muncul adalah tingginya kadar kalium atau potasium dalam darah. Gejala-gejalanya seperti otot terasa lemah hingga perubahan detak jantung.
  • Reaksi alergi

Jangan remehkan pula reaksi alergi dengan gejala seperti wajah, bibir, lidah, tenggorokan membengkakPerhatikan pula ada kemungkinan interaksi obat ini dengan jenis lainnya. Untuk menghindarinya, sebaiknya tebus obat di satu tempat yang sama atau dari satu resep dokter.

Faktor risiko efek samping

Obat candesartan bisa menimbulkan reaksi alergi cukup serius. Jika muncul gejala seperti pembengkakan wajah, lidah, tenggorokan, dan juga bibir, sebaiknya jangan sekalipun mencoba mengonsumsinya lagi.Selain itu, risiko lain juga lebih besar pada orang-orang yang menderita:
  • Diabetes
Orang yang menderita diabetes dan mengonsumsi aliskiren, sebaiknya tidak mengonsumsi candesartan. Ini bisa meningkatkan kadar kalium atau potasium dalam darah, mengganggu fungsi ginjal, hingga tekanan darah yang terlalu rendah.
  • Tekanan darah rendah

Orang yang memiliki tekanan darah rendah karena menjalani diet rendah garam, harus mengikuti prosedur cuci darah, diare, atau muntah, sebaiknya tidak mengonsumsi obat candesartan. Ini berisiko menyebabkan tekanan darah menjadi terlalu rendah.
  • Masalah ginjal

Orang dengan masalah ginjal juga tidak disarankan mengonsumsi obat ini karena bisa menyebabkan situasinya semakin parah. Dokter akan mengawasi bagaimana fungsi ginjal selama perawatan berlangsung. Apabila diperlukan, dosis juga akan disesuaikan.
  • Ibu hamil

Ibu hamil juga tidak disarankan mengonsumsi obat ini karena bisa menyebabkan cacat lahir hingga keguguran. Untuk itu, sampaikan ke dokter apabila Anda hamil atau sedang menjalani program kehamilan. Begitu pula halnya dengan ibu menyusui.

Peringatan saat mengonsumsi candesartan

Obat ini umumnya diresepkan untuk konsumsi jangka panjang. Ingat, ada risiko yang cukup serius apabila dikonsumsi tidak sesuai petunjuk. Contohnya:
  • Tidak dikonsumsi sama sekali

Apabila tidak dikonsumsi, tekanan darah bisa menjadi semakin buruk. Artinya, risiko mengalami serangan jantung atau stroke pun meningkat. Begitu pula halnya untuk orang dengan masalah gagal jantung. Bisa muncul gejala seperti napas tersengal-sengal dan detak jantung tidak normal.
  • Berhenti mendadak

Pasien tidak disarankan mengonsumsi candesartan secara mendadak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Ini bisa menyebabkan tekanan darah kian tinggi sekaligus meningkatkan risiko mengalami serangan jantung dan stroke.
  • Tidak sesuai jadwal

Mengonsumsi obat tidak sesuai jadwal juga bisa membuat gejalanya memburuk. Dengan demikian, obat tidak bekerja dengan efektif.
  • Kelebihan dosis

Apabila candesartan dikonsumsi berlebihan, bisa muncul gejala seperti sakit kepala, tekanan darah rendah, dan detak jantung cepat. Segera cari pertolongan medis apabila ada dugaan mengonsumsi lebih dari dosis yang dianjurkan.

Cara menilai apakah obat ini bekerja atau tidak bisa dilihat dari tekanan darah yang menurun. Umumnya, dokter akan memantau saat konsultasi. Tak hanya itu, Anda juga bisa melakukan pemeriksaan sendiri di rumah dan mencatatnya.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar alternatif candesartan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakittekanan darah tinggitekanan darah rendah
Healthline. https://www.healthline.com/health/candesartan-oral-tablet
Diakses pada 5 Januari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8183/candesartan-oral/details
Diakses pada 5 Januari 2021
Academic OUP. https://academic.oup.com/eurheartj/article/29/24/3022/588198
Diakses pada 5 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait