Obat Batuk Pilek untuk Bayi 6 Bulan Baik Medis Maupun Alami


Obat batuk pilek untuk bayi 6 bulan jika disertai demam yang aman hanyalah paracetamol dan ibuprofen. Namun, ada berbagai cara alami yang bisa dilakukan untuk meredakannya, seperti memberi lebih banyak ASI, menggunakan obat tetes hidung, dan memastikannya banyak istirahat.

0,0
14 Nov 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Obat batuk pilek untuk bayi 6 bulan adalah ASI dan paracetamolObat batuk pilek untuk bayi 6 bulan adalah perbanyak minum ASI
Obat batuk pilek untuk bayi 6 bulan yang aman diberikan antara lain paracetamol dan ibuprofen. Di luar itu, belum banyak jenis obat yang disarankan sebab dikhawatirkan bisa memicu efek samping berbahaya seperti aspirin yang meningkatkan risiko sindrom Reye.Perlu diperhatikan, obat batuk dan pilek seperti yang biasa dikonsumsi oleh orang dewasa, tidak boleh diberikan pada anak yang berusia di bawah 2 tahun. Ibuprofen juga tidak boleh dikonsumsi anak berusia di bawah 6 bulan.Selain obat medis, batuk dan pilek pada bayi 6 bulan pun sebenarnya bisa diobati dengan cara alami. Berikut penjelasannya lebih lanjut, tentang cara menyembuhkan batpil Si Kecil, dengan obat-obatan maupun perawatan alami.

Jenis obat batuk pilek untuk bayi 6 bulan

Obat batuk pilek untuk bayi 6 bulan, sebenarnya baru disarankan untuk diberikan apabila anak demam dan merasa sangat tidak nyaman serta rewel dengan kondisinya. Apabila masih memungkinkan, orangtua disarankan untuk melakukan cara-cara alami untuk meredakan kondisi ini.
Berikut ini jenis obat batuk pilek untuk bayi 6 bulan yang baik, serta perawatan lain untuk memulihkan kesehatan Si Kecil.

1. Paracetamol

Batuk pilek pada bayi 6 bulan tidak jarang disertai juga dengan naiknya temperatur tubuh. Kondisi ini bisanya akan membuat Si Kecil rewel dan tidak nyaman. Karena itu, orang tua bisa memberikan obat paracetamol sesuai dengan dosis yang tertera di kemasan. Obat ini biasanya perlu diminum 4-6 jam sekali.

2. Ibuprofen

Pada anak yang sudah masuk usia 6 bulan, ibuprofen boleh diberikan, tapi dengan dosis yang terbatas. Jadi, pastikan Anda mengikuti dosis yang tertera di kemasan dengan baik dan bila perlu, konsultasikan dengan dokter sebelumnya.Ibuprofen bisa diberikan setiap 6-8 jam sekali. Obat ini juga dapat membantu meredakan demam pada anak. Namun untuk langkah amannya, berkonsultasilah pada dokter mengenai rekomendasi pemberian ibuprofen untuk bayi 6 bulan ke atas.

3. Air susu ibu (ASI)

ASI mengandung suatu senyawa yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh anak dan melindunginya dari virus penyebab batuk pilek. Meski begitu, bukan berarti Anda harus langsung menambah asupan ASI untuk anak secara drastis.Untuk mengatasi bayi yang sedang batuk dan pilek, berikan ASI dalam jumlah sedikit lebih banyak dari biasanya, dan dalam frekuensi yang lebih sering. Baca Juga: Menilik manfaat ASI untuk Bayi dan Ibu Menyusui yang berlimpah

4. Membiarkan anak istirahat

Karena batuk pilek umumnya disebabkan oleh virus, maka obat paling ampuh untuk mengatasinya adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Salah satu cara paling sederhana untuk meningkatkan sistem imun adalah dengan beristirahat.

5. Memakai obat tetes hidung

Untuk mengencerkan lendir yang menumpuk di hidung, Anda bisa menggunakan obat tetes hidung yang terbuat dari air saline. Air ini akan membantu mengencerkan lendir sehingga membuatnya lebih mudah untuk keluar.

6. Memasang alat pelembap ruangan

Udara yang lembap akan mempermudah Si Kecil bernapas saat kondisi batuk dan pilek. Oleh karena itu, untuk membantu melegakan pernapasannya, Anda bisa memasang humidifier atau pelembap ruangan di kamar anak saat ia tidur.

7. Memposisikan kepala bayi lebih tinggi saat tidur

Saat mengalami batuk pilek, saluran pernapasan bayi pasti tersumbat. Untuk membantu melegakan pernapasannya, Anda bisa menambah jumlah bantalnya saat tidur atau mengganjal kepalanya dengan handuk lembut yang dilipat. Dengan posisi kepala yang sedikit naik, pernapasannya akan kembali lancar dan sumbatan di hidung maupun tenggorokannya bisa hilang.

Kapan kondisi batuk pilek pada bayi 6 bulan perlu diperiksakan ke dokter?

Kebanyakan kasus batuk pilek pada bayi 6 bulan bisa sembuh sendiri tanpa pemeriksaan dokter. Namun, ada gejala yang perlu perhatikan karena ini bisa menandakan adanya gangguan yang lebih serius.Jika gejala-gejala di bawah ini dialami anak, segera bawa ia ke dokter.
  • Batuk pilek tak kunjung sembuh meski sudah diberi obat
  • Sesak atau kesulitan bernapas
  • Demam tinggi
  • Kulit pucat kebiruan
  • Tidak mau makan MPASI maupun minum susu
  • Muntah-muntah
  • Muncul ruam kemerahan di kulit
  • Sangat rewel
Jika Anda masih punya banyak pertanyaan tentan obat batuk pilek untuk bayi 6 bulan, serta kesehatan anak secara keseluruhan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
bayi pilekbayibayi menangisperkembangan bayi
WebMD. https://www.webmd.com/first-aid/influenza-children
Diakses pada 4 November 2020
WebMD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/cough-home-remedies-babies-toddlers#1
Diakses pada 4 November 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold-in-babies/diagnosis-treatment/drc-20351657
Diakses pada 4 November 2020
Pregnancy Baby Birth. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/colds-and-flu-in-babies-and-children
Diakses pada 4 November 2020
WebMD. https://www.webmd.com/children/guide/identify-child-cold-symptoms#1
Diakses pada 4 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait