Obat Batuk Alami untuk Bayi yang Manjur, Orangtua Harus Tahu


Obat batuk alami untuk bayi seperti madu yang diencerkan bisa jadi lebih aman dan efektif untuk melegakan napas si Kecil. Madu bekerja mirip dengan obat batuk jenis dextromethorphan dalam menekan batuk, sehingga anak bisa tidur dengan tenang.

(0)
04 Dec 2019|Rieke Saraswati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
obat batuk alami untuk bayi yang efektif adalah maduMadu bisa menjadi salah satu obat batuk alami untuk bayi yang manjur
Obat batuk alami untuk bayi bisa jadi alternatif yang aman dan efektif meredakan gejala batuk dan pilek untuk si Kecil. Mengonsumsi obat batuk tradisional untuk bayi umumnya tidak berisiko tinggi sehingga lebih aman untuk mengatasi gangguan saluran pernapasan pada anak usia 1 tahun.Batuk pada anak, terutama pada usia 1 tahun, memang sering membuat orangtua khawatir. Namun penggunaan obat-obatan yang dijual bebas di apotek bukanlah pilihan yang tepat karena bayi usia di bawah 4 tahun tidak boleh mengonsumsi sembarangan obat.Sebagai alternatif, Anda bisa memberikan beragam obat batuk alami untuk bayi seperti berikut guna merekadakan pilek dan batuk pada bayi.

Obat batuk alami untuk bayi yang aman dan efektif

Penyebab batuk pada anak kerap disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi yang dipicu oleh virus ini dapat bertahan selama dua minggu. Sementara penyebab batuk umum lainnya meliputi asma, alergi, sinusitis, serta asam lambung yang naik.Batuk pada bayi sebenarnya dapat menghilang dengan sendirinya tanpa obat. Hal yang harus dilakukan oleh orangtua agar bayi cepat sembuh adalah memastikan kebutuhan cairan Si Kecil tetap terpenuhi dan ia memiliki durasi tidur yang cukup.Oleh karena itu, Anda tidak perlu memberikan obat batuk, apalagi antibiotik, pada buah hati Anda. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) juga tidak merekomendasikan obat-obatan yang dijual bebas digunakan untuk mengatasi gejala batuk dan pilek pada anak di bawah usia 2 tahun. Obat batuk hanya boleh diberikan apabila disarankan oleh dokter agar aman dikonsumsi. Terlebih lagi, belum ada bukti kuat mengenai keefektifan obat batuk dalam meredakan batuk pada anak.Di samping itu, memberikan obat batuk dewasa pada bayi  juga dilarang. Pasalnya, dosis dan kandungan dalam obat batuk orang dewasa pasti berbeda dengan obat batuk anak. Karena bayi usia di bawah 4 tahun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi sembarang obat-obatan, maka Anda dapat mencoba obat alami untuk batuk pada bayi berikut sebagai alternatif.

1. Madu

Berikanlah satu sendok teh madu untuk bayi per hari, atau sesuai dengan kebutuhan. Madu dapat membantu dalam mengencerkan dahak. Dengan ini tingkat keparahan batuk anak juga bisa berkurang.Efek madu mirip dengan obat batuk jenis dextromethorphan dalam menekan batuk, sehingga anak bisa tidur dengan tenang.Namun harap diingat bahwa konsumsi madu juga memiliki efek samping. Pada beberapa anak di atas 1 tahun, madu dapat memicu sakit perut, mual, dan muntah.Ingatlah pula bahwa madu tidak boleh diberikan pada bayi berusia di bawah 1 tahun karena bisa menyebabkan botulisme, yaitu reaksi keracunan.

2. Air hangat

Jika bayi Anda sudah berusia 6 bulan atau lebih, pastikan ia minum air putih dengan cukup. Air hangat menjadi obat batuk alami untuk bayi yang dapat membantu dalam mengencerkan dahak. Apabila dahak encer, dahak akan semakin mudah dikeluarkan. Dengan ini, anak pun tidak terlalu merasa sakit saat batuk.

3. Sup ayam hangat

Tahukah Anda bahwa sup ayam mengandung senyawa antiperadangan? Karena itu, hidangan ini baik sebagai salah satu obat batuk anak satu tahun yang alami.Suhu sup yang hangat juga berfungsi sebagai alat penguap (vaporizer). Uap ini dapat pula membantu dalam mengencerkan lendir di saluran hidung.

4. Humidifier

Jika Anda memiliki humidifier atau alat pelembap udara, manfaatkanlah dengan meletakkannya di kamar bayi Anda. Alat ini digunakan untuk membantu melegakan pernapasan anak ketika batuk pilek. Buah hati pun bisa tidur dengan nyaman.

5. Bantal tambahan

Berikan bantal tambahan saat bayi tidur agar posisi kepalanya lebih tinggi. Dengan ini, saluran napasnya akan terbuka dan lendir bisa keluar dengan lebih mudah.

6. Larutan saline

Beberapa tetes larutan saline juga bisa menjadi alternatif obat batuk alami untuk bayi. Cairan saline adalah obat tetes hidung yang terbuat dari larutan air garam steril yang berfungsi untuk mengeluarkan lendir di hidung dan tenggorokan. Teteskan larutan saline ke lubang hidung anak, lalu isap dengan alat khusus pengisap lendir yang bisa Anda beli di apotek.

7. ASI atau susu formula

ASI dan susu formula bisa menjadi obat batuk alami untuk bayi yang efektif. ASI mengandung zat alami yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. ASI juga dikenal ampuh untuk mengencerkan dan melegakan tenggorokan.Selain ASI, susu formula juga mengandung kandungan yang bantu menjaga daya tahan tubuh. Oleh karena itu, saat bayi batuk hendaknya orangtua memberikan lebih banyak ASI dan susu formula untuk si Kecil. 

8. Uap hangat

Obat batuk tradisional untuk bayi lainnya adalah uap hangat. Uap hangat dapat membantu mengencerkan dahak dan melegakan saluran pernapasan bayi.Saat memberikan uap hangat, Anda dapat meletakan tubuh bayi dalam pangkuan dengan posisi sedikit menjorok ke depan atau memposisikannya tengkurap. Pastikan suhu uap tidak terlalu panas atau sekitar 37-38 derajat Celcius. 

9. Bawang merah

Bawang merah juga menjadi obat batuk tradisional untuk bayi yang juga terkenal ampuh mengatasi pilek. Bawang merah diketahui mengandung vitamin C, Flavonoid, Fiber, Kalsium dan Folid Acid yang dikenal dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta menyembuhkan penyakit tertentu, salah satunya flu dan batuk.Anda dapat mengiris tipis bawah merah dan mencampurkannya dengan minyak telon untuk kemudian dioleskan pada punggung, dada, leher dan telapak kaki bayi.Rasa hangat dan kandungan yang baik pada bawang merah serta minyak telon akan bantu meredakan gejala batuk dan melegakan pernapasan si Kecil.

10. Berjemur di pagi hari 

Obat batuk alami untuk bayi lainnya yang bisa Anda coba adalah memanfaatkan sinar matahari saat menjemur bayi di pagi hari. Berjemur di bawah matahari pagi dapat membantu menghangatkan tubuh bayi dan menjaga kesehatan saluran pernapasannya.

Kapan harus ke dokter?

Jika Anda sudah memberikan obat batuk alami untuk bayi dalam beberapa hari namun batuk tidak kunjung sembuh, Anda sebaiknya memeriksakan buah hati ke dokter anak. Khususnya bila anak mengalami:
  • Batuk selama lebih dari 10 hari.
  • Demam di atas 38 derajat Celsius dan berlangsung lebih dari tiga hari.
  • Nyeri dada.
  • Napas terengah-engah atau sesak napas.
  • Otot-otot di dada dan leher tampak berkontraksi dan tertarik kencang ketika bernapas.
  • Anak menarik-narik telinga. Gejala ini bisa menjadi indikasi adanya infeksi telinga.
  • Tidak nafsu makan dan minum.
Sementara itu, Anda sebaiknya segera membawa anak Anda ke fasilitas kesehatan terdekat apabila bila ia mengalami gejala-gejala berikut ini:
  • Anak tampak sangat lesu dan kesakitan.
  • Napas yang cepat atau tidak dapat bernapas.
  • Anak menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, seperti urine berwarna gelap, sangat haus, bibir pecah-pecah, kulit terasa dingin atau kering, mata yang cekung, lemas, serta tidak ada air mata saat menangis.
  • Bibir, kuku, dan kulit anak tampak membiru. Gejala ini bisa jadi tanda kekurangan oksigen.
  • Nafas cuping hidung. Jika dalam keadaan sehat, cuping hidung tidak akan bergerak saat bernapas, namun pada anak jika mengalami sesak berat maka akan tampak pergerakan cuping hidung.
Dokter dapat memeriksa kondisi si Kecil untuk mengetahui penyebabnya dan merencanakan pengobatan yang tepat sesuai kondisinya.Ketika anak sakit, orangtua memang perlu waspada. Sebagai tahap penanganan awal, Anda bisa mencoba berbagai obat batuk alami untuk bayi. Namun ketika buah hati tidak kunjung sembuh, segeralah bawa dia ke dokter untuk menjalani pemeriksaan yang komprehensif.
batukbatuk keringbatuk berdahakmengatasi bayi rewelmerawat bayi
WebMD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/cold-guide/kids-cold-medicines-new-guidelines#1
Diakses pada 4 Desember 2019
WebMD. https://www.webmd.com/children/guide/cough-treatment#2
Diakses pada 4 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/toddler-cough-remedy
Diakses pada 4 Desember 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326301.php
Diakses pada 4 Desember 2019
Parents. https://www.parents.com/health/cold-flu/cold/natural-cold-cough-remedies/?slide=slide_6c5e0647-9f1f-43d1-9cb5-8d88ffc5adfb#slide_6c5e0647-9f1f-43d1-9cb5-8d88ffc5adfb
Diakses pada 4 Desember 2019
FDA. https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/when-give-kids-medicine-coughs-and-colds#:~:text=The%20FDA%20doesn't%20recommend,younger%20than%2018%20years%20old. Diakses pada 1 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait