Tidak Hanya Murah, 9 Bahan Herbal Berikut Bisa untuk Meredakan Asma Secara Alami


Selain pengobatan medis dengan menggunakan obat minum, inhaler, atau terapi tertentu seperti olahraga, gejala asma yang muncul juga bisa diredakan dengan beberapa bahan tradisional sebagai obat alami asma. Rempah umum seperti jahe, kunyit, dan madu bisa jadi pilihan Anda.

0,0
obat alami asma antara lain jahe, kunyit, bawang putihObat asma alami dapat membantu meredakan gejala yang muncul akibat saluran pernapasan yang meradang
Asma bronkial, atau asma, merupakan penyakit pernapasan kronis yang sering menimbulkan gejala sesak napas. Selain menjalani pengobatan asma, dengan terapi atau obat medis, terdapat bahan-bahan herbal yang bisa menjadi pilihan obat alami asma.Menemukannya pun tak sulit, Anda bisa mencarinya di dapur rumah Anda. Apa saja obat alami yang dapat menyembuhkan asma? 

Pilihan bahan herbal untuk obat asma alami

Selain obat asma secara medis, ada beberapa bahan alami yang dapat membantu meredakan gejala asma.Berikut ini adalah beberapa rempah tradisional untuk obat alami asma:

1. Kunyit

Kunyit dapat menjadi salah satu obat alami asma karena bersifat antiperadangan
Kunyit dapat menjadi salah satu obat alami asma karena bersifat antiperadangan
Kunyit merupakan salah satu rempah yang biasa ditemukan pada hidangan nusantara. Tidak hanya untuk memasak, kunyit sejak lama dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, termasuk sebagai obat herbal asma.Kunyit memiliki kandungan kurkumin yang bersifat anti-inflamasi (antiperadangan) dan antioksidan. Sebuah penelitian dalam Journal of Clinical and Diagnostic Research menyatakan bahwa penderita asma yang mengonsumsi 500 mg kurkumin dalam sehari mengalami perbaikan gejala asma.Namun, tetap saja Anda sebaiknya berhati-hati ketika memutuskan untuk menggunakan kunyit sebagai pengobatan tradisional meredakan gejala asma Anda. Pasalnya, masih dibutuhkan penelitian yang lebih mendalam dan lebih luas untuk memastikan bahwa kunyit benar aman sebagai obat alami.

2. Jahe 

Rempah lain yang memiliki sifat anti-inflamasi adalah jahe. Meskipun tidak membantu meningkatkan fungsi paru secara keseluruhan, manfaat jahe mampu meredakan gejala asma ringan hingga berat. Jahe, terutama jahe merah, mampu melemaskan otot halus yang melapisi saluran pernapasan sehingga membuat aliran udara menjadi lebih lancar. Itu sebabnya, jahe juga menjadi salah satu alternatif obat alami asma yang bisa membantu meredakan gejalanya.

3. Bawang putih

Bawang putih juga mengandung efek anti-inflamasi sehingga bisa menjadi bahan herbal untuk asma
Bawang putih juga mengandung efek anti-inflamasi sehingga bisa menjadi bahan herbal untuk asma
Obat herbal asma selanjutnya adalah bawang putih. Bawang putih juga memiliki efek anti-inflamasi yang mungkin dapat mengatasi peradangan saluran pernapasan pada orang dengan asma. Dalam jurnal Food and Chemical Toxicology, bawang putih mentah disebut memiliki sifat anti-inflamasi yang lebih baik dibandingkan yang telah dimasak. Selain itu, bawang putih juga memiliki sifat imunomodulator, yakni kemampuan untuk membantu mempertahankan sistem kekebalan tubuh. 

4. Bawang merah

Selain bawang putih, bawang merah (Allium cepa) juga berpotensi sebagai obat herbal asma. Ini berkat kandungan quercetin dalam  bawang merah yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. 

5. Madu

Memang belum banyak bukti ilmiah yang menyebutkan bahwa madu dapat digunakan sebagai obat tradisional asma. Namun, madu banyak digunakan dalam pengobatan asma alternatif, termasuk mengatasi batuk, demam, hingga peradangan. Batuk juga menjadi salah satu gejala asma yang kerap muncul.Madu diketahui memiliki kandungan antioksidan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tidak ada salahnya Anda mencampurkan madu dalam minuman hangat untuk meredakan gejala asma

6. Jintan hitam (habbatussauda)

Sebagai salah satu obat asma alami, jintan hitam dapat membantu meningkatkan fungsi saluran napas
Sebagai salah satu obat asma alami, jintan hitam dapat membantu meningkatkan fungsi saluran napas
Bahan tradisional lainnya yang dapat meredakan gejala asma adalah jintan hitam (Nigella sativa) atau dikenal dengan habbatussaudaDalam sebuah penelitian pada jurnal Saudi Pharmaceutical Journal, jintan hitam terbukti dapat mengurangi peradangan dan membantu fungsi saluran napas. 

7. Kemangi suci (tulsi)

Kemangi suci atau tulsi merupakan bahan herbal lain yang juga dapat membantu meredakan gejala asma. Kemangi suci memiliki efek imunomodulator yang baik untuk mempertahankan kekebalan tubuh. Selain itu, tulsi juga memiliki sifat mirip bronkodilator yang dapat meringankan gejala asma ringan hingga sedang.

8. Kafein

Siapa sangka, kafein yang kerap kali Anda temukan dalam teh atau kopi, memiliki potensi dalam pengobatan penyakit asma. Kafein merupakan bronkodilator alami yang dapat merilekskan otot-otot di saluran pernapasan. Dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam The Cochrane database of systematic reviews menyebut, kafein terbukti dapat meningkatkan fungsi saluran udara pada penderita asma hingga 4 jam setelah pemakaian. Namun, tetap saja dibutuhkan penelitian lanjutan dalam skala yang lebih luas.

9. Biji rami 

Biji rami merupakan bahan alami yang memiliki kandungan omega-3. Omega-3 sudah terbukti secara ilmiah memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, termasuk meringankan gejala asma.Dalam hal ini, omega-3 yang terkandung di dalamnya berperan mengurangi peradangan saluran napas, serta turut membantu meningkatkan fungsi paru-paru pada penderita asma.

Adakah efek samping penggunaan obat herbal asma?

Sebagaimana obat herbal lainnya, penggunaan bahan-bahan tradisional ini masih memungkinkan untuk terjadi efek samping akibat interaksi bahan aktif dengan obat yang sedang Anda konsumsi. Jadi, tidak selamanya yang alami sudah pasti aman tanpa risiko apa pun.Selain itu, kebersihan bahan alami dan peralatan untuk mengolah obat herbal asma ini perlu diperhatikan agar tidak terjadi kontaminasi mikroorganisme penyebab alergi atau penyakit lain. Meski beberapa penelitian telah menunjukkan bahan herbal di atas bisa menjadi salah satu obat alami asma, sebaiknya Anda tidak menjadikannya sebagai pengobatan yang utama.Pasalnya, beberapa peneliti menyatakan bahwa perlu penelitian lebih lanjut terkait penggunaannya.Dalam hal ini, pengobatan secara medis, seperti inhaler asma atau obat lainnya, sebaiknya tetap menjadi cara mengatasi asma yang utama. Gunakan penggunaan obat herbal hanya sebagai pendukung dengan persetujuan dokter. Pastikan Anda tidak menghentikan pengobatan sebelum berkonsultasi dengan dokter. Anda juga bisa berkonsultasi online dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
penyakit paru-paruasmasesak napasherbal
Journal of Clinical and Diagnostic Research. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4190737/
Diakses pada 18 Juni 2021
Food and Chemical Toxicology. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0278691513002287?via%3Dihub
Diakses pada 18 Juni 2021
Journal of Immunology Research. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25961060/
Diakses pada 18 Juni 2021
American Journal of Respiratory Cell and Molecular Biology. https://www.atsjournals.org/doi/full/10.1165/rcmb.2012-0231OC
Diakses pada 18 Juni 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/asthma/honey-for-asthma
Diakses pada 18 Juni 2021
The Cochrane database of systematic reviews. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11687099/
Diakses pada 18 Juni 2021
Saudi Pharmaceutical Journal. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6111118/
Diakses pada 18 Juni 2021
DARU Journal of Pharmaceutical Sciences. https://link.springer.com/article/10.1186/s40199-015-0098-5
Diakses pada 18 Juni 2021
Hindawi. https://www.hindawi.com/journals/ecam/2017/9217567/
Diakses pada 18 Juni 2021
International Journal of Basic and Clinical Pharmacology. https://www.ijbcp.com/index.php/ijbcp/article/view/1395
Diakses pada 18 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait