Obat Asam Mefenamat untuk Sakit Gigi, Manfaat dan Efek Sampingnya

(0)
28 Sep 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Asam mefenamat untuk sakit gigi bisa bantu redakan nyeriAsam mefenamat untuk sakit gigi memang ampuh redakan nyeri
Asam mefenamat untuk sakit gigi selain meredakan nyeri, juga bisa membantu meringankan peradangan atau bengkak. Sebab, obat ini termasuk sebagai salah obat golongan antiinflamasi non-steroid (OAINS). Tidak heran, banyak orang memilih obat ini sebagai pertolongan pertama saat nyeri yang muncul di rongga mulut tak tertahankan. Lantas, mengapa obat ini bisa ampuh meredakan sakit gigi? Kenali lebih lanjut cara kerja hingga efek sampingnya di bawah ini.

Asam mefenamat untuk sakit gigi

Asam mefenamat adalah obat yang berkerja dengan cara menghambat produksi hormon penyebab nyeri dan peradangan di tubuh. Obat ini sudah sejak lama jadi salah satu andalan untuk mengurangi sakit gigi.Karena memiliki sifat antiradang, asam mefenamat juga dapat membantu mengempiskan bengkak di gusi atau pipi yang biasa muncul menyertai sakit gigi.Dosis asam mefenamat yang aman untuk mengurangi sakit gigi adalah 500 mg dan dapat diminum sebanyak 3 kali sehari, paling lama selama 7 hari. Jika lebih dari 7 hari nyeri tidak juga mereda, segera hubungi dokter.Obat ini harus diminum setelah makan dan tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak di bawah 14 tahun.Anda bisa mendapatkan asam mefenamat dalam bentuk generik maupun obat merek. Mengutip dari Pusat Informasi Obat Nasional (PIONAS), contoh nama dagang asam mefenamat antara lain:
  • Ponstan
  • Mefinal
  • Dentacid
  • Cetalmic
  • Fenamin
  • Licostan
Selain untuk meredakan sakit gigi, asam mefenamat juga bisa digunakan untuk meredakan kondisi lain, seperti:
  • Sakit kepala
  • Nyeri haid
  • Nyeri otot
  • Nyeri pascaoperasi
  • Nyeri akibat benturan atau trauma

Efek samping asam mefenamat

Secara umum, asam mefenamat aman untuk dikonsumsi selama Anda mengikuti aturan pakai secara tepat. Meski begitu, seperti halnya jenis obat-obatan yang lain, asam mefenamat juga dapat menimbulkan efek samping, seperti:

1. Efek samping yang ringan

Efek samping asam mefenamat yang ringan antara lain:Efek samping ini bisa hilang dengan sendirinya dalam hitungan hari atau minggu. Namun, jika kondisi-kondisi di atas dirasa mengganggu, jangan ragu untuk memeriksakannya ke fasilitas kesehatan terdekat.

2. Efek samping yang berat

Bagi sebagian orang, konsumsi asam mefenamat bisa menimbulkan efek samping yang berat, seperti alergi. Gejala alergi yang perlu diwaspadai antara lain:
  • Ruam merah atau bentol-bentol di kulit
  • Sesak napas
  • Pembengkakan pada wajah, mulut, lidah, dan tenggorokan
Apabila kondisi-kondisi di atas muncul setelah Anda mengonsumsi obat ini, segera cari pertolongan medis. Alergi yang parah bisa berujung pada syok anafilaksis dan mengancam nyawa.Selain alergi, efek samping berat lainnya yang jarang muncul tapin bisa terjadi adalah
  • Pingsan
  • Jantung berdebar
  • Kesulitan menelan
  • Gangguan penglihatan
  • Gejala gagal jantung (kaki bengkak, berat badan naik tiba-tiba, lemas)
  • Mudah berdarah
  • Demam
  • Perubahan warna urine

Tidak semua orang bisa konsumsi asam mefenamat untuk sakit gigi

Asam mefenamat bisa berinteraksi dengan obat lain, sehingga apabila Anda sedang rutin mengonsumsi obat, sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu ke dokter sebelum menggunakan asam mefenamat. Interaksi obat bisa menghambat kerja salah satu obat, atau bahkan meningkatkan risiko terjadinya efek samping. Anda juga tidak boleh mengonsumsi asam mefenamat apabila alergi terhadap obat-obatan golongan AINS dan memiliki riwayat penyakit seperti di bawah ini:
  • Tukak lambung
  • Perdarahan di lambung
  • Kolitis ulseratif
  • Radang saluran pencernaan
  • Penyakit ginjal
  • Asma
Karena obat ini tidak bisa digunakan oleh semua orang, maka beritahukan dokter apabila Anda memiliki riwayat penyakit tertentu seperti penyakit jantung, diabetes, asma, penyakit hati, atau stroke. Apabila Anda dinilai tidak cocok mengonsumsi asam mefenamat, maka dokter akan meresepkan obat dengan kemampuan yang sama.

Obat sakit gigi selain asam mefenamat

Selain asam mefenamat, ada beberapa obat lain yang juga bisa dijadikan alternatif untuk bantu meredakan sakit gigi, seperti:
  • Paracetamol
  • Ibuprofen
  • Aspirin
  • Kalium diklofenak
Selain dengan minum obat, berkumur menggunakan obat kumur juga akan membantu menyingkirkan bakteri penyebab sakit gigi. Pada kondisi gusi yang bengkak, Anda dapat mengompres pipi dengan air hangat. Jangan mengonsumsi antibiotik untuk meredakan sakit gigi, kecuali jika memang diresepkan oleh dokter. Minum antibiotik tidak sesuai ketentuan bisa memicu resistensi bakteri dan membuat kuman penyebab sakit gigi jadi semakin sulit hilang.Jika memungkinkan, segera periksakan kondisi Anda ke dokter gigi. Minum obat sakit gigi, termasuk asam mefenamat, hanya akan meredakan sakit sementara waktu dan tidak mampu menyembuhkan gangguan di rongga mulut secara permanen.Apabila sumber sakitnya tidak dirawat dengan penambalan gigil berlubang maupun pencabutan gigi yang sudah sangat rusak, maka sakit gigi akan kembali terjadi saat efek obat tersebut hilang.
kesehatan gigisakit gigigigi berlubangminum obat
Healthline. https://www.healthline.com/health/mefenamic-acid-oral-capsule
Diakses pada 15 September 2020
WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-11586/mefenamic-acid-oral/details
Diakses pada 15 September 2020
Pusat Informasi Obat Nasional. http://pionas.pom.go.id/monografi/asam-mefenamat
Diakses pada 15 September 2020
Drugs. https://www.drugs.com/mtm/mefenamic-acid.html
Diakses pada 15 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-toothache-at-night
Diakses pada 15 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait