Obat Alami Kelenjar Getah Bening Bengkak, Mulai dari Lidah Buaya hingga Bawang Putih

(0)
27 Oct 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Obat alami kelenjar getah bening bengkak salah satunya adalah teh chamomileTeh chamomile dapat membantu mengobati kelenjar getah bening bengkak
Pembengkakan kelenjar getah bening atau limfadenopati dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada penderitanya. Kondisi ini bisa disebabkan karena infeksi bakteri atau virus, kelainan sistem imun, atau sel kanker dalam kasus yang jarang. Dalam kasus ringan, pembengkakan ini dapat diatasi dengan obat alami kelenjar getah bening.Pembengkakan kelenjar getah bening biasanya terjadi di sekitar area leher, ketiak, atau di bawah telinga. Kelenjar getah bening yang bengkak memiliki karakteristik terasa lunak dan dapat digerakkan.

Obat alami kelenjar getah bening bengkak

Pembengkakan kelenjar getah bening tidak dapat disembuhkan jika penyebabnya tidak ditangani. Berikut adalah beberapa obat alami kelenjar getah bening yang dapat membantu meredakan pembengkakan.

1. Lidah buaya

Lidah buaya memiliki senyawa antiradang dan antibakteri. Cukup oleskan gel lidah buaya pada area bengkak, lalu tutup dengan kain selama 25 menit sebelum dibersihkan. Gunakan 2-3 kali dalam satu minggu untuk mendapatkan manfaatnya.

2. Cuka apel

Cuka apel adalah obat alami kelenjar getah bening yang dipercaya dapat mengatasi infeksi pada tubuh. Caranya, campurkan satu sendok makan cuka apel dengan madu pada segelas air. Campuran ini diminum dua kali sehari saat sarapan dan sebelum tidur.Anda juga bisa menggunakan larutan yang terbuat dari satu sendok makan cuka apel dan segelas air hangat sebagai kompres pada kelenjar getah bening yang bengkak selama lima menit. Lakukan 1-2 kali dalam satu minggu.

3. Baking soda dan garam laut

Kombinasi baking soda dan garam laut dapat membantu mengempeskan pembengkakan kelenjar getah bening. Campurkan satu sendok teh baking soda dan satu sendok teh garam laut dalam segelas air. Minum larutan ini satu kali sehari sampai pembengkakan mengempis.

4. Teh chamomile

Tee chamomile merupakan obat alami kelenjar getah bening yang cukup populer. Cukup minum 2-3 gelas teh chamomile per hari hingga pembengkakan membaik.

5. Minyak kelapa

Senyawa dalam minyak kelapa memiliki manfaat antiradang, antibakteri, dan antivirus. Untuk menggunakannya sebagai obat alami kelenjar getah bening, cukup dengan menghangatkan minyak ini. Gunakan untuk memijat area yang bengkak dengan lembut.

6. Jus lemon dan madu

Lemon dan madu dapat digunakan terpisah atau bersama-sama. Keduanya sangat baik untuk mengatasi radang tenggorokan yang sering jadi penyebab kelenjar getah bening bengkak.Campurkan segelas air hangat dengan perasan satu jeruk lemon, lalu tambahkan satu atau dua sendok teh madu. Minumlah sesuai kebutuhan Anda.

7. Bawang putih

Bawang putih sangat bermanfaat sebagai obat alami kelenjar getah bening yang bengkak. Ada beberapa cara memanfaatkannya:
  • Lebih banyak menggunakan bawang putih dalam masakan.
  • Konsumsi dua buah bawang putih setiap hari
  • Gunakan minyak bawang putih untuk dioleskan ke permukaan yang bengkak
  • Konsultasikan pada dokter untuk mengonsumsi suplemen bawang putih.
Selain menggunakan bahan-bahan alami di atas, beberapa hal berikut ini dapat dilakukan untuk mempercepat penyembuhan pembengkakan kelenjar getah bening selama masa perawatan.
  • Kompres hangat. Basahi waslap dan kompres area kelenjar getah bening yang bengkak.
  • Dengan berisitirahat yang cukup akan membantu tubuh memerangi infeksi penyebab pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Minum banyak air putih atau jus buah-buahan.
Perlu diingat bahwa ini bukan obat tradisional kanker kelenjar getah bening. Pembengkakan kelenjar karena kanker harus mendapat penanganan khusus yang berbeda dengan pembengkakan akibat infeksi.

Obat tradisional kanker kelenjar getah bening

Akupuntur untuk kanker kelenjar getah bening
Akupuntur bisa jadi terapi alternatif untuk kanker kelenjar getah bening
Hingga saat ini belum ada penelitian yang mendukung efektivitas obat herbal kanker kelenjar getah bening. Walaupun demikian, ada banyak pasien yang mulai mengombinasikan pengobatan medis konvensional dengan terapi alternatif.Beberapa alternatif terapi untuk kanker kelenjar getah bening, di antaranya akupuntur, terapi pijat, dan terapi pereda stres, seperti meditasi, yoga, tai chi, dan hipnosis.National Cancer Institute merekomendasikan beberapa metode alternatif lainnya, seperti pengobatan tradisional India, pengobatan tradisional Cina, hingga metode homeopati dan naturopati.Hal yang harus diingat terkait obat tradisional kanker kelenjar getah bening:
  • Pengobatan alternatif tersebut tidak memiliki jaminan menyembuhkan kanker kelenjar getah bening.
  • Pastikan praktisi telah memiliki ijin praktek yang sah dan sertifikat sebagai bukti pengakuan untuk keahliannya.
  • Pengobatan alternatif dapat bermanfaat jika dikombinasikan dengan pengobatan medis, seperti meringankan gejala kanker atau meringankan efek samping dari pengobatan medis untuk kanker.
Pastikan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum merencanakan jenis perawatan apa pun untuk kanker. Termasuk pengobatan alternatif seperti obat herbal kanker kelenjar getah bening.Jika Anda punya pertanyaan seputar obat alami kelenjar getah bening atau kanker kelenjar getah bening, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
kelenjar getah beninglimfadenopati
Medline Plus. https://medlineplus.gov/lymphaticdiseases.html
Diakses 14 Oktober 2020
News Medical. https://www.news-medical.net/health/What-is-Lymphadenopathy.aspx
Diakses 14 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/swollen-lymph-nodes/symptoms-causes/syc-20353902
Diakses 14 Oktober 2020
Healthyline. https://healthyline.com/how-to-get-rid-of-swollen-lymph-nodes/
Diakses 14 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324105
Diakses 14 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/lymphoma/alternative-treatments
Diakses 14 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait