logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Nyeri Sendi Lutut Tak Harus ke Dokter, Begini Cara Menyembuhkannya

open-summary

Nyeri sendi lutut dapat terjadi jika terlalu aktif bergerak. Cara mengobatinya adalah dengan mengistirahatkan lutut, kompres es, perban, atau obat pereda nyeri.


close-summary

13 Jun 2019

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Nyeri sendi lutut disebabkan karena terlalu aktif bergerak atau aktivitas yang berlebihan

Tingkat keparahan nyeri lutut bisa berbeda-beda pada tiap penderita

Table of Content

  • Kondisi seperti apa yang bisa dikatakan sebagai nyeri sendi lutut?
  • Bisakah nyeri sendi lutut diobati di rumah?
  • Kapan harus menemui dokter?

Bergerak aktif dan berolahraga sangatlah dianjurkan untuk menjaga kondisi tubuh Anda tetap bugar. Namun pergerakan yang terlalu aktif atau berlebihan juga bisa menyebabkan masalah, salah satunya adalah munculnya nyeri sendi lutut.

Advertisement

Sakit lutut sendiri banyak penyebabnya. Kegemukan, misalnya, akan menempatkan Anda sebagai orang yang berisiko terkena penyakit ini. Begitu pula dengan orang yang terlalu sering memaksakan diri dalam beraktivitas, maupun orang yang pernah mengidap radang pada persendian (artritis).

Baca Juga

  • Sederet Komplikasi Asam Urat yang Harus Diwaspadai
  • Manfaatkan Latihan Ringan Ini untuk Percepat Pemulihan Cedera ACL
  • Minuman dan Makanan Penyebab Asam Urat yang Sebaiknya Dihindari

Kondisi seperti apa yang bisa dikatakan sebagai nyeri sendi lutut?

Gejala pertama dari nyeri sendi lutut adalah adanya rasa sakit di lutut Anda. Derajat sakit tersebut bisa berbeda-beda pada tiap orang, tergantung jenis penyakit di baliknya dan tingkat keparahannya.

Secara garis besar, inilah yang akan Anda rasakan ketika menderita nyeri sendi lutut:

  • Muncul rasa sakit ketika Anda membengkokkan atau meluruskan lutut. Nyeri ini juga bisa terjadi saat Anda naik atau turun tangga.
  • Lutut yang membengkak.
  • Lutut tidak mampu menopang beban tubuh Anda.

Anda kesulitan menggerakkan lutut, atau lutut yang sama sekali tidak bisa digerakkan dan kaku.

Bisakah nyeri sendi lutut diobati di rumah?

Pada kebanyakan kasus ringan dan lutut baru saja terasa sakit, kondisi in bisa diobati sendiri di rumah. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi nyeri lutut:

  • Istirahatkan lutut Anda. Kurangi aktivitas berat dan berlebihan selama lutut Anda terasa nyeri.
  • Kompres dengan es batu yang dibungkus kain atau handuk. Langkah ini dilakukan guna mengurangi rasa sakit sekaligus bengkak. Tempelkan kompres ke lutut yang sakit selama 15 hingga 20 menit. Anda bisa mengulanginya setiap 3 hingga 4 jam. Lakukan ini hingga dua sampai tiga hari ke depan, atau hingga nyeri di lutut Anda hilang.
  • Bebat lutut dengan perban elastis atau kain. Langkah ini bertujuan mengurangi bengkak serta menopang lutut agar tidak terlalu banyak bergerak.
  • Ganjal lutut Anda agar posisinya lebih tinggi ketika Anda duduk atau berbaring guna mengurangi bengkak. Anda bisa menggunakan bantal atau ganjalan lainnya.
  • Konsumsi obat pereda rasa nyeri, misalnya ibuprofen atau naproxen yang tergolong sebagai obat antiinflmasi nonsteroid (OAINS). Jangan lupa berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki reaksi alergi atas obat-obatan ini.

Kapan harus menemui dokter?

Ada kalanya Anda tetap harus menemui dokter untuk menyembuhkan nyeri sendi lutut yang anda rasakan. Terutama jika mengalami kondisi-kondisi berikut:

  • Anda tidak mampu berdiri dan berjalan.
  • Anda merasakan sakit tidak tertahankan pada lutut, bahkan ketika tidak sedang berjalan.
  • Lutut tidak bisa digerakkan.
  • Lutut mengalami perubahan bentuk.
  • Anda tidak bisa meluruskan lutut.
  • Disertai demam.
  • Anda merasa sakit, bengkak, kebas, atau memar kebiruan yang menjalar ke betis.
  • Anda masih merasa nyeri setelah 3 hari menjalani perawatan sendiri di rumah.

Dokter akan membantu untuk mendiagnosis penyebab di balik nyeri pada lutut Anda serta memberikan penanganan yang sesuai. Misalnya, jika nyeri disebabkan oleh bursitis (peradangan atau pembengkakan pada kantong yang terletak di sekitar sendi akibat lutut dibengkokkan atau ditekan berkali-kali), dokter akan mengeluarkan cairan dari lutut Anda.

Bila menderita artritis (baik osteoartritis, penyakit asam urat, atau artritis rematoid), Anda harus mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk meredakan gejala ini. Sedangkan bagi Anda yang mengidap cedera ligamen lutut (seperti ACL) atau dislokasi lutut, Anda mungkin harus menempuh prosedur operasi.

Dokter juga mungkin akan menyarankan Anda untuk menjalani serangkaian terapi fisik demi mengembalikan fungsi lutut. Terapi ini harus dilakukan atas bimbingan ahli terapis berlisensi. Jika dokter mengizinkan, Anda pun dapat melakukan latihan ringan secara rutin sendiri dan sesuai dengan anjuran dokter.

Advertisement

asam uratartritisbursitisradang sendi lututcedera acl

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved