10 Gejala Maag yang Umum, Selain Sakit di Ulu Hati (Heartburn)


Maag atau disepsia adalah gejala penyakit yang memberikan sensasi nyeri atau panas di area lambung. Selain itu, maag juga bisa ditandai dengan rasa mual, muntah darah, dan demam.

(0)
26 Jun 2020|Azelia Trifiana
gejala dan ciri-ciri sakit maag umumNyeri di bagian atas kiri perut adalah gejala sakit maag yang umum
Sakit maag merupakan ciri-ciri masalah kesehatan yang sangat umum terjadi di masyarakat Indonesia. Banyak orang yang merasa gejala maag mereka gampang kambuh karena telat makan. Namun, istilah maag itu sendiri perlu lebih dulu diluruskan. Tidak ada istilah penyakit maag dalam kamus medis resmi. Maag bukanlah nama penyakit.Yuk, pelajari lebih jauh lagi tentang gejala sakit maag.

Kenapa muncul gejala sakit maag?

‘Maag’ adalah kata dari bahasa Belanda yang berarti ‘lambung’.Istilah maag kerap digunakan untuk menggambarkan beragam kumpulan gejala terkait gangguan pencernaan akibat iritasi lambung yang dialami orang-orang pengidap gastritis dan GERD.[[artikel-terkait]]Maag adalah peradangan dan iritasi di tukak lambung. Penyebabnya beragam dan sebagian besar terkait dengan gaya hidup.Contoh penyebab munculnya gejala maag adalah konsumsi alkohol, stres, merokok, minum kafein berlebihan, alergi makanan, dan gaya hidup tidak sehat lainnya.Penyebab paling umum adalah infeksi bakteri H pylori di tukak lambung.Meski demikian, beberapa tipe sakit maag terjadi ketika sistem kekebalan tubuh justru menyerang tukak lambung, seperti dalam autoimmune atrophic gastritis.

Apa ciri-ciri dan gejala sakit maag?

Terkadang sulit membedakan ciri-ciri sakit maag dengan gejala penyakit pencernaan lainnya.Gejala maag yang paling terasa adalah rasa nyeri di kiri atas perut dan bisa terasa hingga ke punggung.Masih ada banyak gejala maag lainnya, di antaranya:
  • mual dan muntah berwarna kehijauan atau kekuningan
  • muntah berdarah untuk maag akut
  • demam
  • merasa pusing hingga pingsan
  • detak jantung cepat
  • keringat berlebihan
  • napas tersengal-sengal
  • perut terasa panas di antara waktu makan atau di malam hari
  • hilang nafsu makan
  • cegukan
Namun pada beberapa orang,  ciri-ciri maag ringan tidak akan memberikan dampak apapun.Gejala sakit maag umumnya baru terasa ketika kondisinya sudah parah.

Bisakah gejala maag disembuhkan?

Pada banyak kasus sakit maag ringan, gejala bisa hilang dengan sendirinya. Namun jika tidak ditangani dengan tepat, bisa berlangsung selama bertahun-tahun.Selain itu, sakit perut tidak serta merta berarti sakit maag. Bisa saja ada masalah lain di pencernaan yang dianggap sebagai sakit maag.Untuk itu, penderitanya perlu memeriksakan diri untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.Dokter akan melakukan rangkaian tes untuk memastikan apakah ada peradangan atau infeksi bakteri H pylori. Barulah pengobatan bisa dilakukan.Semakin awal pengobatan diberikan, semakin kecil kemungkinan maag menjadi akut dan menjadi komplikasi penyakit lainnya.Hal yang tak kalah penting adalah untuk berdamai dengan rasa stres. Tak ada yang bisa memprediksi ketika ada kejadian pemicu stres.Selain itu, perbaiki gaya hidup dengan menghindari makanan pH rendah menghindari alkohol, dan makan sering dengan porsi kecil.
asam lambungmaagtukak lambungdispepsiagastritis
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait