7 Nutrisi untuk Mata Sehat yang Wajib Anda Ketahui


Mata merupakan indra pengelihatan yang wajib dijaga kesehatannya. Ada beberapa nutrisi yang bisa Anda konsumsi untuk menjaga kesehatananya yaitu, vitamin A, C, E, hingga asam lemak omega-3.

(0)
04 Apr 2021|Azelia Trifiana
Makanan yang baik untuk kesehatan mataMakanan yang baik untuk kesehatan mata
Merupakan salah satu indra paling penting bagi manusia, penting untuk tahu apa saja nutrisi untuk mata. Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin untuk mata, akan mengoptimalkan fungsi penglihatan hingga menjaga dari penyakit.Salah satunya adalah degenerasi makula, penurunan fungsi penglihatan seiring dengan bertambahnya usia. Jika sudah terbiasa menjalani gaya hidup seimbang, itu sudah satu langkah lebih dekat untuk memiliki mata sehat.

Kebutuhan nutrisi untuk mata

Risiko seseorang mengalami penyakit mata sangat bergantung pada faktor seperti genetik dan diet. Apabila genetik cenderung lebih sulit diutak-atik, tidak demikian halnya dengan pola makan.Berikut ini beberapa kebutuhan nutrisi untuk mata:

1. Vitamin A

Sejak kecil tentu Anda sudah familiar bahwa vitamin A merupakan vitamin untuk mata yang utama. Fungsinya untuk menjaga sel-sel pendeteksi cahaya di mata atau photoreceptors. Apabila seseorang mengalami defisiensi vitamin A, maka bisa mengalami rabun senja, mata kering, hingga kondisi yang lebih serius.Lebih jauh lagi, sumber vitamin A bisa diperoleh dari organ hati, kuning telur, dan juga produk olahan susu. Sementara buah dan sayur yang mengandung karoten tinggi seperti kale, bayam, dan wortel juga mengandung vitamin A cukup banyak.

2. Vitamin C

Konsentrasi vitamin C tertinggi pada beranda depan atau aqueous humour mata, cairan berlendir bening yang serupa plasma, dibandingkan dengan cairan tubuh lainnya.Level vitamin C ini sangat bergantung pada pola makan. Artinya, konsentrasinya bisa bertambah apabila mengonsumsi suplemen atau makanan tinggi vitamin C.Sumber vitamin C bisa ditemukan di banyak sayuran dan buah seperti buah-buahan citrus, jambu, kale, brokoli, hingga paprika. Jadi, bagi yang ingin mencari nutrisi untuk mata yang bersifat melindungi, vitamin C bisa jadi pilihan.

3. Vitamin E

Jenis antioksidan larut lemak ini melindungi asam lemak dari oksidasi yang berbahaya. Retina adalah bagian mata dengan konsentrasi asam lemak cukup tinggi. Jadi, penting memastikan asupan vitamin E tercukupi.Lebih jauh lagi, terdapat analisis yang menemukan bahwa mengonsumsi lebih dari 7 miligram vitamin E setiap harinya bisa menurunkan risiko katarak akibat penuaan hingga 6%.Sumber vitamin E bisa diperoleh dari almond, biji bunga matahari, dan biji rami.

4. Lutein dan zeaxanthin

Ini adalah jenis antioksidan karoten berwarna kuning yang terkonsentrasi di bagian tengah retina. Ini adalah lapisan sel-sel yang sensitif terhadap cahaya dan ada di belakang bola mata. Fungsi keduanya adalah sunblock alami agar mata terlindung dari blue light yang berbahaya.Sebuah studi observatif terhadap orang dewasa paruh baya yang mengonsumsi 6 miligram lutein dan/atau zeaxanthin setiap harinya terbukti mengurangi risiko mengalami degenerasi makula. Bahkan, risiko ini bisa berkurang hingga 43%.Meski demikian, hasil observasi semacam ini tidak seluruhnya konsisten. Ada juga yang terbukti hanya melindungi agar degenerasi makula tidak bertambah parah, bukan mencegahnya terjadi.Jenis makanan yang mengandung lutein dan zeaxanthin adalah bayam, kale, parsley, pistachio, dan kacang polong. Selain itu, bisa juga dari kuning telur, jagung, dan juga anggur.Dari semua daftar makanan itu, kandungan karoten terbaik ada dari kuning telur. Alasannya karena karoten bisa terserap sempurna ketika dikonsumsi bersamaan dengan lemak, dan itu ada di kuning telur. Untuk makanan lainnya, bisa juga menambah lemak lain dalam bentuk ghee, alpukat, atau minyak sehat.

5. Asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 rantai panjang berupa EPA dan DHA juga penting untuk mata sehat. Di retina, terdapat DHA dalam jumlah cukup tinggi yang menjaga fungsi penglihatan. Tak hanya itu, DHA juga krusial untuk perkembangan otak dan mata saat usia bayi.Lebih jauh lagi, sebuah studi terhadap orang yang mengalami mata kering terbukti merasakan manfaat dari suplemen EPA dan DHA. Mereka mengonsumsi setiap hari selama 3 bulan dan gejala mata kering berkurang signifikan.Meski demikian, asam lemak omega-3 bukanlah penananganan efektif untuk degenerasi makula. Nutrisi untuk mata ini lebih efektif mencegah penyakit retinopati diabetik yang rentan dialami penderita diabetes.

6. Asam gamma linolenat

Gamma-linolenic acid adalah asam lemak omega-6 yang memiliki khasiat anti-peradangan. Sumber paling tinggi terdapat pada primrose oil dan starflower oil.Ada klaim bahwa mengonsumsi primrose oil setiap hari dapat mengurangi gejala mata kering. Ini terjadi setelah penderita penyakit mata kering mengonsumsi primrose oil yang mengandung 300 miligram GLA. Gejala mereka membaik setelah melakukannya selama 6 bulan.

7. Zinc

Zinc merupakan nutrisi yang cukup banyak terdapat di mata. Salah satu perannya adalah membentuk pigmen visual di retina. Itulah mengapa, kekurangan zinc bisa menyebabkan rabun senja.Sementara pada orang berusia lanjut yang mengalami degenerasi makula, konsumsi suplemen zinc bisa mencegah kondisinya kian parah. Bahkan, ketajaman penglihatan bisa terjaga lebih lama. Sumber alami zinc bisa diperoleh dari daging, tiram, dan juga kacang-kacangan.

Catatan dari SehatQ

Apabila ingin mencari jenis nutrisi untuk mata, sebisa mungkin penuhi secara alami lewat makanan dan minuman. Boleh juga dengan konsumsi suplemen, namun perhatikan betul dosis dan interaksinya dengan obat lain.Tak kalah penting, padukan dengan kebiasaan dan gaya hidup sehat seperti aktif bergerak dan cukup tidur. Kebiasaan baik ini akan menguntungkan bukan hanya untuk kesehatan mata namun juga seluruh tubuh.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kesehatan mata, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan matapenyakit matapola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/8-nutrients-for-eyes        
Diakses pada 19 Maret 2021
Public Health Nutrition. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25591715/
Diakses pada 19 Maret 2021
Cornea. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21045648/
Diakses pada 19 Maret 2021
JAMA. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21045648/
Diakses pada 19 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait