Deretan Nutrisi Rambut Agar Tiap Helainya Kuat dan Sehat

Nutrisi rambut diperlukan agar bagian kepala ini senantiasa sehat dan kuat
Mengonsumsi makanan sehat dan penuh nutrisi juga berkaitan dengan rambut yang kuat dan indah

Agar rambut senantiasa sehat dan kuat, kita juga perlu ‘merawatnya’ dari dalam. Kuncinya adalah mengonsumsi berbagai jenis nutrisi rambut agar tiap helainya bersinar dan berkilau. Nutrisi untuk rambut tersebut tersebar di berbagai makanan, sehingga penting bagi kita untuk mengonsumsi makanan sehat yang bervariasi.

9 Nutrisi rambut yang bisa rutin dikonsumsi

Apa saja nutrisi untuk rambut yang bisa kita konsumsi? Ini dia daftarnya.

1. Vitamin A

Semua bagian sel tubuh, termasuk rambut, memerlukan vitamin A untuk tumbuh dan berkembang. Jaringan rambut pun sebenarnya menjadi salah satu jaringan yang cepat untuk tumbuh.

Selain itu, vitamin A juga membantu kelenjar kulit menghasilkan senyawa berminyak yang disebut sebum. Sebum juga terdapat pada kulit kepala dan membantu melembapkan bagian ini, sehingga rambut menjadi senantiasa sehat.

Anda bisa mengonsumsi makanan sehat yang menjadi sumber beta-karoten, zat yang nantinya diubah menjadi vitamin A oleh tubuh. Beberapa sumber beta-karoten, yaitu:

  • Wortel
  • Sayur Bayam
  • Sayur kale
Nutrisi rambut terkandung pada wortel
Wortel mengandung beta-karoten yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi telur, salmon, susu, dan yogurt, sebagai sumber makanan yang mengandung vitamin A.

Kekurangan vitamin A dapat memicu rambut rontok. Namun, ternyata, kelebihan vitamin ini juga menyebabkan efek negatif yang sama.

2. Vitamin B

Jenis vitamin B yang paling dikaitkan sebagai nutrisi rambut adalah biotin atau vitamin B7. Berbagai studi telah menemukan, defisiensi vitamin B7 dikaitkan dengan rambut rontok pada manusia, walau sebenarnya kasus defisiensi tersebut jarang terjadi.

Selain vitamin B7, beberapa vitamin B lain juga berperan dalam produksi sel darah merah. Sel darah merah penting untuk peredarah oksigen dan nutrisi, termasuk ke kulit kepala dan folikel rambut.

Vitamin B yang mengandung biotin ada dalam beberapa makanan, misalnya, kuning telur, kacang-kacangan, susu, alpukat, kentang, dan sayur brokoli.

3. Vitamin C

Vitamin C adalah salah satu molekul antioksidan. Antioksidan berperan dalam perlindungan sel tubuh dari radikal bebas. Radikal bebas pun juga merugikan untuk rambut, karena dapat menghambat pertumbuhan bagian kepala ini dan mempercepat penuaan rambut.

Tak hanya itu, vitamin C juga berperan dalam produksi kolagen, jaringan protein yang juga menjadi bagian dari struktur rambut. Alasan lain vitamin C menjadi nutrisi rambut adalah perannya untuk menyerap zat besi, mineral yang juga diperlukan dalam pertumbuhan rambut.

Vitamin C terkandung dalam berbagai buah dan sayuran, seperti jeruk, paprika, stroberi, dan jambu biji.

4. Vitamin D

Ternyata, kekurangan vitamin D dikaitkan dengan alopecia atau kebotakan. Para ahli pun menemukan bahwa vitamin D berperan dalam pembentukan folikel, bagian kulit tempat tumbuhnya rambut.

Cara termudah untuk memenuhi kebutuhan vitamin D adalah mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup. Sementara itu, vitamin ini juga bisa didapatkan dari ikan berlemak, minyak ikan cod, serta beberapa jenis jamur.

5. Vitamin E

Vitamin E seperti vitamin C, yang memiliki efek antioksidan untuk melawan radikal bebas. Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Tropical Life Sciences Research menemukan, partisipan yang mengonsumsi suplemen vitamin E mengalami peningkatan pertumbuhan rambut sekitar 34,5%.

Beberapa makanan yang bisa rutin dikonsumsi sebagai sumber vitamin E yaitu minyak bunga matahari, almond, sayur bayam, dan buah alpukat.

6. Zinc

Zinc atau mineral seng berperan penting dalam pertumbuhan dan perbaikan jaringan rambut. Mineral mikro ini juga membantu menjaga fungsi kelenjar minyak yang terdapat di sekitar folikel rambut.

Beberapa penelitian pun menemukan, rambut rontok merupakan gejala dari defisiensi zinc. Namun, beberapa laporan anekdotal pun mengaitkan kelebihan mineral ini menimbulkan efek yang sama.

Alih-alih suplemen, konsumsi makanan sehat sumber zinc lebih disarankan. Beberapa makanan tersebut yaitu tiram, daging, sayur bayam, dan biji labu.

7. Zat besi

Zat besi berperan dalam peredaran oksigen dan nutrisi oleh darah ke seluruh tubuh. Oleh sebab itu, mineral ini vital untuk fungsi berbagai sistem, termasuk pertumbuhan rambut. Kekurangan zat besi pun dapat menyebabkan anemia, yang juga memicu terjadinya rambut rontok.

Nutrisi rambut ada pada sayur bayam
Sayur bayam kaya dengan zat besi

Beberapa sumber zat besi yang mudah dicari yaitu kerang, telur, tiram, daging merah, dan sayur bayam.

8. Protein

Rambut tersusun atas protein. Dengan demikian, mengonsumsi protein dengan cukup sangat penting untuk menjaga pertumbuhan rambut. Studi pada hewan pun menemukan bahwa kekurangan protein dapat menurunkan pertumbuhan rambut bahkan rambut kerontok.

Tak sulit mencari protein. Sumber makanan dari protein yaitu:

  • Telur
  • Dada ayam
  • Susu
  • Sayur brokoli
  • Tuna
  • Ikan
  • Udang

9. Omega-3

Tak hanya vitamin dan mineral, lemak sehat omega-3 pun dikaitkan dengan kesehatan folikel rambut dan kelenjar sebasea. Omega-3 pun berpotensi untuk menjaga kesehatan kulit kepala.

Ada banyak makanan sehat sumber omega-3, seperti salmon, sarden, dan yogurt.

Catatan dari SehatQ

Mengonsumsi makanan sehat menjadi cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi rambut di atas. Apabila Anda tidak mampu mencukupi kebutuhan zat gizi tersebut, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengonsumsi suplemen.

Selalu ikuti arahan dokter terkait dosis konsumsi suplemen, karena asupan yang berlebihan pun bisa memicu berbagai masalah medis.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/20-delicious-high-protein-foods
Diakses pada 22 Januari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/best-vitamins-hair-growth
Diakses pada 22 Januari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-vitamin-a
Diakses pada 22 Januari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/omega-3-benefits-on-skin-and-hair
Diakses pada 22 Januari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24575202
Diakses pada 22 Januari 2020

Artikel Terkait