Walau Kecil, Ini Manfaat Chia Seed yang Sangat Besar untuk Tubuh

Chia seed adalah biji-bijian yang memiliki banyak manfaat, seperti menurunkan tekanan darah, mencegah osteoporosis dan mencegah penuaan
Ada beragam manfaat chia seed, seperti menurunkan tekanan darah dan mencegah penuaan kulit

Jika menyukai smoothie bowl, boleh jadi Anda familiar dengan chia seed atau biji chia. Biji-bijian ini makin populer sebagai makanan sehat dan menu untuk melakukan diet.

Memang ada segudang kandungan dan manfaat chia seed, sehingga dianggap sebagai salah satu makanan paling sehat. Manfaat chia seed tersebut, mulai dari mengurangi risiko penyakit seperti kondisi osteoporosis, hingga menurunkan tekanan darah.

Beragam manfaat chia seed untuk tubuh

Chia seed merupakan biji yang kecil dan berwarna kehitaman, yang diambil dari tanaman chia (Salvia hispanica). Walaupun kecil, nutrisi dan manfaat chia seed sangatlah besar. Chia seed kaya akan protein, serat, lemak (termasuk omega-3). Biji-bijian ini juga mengandung mineral, termasuk kalsium, magnesium, dan zat besi.

Dengan kandungan nutrisi tersebut, chia seed memiliki beberapa manfaat sebagai berikut.

  • Kaya dengan antioksidan untuk menangkal radikal bebas

Antioksidan dalam makanan, seperti yang ditawarkan chia seed, bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Anda mungkin telah mengetahui, antioksidan dapat menangkal radikal bebas yang berbahaya. Radikal bebas ikut memicu penuaan kulit, menyebabkan pertumbuhan sel kanker, bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Ada beberapa kandungan chia seed yang berperan sebagai antioksidan, yakni asam klorogenat, kuersetin, dan kaemferol. Berbagai antioksidan ini jugalah yang melindungi lemak sehat dalam chia seed, dari kerusakan.

  • Memiliki kadar kalsium yang tinggi untuk kesehatan tulang

Chia seed mengandung berbagai zat yang baik untuk kesehatan tulang, seperti kalsium, fosfor, magnesium, dan protein. Kandungan kalsium dalam 28 gram biji-bijian ini, bahkan memenuhi 18% dari rekomendasi asupan kalsium harian Anda.

Kadar kalsium dalam chia seed bahkan lebih tinggi daripada produk susu, sehingga chia seed dapat menjadi sumber kalsium bagi orang dengan alergi susu, tidak menyukai olahan susu, maupun memiliki intoleransi terhadap produk susu.

  • Berpotensi menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu pemicu utama penyakit jantung. Beberapa penelitian, seperti hasil sebuah riset yang dimuat dalam jurnal Diabetes Care menunjukkan, chia seed berpotensi menurunkan risiko terhadap kondisi berbahaya tersebut.

Penelitian lain tahun 2014 juga menyajikan temuan serupa. Penderita hipertensi yang mengonsumsi tepung chia seed, menunjukkan adanya penurunan tekanan darah.

  • Kaya dengan serat yang baik untuk pencernaan

Dalam 28 gram chia seed, terdapat 12 gram karbohidrat. Walau begitu, 11 gram dari karbohidrat tersebut tersusun dari serat, dan karbohidrat kompleks yang baik untuk tubuh. Dengan kadar serat yang tinggi tersebut, chia seed menjadi salah satu sumber serat terbaik.

Serat dalam chia seed dapat menyerap air dan berubah menjadi bentuk gel saat masuk ke tubuh, sehingga Anda menjadi lebih cepat kenyang. Selain itu, serat tersebut juga berpotensi untuk mengurangi risiko berbagai gangguan kesehatan, seperti penyakit diabetes dan kondisi sembelit.

  • Memiliki kandungan protein yang tinggi

Bagi Anda yang tidak mengonsumsi daging, chia seed dapat menjadi alternatif untuk mendapatkan asupan protein. Chia seed merupakan salah satu tumbuhan dengan protein yang tinggi, yakni 14% dari beratnya. Biji-bijian ini juga mengandung asam amino esensial, yang berperan penting untuk tubuh, seperti dalam pembentukan hormon dan memperbaiki jaringan tubuh.

Meski banyak manfaatnya, chia seed tidak boleh dikonsumsi berlebihan

Ada banyak cara, untuk mendapatkan manfaat chia seed. Cara paling mudah? Tentu dengan menambahkan biji-bijian ini langsung ke dalam air.

Selain itu, chia seed juga sering dijadikan topping untuk olahan makanan sehat, seperti smoothie buah dan oatmeal, atau ditaburkan di atas salad sayur atau buah. Biji-bijian ini juga bisa Anda tambahkan di berbagai resep makanan, seperti agar-agar, muffin, yogurt, bahkan sup.

Walau menyehatkan, Anda sebaiknya tidak berlebihan dalam mengonsumsi chia seed. Chia seed memang memiliki kandungan serat yang tinggi, bahkan menjadi salah satu sumber serat terbaik. Walau begitu, konsumsi serat secara berlebihan tidak baik untuk kesehatan, karena dapat memicu gangguan pencernaan. Misalnya, sakit perut, perut kembung, diare, dan penurunan berat badan.

Jika memiliki masalah peradangan pada usus, seperti penyakit Crohn, Anda juga sebaiknya memperhatikan asupan serat dan konsumsi chia seed.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-proven-health-benefits-of-chia-seeds
Diakses pada 24 Juli 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/chia-seeds-side-effects
Diakses pada 24 Juli 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods/chia-seeds
Diakses pada 24 Juli 2019


NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17686832
Diakses pada 24 Juli 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25403867
Diakses pada 24 Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed