Berat Badan Bayi Ideal dan Kenaikan Berat Badan yang Normal Setiap Bulannya


Kenaikan berat badan bayi ideal di tahun pertama adalah sekitar tiga kali berat badan ketika lahir,cystic fibrosis adalah salah satu yang menjadikan kenaikan berat badan bayi tidak optimal.

(0)
13 Sep 2019|Azelia Trifiana
Saat bayi berusia 12 bulan, berat badan bayi ideal sekitar tiga kali berat waktu lahirKenaikan berat badan bayi bisa menjadi indikator apakah tumbuh kembangnya optimal
Polemik tentang stunting tentu menciptakan kekhawatiran tersendiri bagi orangtua. Itu sebabnya seiring dengan pertumbuhan buah hati, kenaikan berat badan bayi menjadi indikator penting. Cara mudah mengetahui pertumbuhan bayi ideal atau tidak adalah ketika berat badannya mencapai tiga kali berat lahir pada 12 bulan pertama kelahiran.Meski demikian, hal ini tidak berlaku sama bagi seluruh anak. Dalam kurva National Growth Reference Chart baik yang dirilis WHO maupun yang baru dirilis khusus untuk Indonesia belum lama ini, kenaikan berat badan bayi tetap dianggap ideal selama berada di kurva yang sama.Semisal bayi lahir di bawah kurva normal, sangat wajar jika dia memiliki berat badan lebih rendah dibandingkan dengan bayi yang lahir di atas kurva normal. Hal ini berlaku pula untuk berat badan.

Berat badan bayi ideal di 12 bulan pertama

Periode 12 bulan pertama sejak kelahiran bisa menjadi indikator untuk memantau ideal tidaknya kenaikan berat badan si Kecil. Secara garis besar, saat menginjak usia 12 bulan maka berat badan bayi akan menjadi tiga kali lipat beratnya ketika lahir.Untuk memisahkannya secara periodik, bisa dikategorikan dalam tabel berat badan bayi seperti berikut:

14 hari

Dalam hari-hari awal sejak bayi baru lahir, sangat wajar jika bayi mengalami penurunan berat badan. Jangan panik, hal ini bisa terjadi baik bagi bayi yang menyusu langsung ataupun yang mengonsumsi susu formula. Hal ini terjadi karena bayi masih menyesuaikan antara jam bangun tidurnya dan saat menyusu.Biasanya penurunan berat badan ini sekitar 5-10% dari berat badannya saat lahir. Namun dalam beberapa minggu ke depan, berat badan bayi akan kembali seperti saat bayi baru lahir. 

1-3 bulan

Pada usia 1 bulan, bayi akan mengalami kenaikan berat badan sekitar 500 gram dari beratnya saat lahir. Di usia ini pula, bayi mulai menemukan pola menyusu dan tidur yang lebih teratur dibandingkan dengan sebelumnya. Menginjak usia bayi 3 bulan, rata-rata berat badan ideal bayi laki-laki adalah berkisar antara 5-7,9 kg sementara bayi perempuan berkisar antara 4,6-7,4 kg. Sedangkan tinggi badannya di usia 0-3 bulan akan mengalami penambahan sekitar 9,3 cm untuk bayi laki-laki dan 8,6 cm pada bayi perempuan.Di usia ini, bayi membutuhkan ASI kurang lebih 8 hingga 12 kali dalam sehari. Untuk mengoptimalkan berat badannya, Anda bisa memberikan asupan ASI saat menyusui setidaknya setiap 2 sampai 3 jam. 

4-6 bulan

Pertumbuhan bayi di 4-6 bulan pertama terbilang cukup pesat dan menunjukan perkembangan yang signifikan. Umumnya dalam 6 bulan pertama, kenaikan berat badan bayi berkisar antara 500 gram setiap bulannya. Rata-rata berat badan bayi perempuan adalah sekitar 7,3 kilogram dan bayi laki-laki sekitar 7,9 kilogram. Namun angka ini bukan patokan karena lagi-lagi bergantung pada berat badan saat lahir. Sedangkan tinggi badannya di usia 4-7 bulan akan mengalami penambahan 3,6 cm pada bayi laki-laki dan 3,5 cm pada bayi perempuan.Di usia 6 bulan, bayi akan mulai dikenalkan pada makanan padat pendamping ASI (MPASI). Anda bisa memberikan varian MPASI yang bernutrisi seperti memberikan sayur dan buah kepada si Kecil. Berikan makanan baru dengan varian yang berbeda setiap 3 hari sekali agar si Kecil tidak bosan dan napsu makannya meningkat. 

7-12 bulan

Dalam usia antara 7-12 bulan, pertumbuhan berat badan mulai melambat. Artinya, kenaikan berat badan yang bisa mencapai 500 gram pada 6 bulan pertama menjadi lebih rendah. Menginjak usia 12 bulan, berat bayi rata-rata sekitar 3 kali beratnya saat lahir. Tinggi badannya di usia ini juga penambahannya tidak terlalu signifikan yakni hanya berkisar 3,5 cm untuk bayi laki-laki dan 3,7 cm untuk bayi perempuan. Bayi di usia ini membutuhkan makanan padat setidaknya tiga kali sehari. Bayi juga sudah mulai aktif saat makan seperti berusaha menyantap makanannya sendiri atau minum dari sippy cup. Anda bisa membiyarkan ia mengonsumsi snack dengan tangannya sendiri untuk melatih sistem motorik dan menjaganya agar tak bosan. Berikan camilan yang ringan dan mudah dicerna. Berikan MPASI yang bernutrisi seperti buah dan sayur. Anda bisa membuat menu telur orak arik dengan ukuran gigitan kecil agar memudahkan si Kecil saat memakannya. Untuk buah, pisang dan apel dengan potongan kecil bisa jadi pilihan yang tepat. 

Kenaikan berat badan bayi tidak optimal

Kenaikan berat badan si Kecil umumnya berbeda sesuai usia mereka di 0-12 bulan pertama. Dikutip dari Kemenkes, berikut daftar penambahan bert bayi normal pada bayi laki-laki dan perempuan usia 0-12 bulan dengan interval 6 bulan:
  • 0-6 bulan bayi laki-laki bertambah hingga 3387 gram dan bayi perempuan bertambah hingga 3049 gram
  • 6-12 bulan bayi laki-laki akan bertambah hingga 909 gram dan bayi perempuan bertambah hingga 824 gram. 
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan berat badan pada bayi tidak optimal, seperti:
  • Kesulitan perlekatan bagi bayi yang menyusu langsung. Biasanya, sang ibu direkomendasikan untuk berkonsultasi ke konselor laktasi untuk mengatasinya.
  • Asupan nutrisi harian tidak terpenuhi
  • Memuntahkan kembali ASI atau susu formula yang telah dikonsumsi, bisa diperiksakan apa faktor yang memengaruhinya. Biasanya, berkaitan dengan pencernaan.
  • Penyakit bawaan lahir seperti cystic fibrosis
  • Kondisi medis lain

Cara menambah berat badan bayi 

Apabila berat ideal bayi menjadi salah satu hal yang mengkhawatirkan orangtua, segera konsultasikan tersebut pada dokter anak. Bersama dokter, Anda juga bisa membaca pergerakan kurva berat badan bayi sejak lahir hingga usia tertentu.Tak hanya itu, rumuskan pula asupan gizi yang ideal diberikan untuk anak setiap harinya. Salah satu cara untuk mengetahui apakah bayi mendapatkan nutrisi cukup adalah melihat frekuensi buang air kecil dan besarnya.Pastikan pula bahwa bayi tidak kerap memuntahkan kembali ASI atau susu formula yang telah dikonsumsinya. Meskipun jarang terjadi, frekuensi muntah yang cukup tinggi bisa menyebabkan bayi tidak mendapatkan nutrisi maksimal.Penting juga untuk mengingat bahwa masalah kenaikan berat ideal bayi tidak melulu ketika kurang memenuhi target. Di sisi lain, kelebihan berat badan juga perlu menjadi hal yang diperhatikan karena dikhawatirkan bisa menimbulkan konsekuensi pada kesehatan bayi.Tak perlu menambah pikiran dengan membandingkan berat badan anak Anda dengan orang lain. Selama bayi Anda tumbuh sehat dan sesuai dengan kurva pertumbuhan yang normal, maka tak ada yang perlu dikhawatirkan.Untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan selama 12 bulan pertamanya, pastikan Anda melakukan pemeriksaan secara rutin di posyandu atau puskesmas. Anda juga bisa konsultasikan tumbuh kembang dan kondisi kesehatan bayi dengan dokter anak. 
tumbuh kembang bayibayimerawat bayiberat badan bayi
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/average-baby-weight#takeaway
Diakses 4 September 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/expert-answers/infant-growth/faq-20058037
Diakses 4 September 2019
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/first-year-infant-growth-431721
Diakses 4 September 2019
Kemenkes. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__2_Th_2020_ttg_Standar_Antropometri_Anak.pdf Diakses pada 19 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
0

Artikel Terkait