logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Berat Badan Ideal dan Kenaikan Berat Badan Bayi yang Normal Setiap Bulannya

open-summary

Kenaikan berat badan bayi yang normal di tahun pertama adalah sekitar tiga kali berat badan ketika lahir. Salah satu perkembangan bayi ini dapat terlihat dari grafik berat badan yang akan dipantau oleh dokter anak.


close-summary

3.27

(15)

13 Sep 2019

| Atifa Adlina

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

kenaikan berat badan bayi normal

Kenaikan berat badan bayi bisa menjadi indikator apakah tumbuh kembangnya optimal

Table of Content

  • Berat badan bayi ideal pada 12 bulan pertama
  • Kenaikan berat badan bayi normal
  • Cara menambah berat badan bayi baru lahir
  • Catatan dari SehatQ

Kenaikan berat badan bayi yang normal adalah salah satu indikator penting dalam perkembangan bayi. Apalagi, polemik tentang stunting tentu menciptakan kekhawatiran tersendiri bagi orangtua.

Advertisement

Untuk itu, Anda perlu mengetahui rata-rata penambahan berat badannya dari bulan ke bulan. Simak penjelasan lengkapnya adalam artikel ini.

Berat badan bayi ideal pada 12 bulan pertama

Adanya grafik berat badan dapat membantu orangtua dan juga dokter dalam mengetahui persentase pertambahan berat badan bayi.

Untuk itu, perkembangan bayi baru lahir pun terlihat apakah sesuai dengan grafik atau tidak.

The Center for Disease Control and Pervention merekomendasikan untuk menggunakan grafik atau tabel kenaikan berat badan bayi yang berasal dari WHO hingga usia si kecil mencapai 2 tahun.

Secara garis besar, berat badan bayi usia 12 bulan akan menjadi tiga kali lipat dari beratnya ketika lahir. Berikut adalah tabel yang mengkategorikan berat badan ideal bayi sesuai dengan usianya, seperti:

Usia 14 hari

Pada masa awal bayi baru lahir, ada beberapa hal yang memengaruhi berat badan ideal bayi, sehingga membuatnya mengalami penurunan berat badan.

Jangan panik, hal ini terjadi karena bayi masih menyesuaikan antara waktu tidur, bangun, dan waktu menyusu. Biasanya, penurunan berat badan ini sekitar 5-10% dari berat badannya saat lahir. Namun, dalam beberapa minggu ke depan, berat badannya akan kembali seperti saat lahir. 

Usia 1-3 bulan

Pada usia 1 bulan, idealnya bayi akan mengalami kenaikan berat badan normal sekitar 500 gram dari beratnya saat lahir. Di usia ini pula, bayi mulai menemukan pola menyusu dan tidur yang lebih teratur. 

Rata-rata berat badan ideal bayi usia 3 bulan berkisar antara 5-7,9 kg untuk bayi laki-laki. Sementara bayi perempuan, berkisar antara 4,6-7,4 kg.

Pada usia ini, bayi membutuhkan ASI kurang lebih 8 hingga 12 kali dalam sehari, untuk mengoptimalkan penambahan berat badannya setiap bulan,

Usia 4-6 bulan

Pertumbuhan dan perkembangan bayi di usia 4-6 bulan terbilang cukup pesat dan signifikan. Rata-rata berat badan bayi perempuan adalah sekitar 7,3 kg dan bayi laki-laki sekitar 7,9 kg.

Namun, angka ini bukan patokan, karena tergantung pada berat badan saat lahir.

Pada usia 6 bulan, bayi akan mulai mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI). Orangtua perlu memberikan makanan kaya gizi dan nutrisi, sehingga berat badannya normal sesuai dengan grafik.

Usia 7-12 bulan

Pada usia antara 7-12 bulan, pertumbuhan berat badan mulai melambat. Artinya, kenaikan berat badan yang bisa mencapai 500 gram pada 6 bulan pertama menjadi lebih rendah.

Pada usia 12 bulan, kenaikan berat badan bayi yang normal adalah sekitar tiga kali beratnya saat lahir. Penambahan tinggi badannya juga tidak terlalu signifikan, yaitu berkisar 3,5 cm untuk bayi laki-laki dan 3,7 cm untuk bayi perempuan. 

Bayi di usia ini membutuhkan makanan padat setidaknya tiga kali sehari. Bayi juga sudah mulai aktif saat makan, seperti berusaha menyantap makanannya sendiri atau minum dari sippy cup.

Baca Juga

  • Penyebab Suara Bayi Serak dan Cara Mengatasinya
  • Cara Mengukur Status Gizi Bayi yang Wajib Orangtua Pahami
  • Ibu Demam Bolehkah Menyusui?

Kenaikan berat badan bayi normal

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kenaikan berat badan bayi normal terjadi ketika pertambahan beratnya mencapai tiga kali berat lahirnya dalam 1 tahun usianya.

Selain itu, panjang badan naik sekitar 50% dari panjang saat lahir dan lingkar kepala bayi naik sekitar 10 cm hingga usianya mencapai satu tahun.

Untuk memantau kenaikan berat badan anak tiap bulan, IDAI merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan rutin setiap bulan sampai usia dua tahun.

Sesuai data Kementerian Kesehatan, berikut adalah penambahan berat badan normal pada bayi laki-laki dan perempuan usia 0-12 bulan dengan interval 6 bulan:

  • Usia 0-6 bulan: Berat badan bayi laki-laki bertambah hingga 3387 gram dan bayi perempuan bertambah hingga 3049 gram
  • Usia 6-12 bulan: Berat badan bayi laki-laki akan bertambah hingga 909 gram dan bayi perempuan bertambah hingga 824 gram. 

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan berat badan bayi setiap bulannya tidak optimal, seperti:

  • Kesulitan perlekatan bagi bayi yang menyusu langsung.
  • Asupan nutrisi harian tidak terpenuhi.
  • Memuntahkan kembali ASI atau susu formula karena adanya gangguan pencernaan.
  • Penyakit bawaan lahir seperti cystic fibrosis.
  • Kondisi medis lainnya.

Cara menambah berat badan bayi baru lahir

Sebagian bayi mungkin saja mengalami kesulitan makan, sehingga kenaikan berat badan tidak cukup signifikan sesuai dengan grafik pertumbuhan.

Jika Anda merasa berat badan bayi tidak bertambah, langkah pertama yang perlu orangtua lakukan adalah berkonsultasi dengan dokter anak atau mungkin konsulta laktasi.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan agar berat badan bayi bisa mengalami kenaikan secara normal setiap bulannya, seperti:

1. Latihan menyusui

Tak jarang, ibu merasa kesulitan dalam menyusui bayi, sehingga menyebabkan si kecil tidak mendapatkan asupan ASI yang cukup. Ini bisa mengakibatkan berat badannya tidak bertambah.

Konsultasikan dengan dokter atau konsultan laktasi, untuk mengetahui bagaimana cara menyusui bayi yang tepat. Ibu tidak perlu khawatir dengan produksi ASI, karena semakin sering bayi menyusu, produksinya pun bisa meningkat.

2. Mengganti susu formula

Umumnya, kenaikan berat badan bayi yang mengonsumsi susu formula lebih cepat daripada bayi yang mengonsumsi ASI. Maka dari itu, jika terjadi penurunan berat badan, mungkin ada sesuatu yang salah.

Pastikan Anda membuat susu formula sesuai dengan petunjuk pada kemasan. Keseimbangan air dan bubuk susu yang tepat tergolong penting untuk menghindari kurangnya kalori yang masuk.

Apabila penurunan berat badan disertai dengan alergi atau kondisi lainnya, coba untuk mengganti merek susu dan berkonsultasi dengan dokter.

3. Penuhi nutrisi dan gizi bayi

Pada fase pemberian MPASI, bisa saja kenaikan berat badan bayi tidak sesuai dengan target normal.

Setelah mengenal bahan makanan tunggal dan sudah bisa memasukkan lebih banyak rasa, coba tambahkan kalori dan lemak tambahan, yaitu:

  • Menambahkan lemak sehat, seperti minyak zaitun atau alpukat.
  • Pilih daging yang tinggi kalori.
  • Menambahkan keju pada menu makanan.
  • Perkenalkan buah yang juga mempunyai kandungan kalori tinggi.

Catatan dari SehatQ

Penting untuk mengingat bahwa berat badan yang belum memenuhi target, bukan menjadi masalah utama. Di sisi lain, kelebihan berat badan juga perlu diperhatikan karena bisa menjadi penyebab kondisi kesehatan lainnya.

Selain itu, orangtua tak perlu menambah pikiran dengan membandingkan berat badan anak Anda dengan orang lain. Apalagi, selama bayi tumbuh sehat serta sesuai grafik pertumbuhan.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai kenaikan berat badan bayi yang normal dan ideal, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

tumbuh kembang bayibayimerawat bayiberat badan bayibayi & menyusuiperkembangan bayi

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved