Masa Nifas Lebih dari 40 Hari, Normal atau Tidak?


Nifas lebih dari 40 hari ternyata bisa terjadi pada sebagian wanita. Sebab lamanya masa nifas dapat bervariasi antara wanita. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu harus terjadi perubahan pada darah.

0,0
22 Oct 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Masa nifas lebih dari 40 hari terjadi pada sebagian wanitaWanita mengalami masa nifas setelah melahirkan
Ibu akan mengalami masa nifas setelah melahirkan. Nifas merupakan cara tubuh membuang darah dan jaringan ekstra di rahim yang telah membantu janin tumbuh dan berkembang. Pada hari-hari awal masa nifas, biasanya terjadi perdarahan yang cukup banyak. Apakah masa nifas lebih dari 40 hari berbahaya?Umumnya, nifas atau lokia akan mulai berkurang hingga hilang dengan sendirinya. Kondisi ini umumnya berlangsung sampai enam minggu setelah melahirkan. Akan tetapi, sebagian wanita dapat mengalami masa nifas lebih dari 40 hari. 

Masa nifas lebih dari 40 hari termasuk normal atau tidak?

Mungkin Anda akan khawatir dan bertanya-tanya mengapa setelah 40 hari melahirkan masih keluar darah? Masa nifas adalah masa alat-alat kandungan seorang ibu setelah melahirkan kembali seperti sebelum hamil. Proses ini umumnya berlangsung 6-12 minggu, bahkan bisa terjadi hingga 40 hari setelah proses persalinan.Meski umumnya berlangsung selama 24-36 hari, nifas lebih dari 40 hari setelah operasi caesar atau normal juga bisa terjadi. Sebab, jumlah dan lamanya perdarahan dapat bervariasi pada setiap wanita. Penyebab nifas lebih dari 40 hari bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kelelahan, stres setelah melahirkan, gangguan hormon, atau efek alat kontrasepsi.
Nifas umumnya berlangsung sampai 6 minggu
Waktu masa nifas tidaklah mutlak sehingga Anda tidak perlu mengkhawatirkannya secara berlebihan. Akan tetapi, darah nifas yang normal harus mengalami tiga tahap perubahan seiring waktu:

1. Berwarna merah terang

Di hari-hari awal setelah persalinan, darah nifas berwarna merah terang seperti halnya darah masa haid atau menstruasi. Anda juga mungkin melihat adanya gumpalan selama beberapa hari pertama setelah melahirkan. Terkadang, Anda pun mungkin merasakan semburan darah saat berdiri. Semua itu merupakan hal yang normal karena bentuk vagina yang mirip dengan cangkir. Jika Anda duduk atau berbaring maka darah terkumpul di area tersebut, sedangkan saat Anda berdiri akan keluar dengan deras.

2. Berwarna cokelat tua atau merah muda

Seiring berjalannya waktu, aliran darah biasanya akan mulai berkurang dan gumpalan pun menjadi lebih kecil. Anda hanya mengalami pendarahan ringan atau flek berwarna cokelat tua atau merah muda.

3. Berwarna putih atau krem kekuningan

Selanjutnya, menjelang akhir masa nifas, cairan yang keluar dari vagina mungkin berwarna putih atau krem kekuningan. Alirannya pun akan jauh lebih ringan dari sebelumnya. Kondisi ini bisa terjadi secara tak menentu selama beberapa minggu.Gunakan pembalut yang nyaman dikenakan selama masa nifas. Menyusui, berolahraga, dan mengejan saat buang air kecil atau besar dapat meningkatkan aliran darah nifas untuk sementara. Anda juga tetap perlu waspada jika nifas dirasa abnormal. 

Tanda nifas abnormal

Darah saat masa nifas lebih dari 40 hari juga bisa menjadi tanda bahaya nifas akibat penyakit tertentu. Perdarahan yang berat dan nyeri yang tidak kunjung reda setelah beberapa hari dapat mengindikasikan masalah yang memerlukan penanganan. Oleh sebab itu, segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

1. Kram perut hebat

Kram bisa terjadi karena rahim berkontraksi ke ukuran semula. Namun, jika kram parah berlangsung selama beberapa hari setelah melahirkan, sebaiknya hubungi dokter dengan segera.

2. Perdarahan hebat

Perdarahan hebat saat nifas perlu diwaspadai
terjadi ketika Anda kehilangan lebih dari 1 liter darah dalam 24 jam pertama setelah melahirkan. Segera beri tahu dokter jika Anda mengalami perdarahan hebat sehingga harus mengganti pembalut lebih dari sekali dalam satu jam. Kondisi ini bisa mengindikasikan adanya masalah.Selain itu, Dikutip dari Mayo Clinic, Anda juga harus mendapat perawatan medis apabila perdarahan berat disertai dengan demam atau meriang, nyeri di perut, pusing, lemas, detak jantung tidak teratur, dan adanya sejumlah gumpalan yang besar.

3. Infeksi

Nifas yang berbau busuk dapat menandakan adanya infeksi. Masalah ini tidak boleh diabaikan karena bisa menyebabkan endometritis atau peradangan pada lapisan rahim. Anda lebih mungkin mengalami infeksi setelah melahirkan apabila mengalami persalinan yang lama, operasi caesar, keluarnya mekonium selama persalinan, dan perdarahan postpartum.

4. Atonia uterus

Atonia uterus adalah rahim yang tidak berkontraksi setelah melahirkan. Kondisi ini kemungkinan disebabkan oleh sebagian plasenta yang tertinggal di dalam rahim atau masalah anatomi maupun otot rahim. Atonia uterus dapat menyebabkan perdarahan hebat dan menjadi masalah yang serius.Selama masa nifas, beristirahatlah dengan cukup, mengonsumsi makanan bernutrisi, dan jaga kebersihan dengan baik. Nifas biasanya akan berhenti dengan sendirinya seiring waktu. Untuk berdiskusi lebih lanjut kondisi masih keluar flek setelah 40 hari melahirkan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kehidupan pasca melahirkanpendarahan pasca melahirkanlokia
Web MD. https://www.webmd.com/women/vaginal-bleeding-after-birth-when-to-call-doctor#1
Diakses pada 12 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/is-postpartum-bleeding-normal#calling-the-doctor
Diakses pada 12 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/postpartum-bleeding#summary
Diakses pada 12 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/labor-and-delivery/in-depth/postpartum-care/art-20047233 Diakses pada 22 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait