Mengonsumsi durian saat hamil diperbolehkan asal dapat memantau kadar gula dalam darah pada ibu hamil
Sebenarnya boleh saja jika ibu hamil makan durian, asalkan dibatasi jumlahnya

Kehamilan hampir selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Sang ibu tentu rela melakukan hal yang tak biasa demi menjaga kehamilan selama 9 bulan, termasuk dengan menyanggupi pantangan yang cukup populer: ibu hamil makan durian.

Namun, benarkah durian tidak baik dikonsumsi ibu hamil? Jika memang tidak aman, apa alasannya? Atau masih bisa dikonsumsi selama dalam batasan aman?

Pertanyaan-pertanyaan itu akan terjawab dalam artikel SehatQ kali ini. Simak terus ya!

[[artikel-terkait]]

Kenali kandungan durian

Ketika Anda dinyatakan hamil, sebaiknya tidak langsung merasa harus terpisah dari durian hingga 36 pekan ke depan. Sebenarnya, ibu hamil boleh saja makan durian, asalkan tetap dalam batas yang aman.

Sebelum bicara soal boleh dan tidak boleh, mari kita elaborasi apa yang ada dalam durian.

Kandungan nutrisi buah durian begitu melimpah seperti zat besi, folat, kalsium, fiber, zinc, karoten, magnesium, potasium, thiamin, gula, vitamin A, C, serta E.

Meski demikian, tak sedikit orang yang melabeli durian dengan sebutan ‘penyakit’ karena ada kandungannya yang kurang ramah bagi tubuh.

Dalam 1 kilogram durian saja, terdapat 1,350 kalori, hampir 70% dari kebutuhan kalori harian tubuh orang dewasa!

Belum lagi kandungan lemaknya. Dalam setiap irisannya, durian mengandung 13 gram lemak.

The American Journal of Clinical Nutrition pada Oktober 1994 lalu menyebut bahwa makanan atau buah tinggi lemak justru tidak memenuhi nutrisi dibandingkan dengan makanan tinggi karbohidrat.

Itulah mengapa durian bukan buah yang cocok dikonsumsi orang yang sedang diet. Di sisi lain, kandungan protein durian sangat rendah, hanya sekitar 3,5 gram di tiap irisannya. Hanya 4% dari seluruh kandungan durian!

Ibu hamil makan durian, sah-sah saja

Sejatinya, tidak ada pantangan bagi ibu hamil makan durian. Tapi, tetap ingat rumus utamanya: jangan berlebihan. Semua yang berlebihan tidaklah baik. Jika ibu hamil makan durian secukupnya, dia bisa mendapat manfaat bagi tubuh.

Sebut saja kandungannya yang bersifat antioksidan, antibakteri, dan antijamur yang bermanfaat bagi kehamilan.

Meski demikian, yang menjadi concern adalah durian ini merupakan buah dengan kadar glikemik sangat tinggi. Ibu hamil yang memiliki diabetes gestasional – diabetes yang terjadi saat hamil – sebaiknya menghindari durian karena kandungan gulanya yang tinggi.

Memang diabetes gestasional ini akan mereda dengan sendirinya setelah melahirkan, namun periode mengandung selama 9 bulan tentu harus tetap dijaga. Jika gula darah berlebihan, bukan tidak mungkin bisa terserap bayi melalui plasenta dan menimbulkan komplikasi pada bayi.

Ketika bayi terpapar gula darah lewat plasenta, ia akan tumbuh besar, lebih besar dari seharusnya dan menyulitkan proses persalinan.

Selain itu, ada ancaman masalah kesehatan jika bayi lahir nanti, seperti rendah gula darah (hipoglikemia) hingga penyakit kuning (jaundice saat bayi baru lahir, biasanya karena lahir prematur).

Artinya, boleh tidaknya ibu hamil makan durian sangat erat kaitannya dengan kondisi tiap individu.   

Mitos ibu hamil makan durian

Tentu saja, selain pertimbangan kandungan durian yang tinggi gula dan lemak, ada banyak mitos yang berkaitan dengan ibu hamil makan durian.

Ada yang menyebut bahwa makan durian akan membuat janin terasa panas. Tentu saja, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan mitos ini benar adanya.

Mitos-mitos lain biasanya terkait dengan tekanan darah tinggi hingga ruam popok pada bayi baru lahir apabila ibunya makan durian semasa mengandung. Lagi-lagi, tidak ada alasan ilmiah yang bisa membenarkan hal ini.

Hal yang harus diwaspadai adalah apabila sang ibu hamil menderita diabetes gestasional atau memiliki riwayat penyakit diabetes. Bagi mereka, mengontrol kandungan gula dalam tubuh harus dilakukan dengan lebih hati-hati.

Hal yang terpenting adalah bijak dalam mengonsumsinya. Bagi setiap ibu hamil, batasan makan durian tentu berbeda bergantung pada kondisi mereka masing-masing.

Satu hal yang penting: Ibu hamil, jangan berlebihan dalam mengonsumsi buah dengan indeks glikemik tinggi.

Health Hub. https://www.healthhub.sg/live-healthy/928/pregnancy-nutrition-during-pregnancy-eating-right-for-two
Diakses pada 24 Mei 2019

Baby Center. https://www.babycenter.com.my/x1022992/is-it-safe-to-eat-durian-in-pregnancy
Diakses pada 24 Mei 2019

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/475978-durian-fruit-weight-loss/
Diakses pada 24 Mei 2019

Baby Center. https://www.babycenter.com.my/a2058/gestational-diabetes
Diakses pada 24 Mei 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed