Natrium Terlalu Tinggi Bisa Picu Hipernatremia, Kenali Gejalanya

(0)
25 Aug 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Gejala hipernatremia adalah kelelahan ekstrem dan menimbulkan kebingunganPenderita hipernatremia biasanya akan merasakan letargi, yaitu kelelahan ekstrem yang dapat memicu kebingungan
Natrium merupakan mineral yang berperan penting untuk tubuh. Namun, seperti banyak nutrisi lain, kelebihan natrium pun dapat memicu masalah bagi tubuh. Kondisi tingginya natrium di aliran darah disebut dengan hipernatremia. Apa penyebab dan gejala hipernatremia?

Hipernatremia dan penyebabnya

Hipernatremia adalah kondisi tingginya natrium atau sodium di dalam darah. Pada kondisi ini, terjadi ketidakseimbangan antara cairan dengan natrium; tubuh mengandung terlalu sedikit air namun kadar natrium terlalu tinggi. Ketidakseimbangani ini terjadi apabila air yang keluar terlalu banyak - jika natrium yang masuk terlalu tinggi (jarang terjadi). Hipernatremia terjadi jika konsentrasi natrium dalam serum lebih dari 145 mEq/L.Natrium sebenarnya menjadi nutrisi yang penting untuk tubuh. Natrium menjadi salah satu mineral elektrolit, mineral yang bermuatan listrik dan memainkan sejumlah fungsi penting untuk kesehatan. Namun jika kadarnya berlebihan, natrium pun dapat memicu masalah bagi tubuh.Sebagian besar kasus hipernatremia cenderung ringan dan tidak menimbulkan masalah yang serius. Namun, pasien tetap harus melakukan penanganan untuk mengoreksi kadar natrium.Hipernatremia sendiri menjadi kasus yang berlawanan dengan hiponatremia. Pada kasus hiponatremia, kadar natrium di tubuh penderitanya menjadi rendah yaitu jika konsentrasi dalam serum kurang dari 135 mEq/L. Salah satu faktor risiko hiponatremia yakni terlalu banyak minum air sehingga natrium di tubuh menjadi larut.

Gejala hipernatremia yang akan dialami penderitanya

Gejala utama hipernatremia adalah rasa haus berlebih. Penderitanya juga akan mengalami kondisi yang disebut letargi, yakni kelelahan ekstrem, kurangnya energi, dan dapat menimbulkan kebingungan.Pada kasus yang parah, hipernatremia dapat memicu kedutan pada otot. Gejala ini terjadi karena natrium berperan dalam fungsi otot dan saraf. Peningkatan natrium yang parah juga berisiko memicu kejang dan koma.Kasus hipernatremia yang parah cenderung jarang terjadi. Jenis hipernatremia ini biasanya terjadi jika peningkatan natrium amat besar dan terjadi dengan cepat di plasma darah. Hipernatremia dapat terjadi dengan cepat, yakni dalam 24 jam. Beberapa kasus hipernatremia juga bisa terjadi dengan lebih lambat, yakni dalam rentang 24-48 jam.

Faktor risiko terjadinya hipernatremia

Orang yang lanjut usia berisiko mengalami hipernatremia. Pasalnya, seiring pertambahan usia, tubuh cenderung mengalami penurunan kemampuan untuk merasakan haus. Lansia juga lebih rentan untuk menderita penyakit yang mengganggu keseimbangan natrium dan air.Selain faktor usia, kondisi berikut ini juga dapat menjadi faktor risiko hipernatremia:
  • Dehidrasi
  • Diare yang parah dan berair
  • Muntah
  • Demam
  • Demensia
  • Delirium, yakni gangguan mental serius yang memicu kebingungan dan penurunan kesadaran
  • Konsumsi obat tertentu
  • Diabetes yang tidak terkontrol
  • Adanya area luka bakar yang besar di kulit
  • Penyakit ginjal
  • Diabetes insipidus

Penanganan hipernatremia

Penanganan hipernatremia didasarkan dengan mengoreksi keseimbangan cairan dan natrium di dalam tubuh. Pada hipernatremia yang terjadi dengan cepat, penanganannya juga akan cenderung agresif dibandingkan hipernatremia yang terjadi lambat.Untuk kasus hipernatremia ringan, dokter biasanya menyarankan agar Anda meningkatkan asupan cairan. Namun, pada kasus yang parah, pemberian cairan akan dilakukan secara intravena. Dokter akan terus memantau sampai kadar natrium pasien bisa seimbang, sembari juga menyesuaikan dosis cairan.

Komplikasi hipernatremia, adakah?

Walau kasus yang parah cenderung jarang terjadi, hipernatremia yang tidak ditangani dapat menimbulkan komplikasi bagi penderitanya.Salah satu komplikasi tersebut yakni perdarahan otak. Komplikasi ini dapat terjadi karena pembuluh vena yang pecah di otak. Hipernatremia yang tidak ditangani memiliki persentase kematian 15-20%.

Catatan dari SehatQ

Hipernatremia adalah kondisi tingginya natrium di dalam darah. Sebagian besar hipernatremia cenderung ringan dan bisa dengan cepat diatasi.Hipernatremia dapat ditangani dengan pemberian cairan, baik diminum maupun secara intravena.
kekurangan natriumhiponatremiakekurangan cairankelelahan
Healthline. https://www.healthline.com/health/hypernatremia
Diakses pada 11 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/hypernatremia
Diakses pada 11 Agustus 2020
Merck Manuals. https://www.merckmanuals.com/home/hormonal-and-metabolic-disorders/electrolyte-balance/hypernatremia-high-level-of-sodium-in-the-blood
Diakses pada 11 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait