Natrium Diklofenak Bisa Obati Sakit Gigi, Ini Cara Pakainya


Natrium diklofenak ampuh untuk mengobati sakit gigi. Obat ini masuk ke dalam golongan NSAID. Selain bisa meredakan nyeri, kondisi lain seperti bengkak maupun gejala peradangan lainnya juga dapat teratasi.

(0)
03 Dec 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Natrium diklofenak adalah obat untuk mengatasi sakit gigi maupun nyeri lainnya di tubuhNatrium diklofenak mampu mengatasi sakit gigi dan bengkak di gusi
Natrium diklofenak adalah obat golongan antiinflamasi non-steroid (OAINS) yang biasa digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang, serta pembengkakan dan radang. Obat ini bisa mengobati sakit gigi, begitu juga penyakit lain seperti nyeri sendi, dan migraine.

Natrium diklofenak untuk sakit gigi

Natrium diklofenak bisa untuk obati sakit gigi
Natrium diklofenak ampuh redakan sakit gigi
Rasa sakit yang muncul di gigi, bisa disebabkan oleh banyak hal mulai dari gigi berlubang, gusi bengkak, radang gusi, hingga cedera seperti gigi yang patah akibat benturan. Hal ini membuat prosedur perawatannya pun bisa berbeda-beda.Namun sebagai langkah pertama dalam mengurangi rasa nyeri dan tidak nyaman yang sangat mengganggu, Anda bisa mengonsumsi obat seperti natrium diklofenak untuk sakit gigi.Sering juga disebut sebagai sodium diklofenak, obat ini akan membantu meredakan nyeri sekaligus meredakan gejala peradangan seperti bengkak.

• Dosis dan cara pakai natrium diklofenak untuk sakit gigi

Untuk mengatasi sakit gigi, Anda bisa mengonsumsi natrium diklofenak 2-3 kali sehari. Dosis maksimal setiap mengonsumsinya adalah 50 mg. Biasanya, obat ini tersedia dalam dosis 25-50 mg di apotek.Total dosis maksimal untuk konsumsi per harinya adalah 75-150 mg untuk orang dewasa. Untuk anak-anak, dosisnya berbeda karena tergantung dari berat badannya.Obat ini sebaiknya diminum setelah makan dan pastikan Anda tidak mengonsumsi lebih dari dosis yang dianjurkan untuk mengurangi risiko terjadinya efek samping.

• Perhatikan hal ini sebelum mengonsumsi natrium diklofenak

Meski dijual bebas, tidak semua orang bisa mengonsumsi natrium diklofenak. Jika Anda mengalami salah satu dari kondisi-kondisi di bawah ini, sebaiknya hindari natrium diklofenak.
  • Hamil atau sedang menyusui
  • Asma
  • Riwayat alergi natrium diklofenak atau obat golongan AINS lainnya
  • Tukak lambung atau duodenum, penyakit Chron, atau kolitis ulseratif
  • Penyakit jantung
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi
  • Gangguan pembekuan darah
  • Penyakit hati
  • Sedang mengonsumsi obat-obatan lain
Apabila dokter meresepkan natrium diklofenak, maka sampaikan mengenai kondisi yang sedang Anda dialami. Dokter akan melakukan penyesuaian dengan mengubah resep atau memodifikasi dosis yang aman untuk Anda.Perlu diketahui bahwa natrium diklofenak adalah nama dari bahan aktif obat tersebut. Pada obat generik, nama ini biasanya akan digunakan dan tertera jelas di bagian depan kemasan. Namun pada obat merek, Anda perlu membacanya di bagian bahan baku.Saat ini, natrium diklofenak dijual dalam berbagai merek dagang, seperti Cataflam, Kaflam, Voltaren, Dikloflam, Eflagen, dan Neurofenac.Baca Juga: 

Obat sakit gigi lainnya

Ibuprofen dan paracetamol bisa bantu redakan sakit gigi
Paracetamol dan ibuprofen bisa redakan sakit gigi
Selain natrium diklofenak, masih terdapat beberapa obat lain yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa nyeri di rongga mulut, seperti paracetamol, ibuprofen, dan asam mefenamat.

1. Paracetamol

Paracetamol adalah salah satu obat yang bisa digunakan untuk meredakan rasa sakit di tubuh, termasuk sakit gigi. Obat ini tidak masuk ke dalam golongan AINS, sehingga untuk Anda yang alergi natrium diklofenak, paracetamol bisa dijadikan alternatif.Namun tak seperti obat golongan AINS yang bisa sekaligus meredakan peradangan, paracetamol hanya bisa meringankan nyeri.Kalau sakit gigi yang Anda rasakan juga disertai dengan bengkak atau radang di gusi, paracetamol kurang efektif untuk digunakan.Paracetamol dinilai lebih aman dikonsumsi bagi ibu hamil dan menyusui. Meski begitu, Anda tetap perlu persetujuan dokter sebelum mengonsumsinya apabila sedang berada dalam kedua fase tersebut.

2. Ibuprofen dan asam mefenamat

Ibuprofen masuk ke dalam kelompok yang sama dengan natrium diklofenak. Obat ini umum digunakan sebagai solusi nyeri, mulai dari sakit gigi, sakit kepala, hingga nyeri sendi. Selain ibuprofen, obat lain dengan cara kerja serupa adalah asam mefenamat.Obat sakit gigi hanya bisa mengurangi gejala untuk sementara waktu. Jika sumber sakit tidak segera mendapat perawatan dari dokter gigi, maka kekambuhan bisa dipastikan akan terjadi.Jadi, jika gigi berlubang apalagi sampai menimbulkan sakit, datanglah ke dokter gigi untuk tambal gigi. Sebab selama lubang tersebut tidak dirawat, bakteri tetap akan bertumbuh di area yang sama. Kemudian di waktu yang lain, kondisi tersebut akan menimbulkan rasa sakit yang sama atau bahkan lebih.Untuk Anda yang masih punya pertanyaan seputar natrium diklofenak ataupun obat sakit gigi lainnya, jangan ragu untuk tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan gigisakit gigigigi berlubangantiinflamasi nonsteroid (nsaid)minum obat
Pusat Informasi Obat Nasional. http://pionas.pom.go.id/monografi/natrium-diklofenak
Diakses pada 19 November 2020
Patient. https://patient.info/medicine/diclofenac-for-pain-and-inflammation
Diakses pada 19 November 2020
NHS. https://www.nhs.uk/medicines/diclofenac/
Diakses pada 19 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-toothache-at-night#home-treatment
Diakses pada 19 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait