Musim Pancaroba, Sudah Siapkan Obat Masuk Angin Apa Saja?

Tanda-tanda masuk angin biasanya adalah badan terasa lemas, demam, hidung berair, dan sakit tenggorokan
Ketika masuk angin dan tidak enak badan, obatnya hanyalah beristirahat cukup

Meski sudah menjaga kesehatan sebaik mungkin, tetap saja kemungkinan terkena virus dan jatuh sakit itu ada. Penyakit langganan di negara tropis seperti Indonesia biasanya disebut masuk angin. Namun tak perlu khawatir, obat masuk angin baik secara alami maupun yang dijual bebas bisa mempercepat penyembuhan.

Tanda-tanda masuk angin biasanya adalah badan terasa lemas, suhu tubuh tinggi atau demam, mata memerah, lengkap dengan hidung berair atau sakit tenggorokan.

Semua gejala itu adalah mekanisme tubuh untuk melawan virus atau bakteri yang menginfeksi. Prioritas utama pemilik tubuh seharusnya adalah beristirahat total. Meski demikian, terkadang aktivitas atau pekerjaan tak bisa menunggu.

Obat masuk angin alami yang efektif

Selain beristirahat dan memberi jeda bagi tubuh dari semua kesibukan, ada beberapa pilihan obat - baik alami maupun bahan aktif - yang membantu proses penyembuhan.

Beberapa obat masuk angin alami di antaranya:

  • Minum banyak cairan

Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik untuk melegakan pernapasan dan mempercepat proses penyembuhan. Tubuh yang mengalami dehidrasi hanya akan memperburuk masuk angin yang dirasakan. Sebaiknya, minum air putih dan hindari minuman bersoda atau yang mengandung alkohol.

Apabila tidak merasa ingin minum air putih, siasati dengan mengonsumsi semangkuk sup sayur hangat yang bernutrisi bagi tubuh.

  • Konsumsi madu

Madu dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh terutama saat sedang sakit seperti masuk angin. Tak hanya itu, madu juga bisa melegakan pernapasan apabila masuk angin disertai dengan batuk berdahak.

  • Mandi air hangat

Menghirup uap saat Anda mandi air hangat juga bisa membantu melegakan hidung tersumbat. Tak hanya itu, mandi air hangat dapat membuat otot menjadi lebih rileks. Meski belum terbukti secara ilmiah, namun mandi air hangat juga bisa membuat mood lebih baik saat merasa sakit.

  • Makan bernutrisi

Meskipun masuk angin kerap membuat seseorang tidak nafsu makan, tetap upayakan mengonsumsi makanan bernutrisi. Tujuannya tentu agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.

Perbanyak konsumsi makan yang mengandung mineral serta vitamin adalah obat masuk angin yang layak dicoba. Jangan biarkan pula perut kosong terlalu lama. Artinya, jadwal makan sebaiknya teratur karena telat makan juga bisa jadi penyebab terjadinya masuk angin.

Obat masuk angin yang aman dikonsumsi

Selain obat masuk angin alami di atas, ada banyak pilihan obat untuk mempercepat proses penyembuhan saat sedang masuk angin. Namun ingat, bahan-bahan aktif di bawah ini bukanlah berkhasiat untuk menyembuhkan, namun hanya meredakan gejala-gejala masuk angin agar Anda merasa lebih baik.

Beberapa bahan aktif untuk obat masuk angin berdasarkan gejala yang dialami adalah:

  • Hidung tersumbat

Bagi Anda yang merasakan masuk angin dengan gejala hidung tersumbat, maka dekongestan adalah obat masuk angin yang tepat. Kandungan dekongestan akan membantu Anda bernapas lebih lega.

Dua jenis dekongestan adalah dalam bentuk pil atau sirup serta semprotan nasal. Carilah produk yang mengandung pseudoephedrine jika mengonsumsi obat dalam bentuk pil atau sirup.

Sementara untuk dekongestan dalam bentuk semprotan nasal, pilih yang mengandung oxymetazoline dan phenylephrine.

  • Hidung berair dan bersin terus menerus

Saat mengalami masuk angin, tubuh akan memproduksi zat berupa histamin. Respons yang keluar adalah bersin, mata berair, dan hidung pun berair.

Jika ini yang Anda alami, pilih obat yang mengandung antihistamin. Biasanya, reaksi dari konsumsi obat ini adalah mata terasa kering dan mengantuk.

  • Batuk

Batuk tanpa henti juga bisa jadi salah satu gejala masuk angin. Anda bisa mengobatinya dengan obat batuk supresan dengan bahan seperti dextromethorphan atau ekspektoran untuk menghilangkan dahak. Pastikan banyak minum setelah mengonsumsi obat ini.

  • Demam dan sakit tenggorokan

Obat masuk angin untuk yang merasa demam dan sakit tenggorokan adalah pereda nyeri seperti acetaminophen atau ibuprofen. Biasanya, obat ini dapat menurunkan suhu tubuh. Namun perhatikan efek samping dan sebaiknya tidak mengonsumsinya bersamaan dengan obat lain.

Beberapa obat masuk angin di atas bisa dikonsumsi untuk membantu meredakan gejala yang membuat tubuh tidak nyaman. Idealnya, istirahat tetap menjadi syarat utama agar masuk angin segera reda. Tak ada salahnya memberikan hak bagi tubuh untuk jeda sejenak dari kesibukan setiap harinya.

Health. https://www.health.com/health/gallery/0,,20775744,00.html
Diakses 5 Desember 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/diagnosis-treatment/drc-20351611
Diakses 5 Desember 2019

WebMD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/cold-medicines-adults#1
Diakses 5 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed