Manfaat Lompat Tali, Permainan Anak yang Baik Untuk Kesehatan Fisik dan Mental


Lompat tali adalah permainan anak yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Untuk memperoleh manfaat lompat tali yang baik, beberapa hal seperti durasi aktivitas fisik anak juga harus diperhatikan.

(0)
25 May 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Permainan lompat tali sebaiknya dilakukan pada permukaan yang datar dan tidak ada bebatuanPermainan lompat tali bisa dilakukan secara individu atau berkelompok
Lompat tali adalah salah satu permainan yang baik untuk anak. Manfaat lompat tali bukan hanya baik untuk kesehatan fisik namun juga untuk kesehatan mental anak. Yuk, cari tahu manfaat lompat tali lainnya dan apa saja yang harus diperhatikan dalam bermain, di sini.Saat ini, umumnya anak-anak lebih menyenangi gawai dari pada bermain di luar bersama teman-teman. Padahal ada banyak permainan anak menarik yang dapat dilakukan, salah satunya lompat tali.Ketika masih kecil, Anda mungkin sering memainkan permainan lompat tali sepulang sekolah atau saat hari libur. Tak hanya menyenangkan, permainan lompat tali juga ternyata memiliki beragam manfaat untuk anak. Apa saja?

Manfaat permainan lompat tali untuk anak

Permainan lompat tali bisa dilakukan secara individu atau berkelompok. Umumnya, tali tersebut terbuat dari karet gelang yang dirangkai. Anak-anak pun secara bergantian melompati karet yang dipegangi oleh anak yang “berjaga” di sisi kanan dan kiri. Selanjutnya, lompatan dilakukan berdasarkan tingkatan-tingkatan tertentu, mulai dari lutut, pinggang, pusar, dada, kepala, hingga satu jengkal di atas kepala. Meski tampak sederhana, namun permainan lompat tali memiliki banyak manfaat untuk anak, di antaranya:

1. Meningkatkan keseimbangan

Diperlukan koordinasi dan keseimbangan yang baik dalam melakukan permainan lompat tali. Gerakan melompat secara berulang pun bisa melatih keseimbangan, koordinasi, dan refleks tubuh. Bahkan suatu penelitian pada sekelompok pesepakbola pra-remaja menemukan bahwa lompat tali dapat meningkatkan koordinasi dan keseimbangan motoriknya.

2. Meningkatkan kekuatan otot

Lompat tali dapat menggerakan seluruh tubuh, sehingga membuat banyak otot bergerak secara bersamaan. Hal ini bisa meningkatkan kekuatan pada otot kaki, perut, dan lengannya. Selain itu, permainan lompat tali juga dapat membuat anak lebih lincah dan cekatan ketika melakukan sesuatu.

3. Menurunkan berat badan

Bagi anak yang kelebihan berat badan, permainan lompat tali menjadi pilihan yang tepat. Lompat tali membuat anak menggerakan seluruh badannya sehingga membakar banyak kalori dalam waktu singkat. Meski begitu, penurunan berat badan juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti asupan yang dikonsumsi, tingkat aktivitas maupun usia.

4. Meningkatkan kesehatan jantung

Ketika melakukan permainan lompat tali, detak jantung mengalami peningkatan ke intensitas yang lebih tinggi dari biasanya. Latihan intensitas tinggi pun telah terbukti membuat jantung lebih kuat, dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Selain itu, dengan memberi asupan yang bernutrisi, maka kesehatan jantung anak pun bisa terjaga.

5. Meningkatkan suasana hati

Permainan lompat tali ternyata dapat membuat anak merasa lebih bahagia. Ketika melakukan permainan ini, tubuh akan menghasilkan hormon endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati dan meredakan stres. Selain itu, permainan ini juga dapat mengurangi ketegangan, meningkatkan kualitas tidur, dan membuat anak lebih aktif.

6. Mengembangkan kemampuan otak

Menurut Jump Rope Institute, melompat membantu mengembangkan kemampuan otak kiri dan kanan, meningkatkan kesadaran spasial, serta keterampilan membaca anak. Tak hanya itu, lompat tali juga bisa meningkatkan daya ingat dan kewaspadaan sehingga kinerja anak di sekolah dapat menjadi lebih baik.

7. Menumbuhkan keberanian

Permainan lompat tali dapat menumbuhkan keberanian pada diri anak karena ia diharuskan untuk tidak takut saat melompati tali. Hal ini bisa membuat anak terbiasa untuk berani menghadapi tantangan yang ada. Bahkan dapat pula berpengaruh hingga ia dewasa.

8. Meningkatkan Keterampilan dan Kesehatan Mental

Dikutip dari The Active Family, lompat tali ternyata diketahui memiliki manfaat untuk mental dan keterampilan anak. Penelitian menunjukan, aktivitas ini mampu mendorong pemikiran kreatif, sekaligus membantu perkembangan otak. Kegiatan ini dinilai dapat meningkatkan kebugaran fisik, keterampilan membaca yang lebih baik, peningkatan memori hingga kewaspadaan. Selain itu lompat tali juga dapat membantu anak mengatasi rasa malu dan lebih banyak bersosialisasi karena merupakan kegiatan kelompok yang menyenangkan.

Berapa lama durasi aktivitas fisik yang ideal untuk anak?

Meski aktivitas fisik seperti lompat tali memiliki banyak manfaat, namun beberapa hal seperti durasi permainan hingga kondisi anak juga harus tetap diperhatikan. Untuk durasi aktivitas fisik yang ideal pada anak sendiri pada dasarnya bergantung pada tingkat usia dan seberapa aktif mereka.Nah, adapun durasi ideal untuk seorang anak melakukan aktivitas fisik mereka sebagaimana direkomendasikan oleh CDC adalah sebagai berikut:
  • Anak usia prasekolah atau 3 - 5 tahun direkomendasikan untuk selalu aktif secara fisik sepanjang hari guna mendukung tumbuh kembangnya
  • Anak usia sekolah dan remaja atau 6 - 17 tahun direkomendasikan untuk harus melakukan 60 menit atau lebih aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga kuat setiap harinya. Aktivitas yang direkomendasikan termasuk berlari, aerobik, melompat hingga push-up tiga hari setiap minggunya

Catatan SehatQ

Dengan banyaknya manfaat yang diberikan, maka dukunglah anak untuk bermain lompat tali. Permainan ini akan membuatnya bersenang-senang apalagi jika dilakukan bersama teman-teman. Namun tak hanya bersama temannya, Anda juga dapat mengajak anak untuk melakukan permainan lompat tali. Lakukanlah permainan tersebut di permukaan yang datar dan pastikan tak ada bebatuan atau benda tajam yang bisa membuat anak jatuh maupun terluka. Selain itu, ajari pula anak untuk melompat dengan benar agar terhindar dari risiko cedera. Di samping bersenang-senang, memastikan keselamatan anak juga penting untuk dilakukan.
tumbuh kembang anakanak sekolahmainan anak
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4657422/
Diakses pada 09 Mei 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/jumping-rope-to-lose-weight#sample-workout
Diakses pada 09 Mei 2020
Happy Science Mom. http://happysciencemom.com/why-jumping-rope-makes-us-happy/
Diakses pada 09 Mei 2020
CDC. https://www.cdc.gov/physicalactivity/basics/children/index.htm Diakses pada 7 Oktober 2020The Active Family. https://theactivefamily.org/jump-rope-exercise/#tab-con-4 Diakses pada 7 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
0

Artikel Terkait