Muncul Bintik Merah Seperti Darah di Bawah Kulit, Bisa Jadi Gejala Eritema Multiformis

(0)
30 Oct 2020|Azelia Trifiana
Bintik mera seperti darah di bawah kulit merupakan gejala dari eritema multiformisEritema multiformis dapat membuat bintik-bintik merah muncul
Adanya bintik merah seperti darah di bawah kulit bisa jadi gejala penyakit eritema multiformis. Ini adalah reaksi kulit sangat sensitif yang biasa dialami anak-anak akibat infeksi. Pada orang dewasa, eritema ini bisa dialami mereka yang berusia antara 20-40 tahun.Laki-laki punya kecenderungan lebih besar mengalami eritema multiformis dibandingkan dengan perempuan. Meski demikian, masalah kulit ini termasuk ringan dan bisa mereda dengan sendirinya setelah beberapa minggu.

Gejala eritema multiformis

ruam di kulit tangan
Eritema multiformis biasa disertai munculnya ruam
Eritema multiformis umumnya terjadi karena infeksi atau konsumsi obat tertentu. Ruam yang muncul berupa bintik merah seperti darah di bawah kulit dengan pola melingkar atau bull’s-eye patter. Lebih jauh lagi, ruam ini bertambah dalam rentang waktu 24 jam.Umumnya, bintik merah akan muncul pertama kali di bagian punggung tangan dan punggung kaki sebelum menyebar hingga ke tubuh bagian atas. Terkadang, ruam juga muncul di wajah dan leher. Ada pula yang mengalami bintik merah terpusat di siku serta lutut.Berdasarkan tingkat keparahannya, eritema multiformis dibedakan menjadi 2, yaitu:

1. Eritema multiformis minor

Dalam kasus eritema multiformis yang minor, ruam akan muncul di kedua sisi tubuh. Biasanya, gejala yang muncul cukup ringan seperti ruam yang terasa gatal atau disertai sensasi terbakar. Terkadang, demam ringan juga ikut menyertai.

2. Eritema multiformis mayor

Pada eritema multiformis mayor, akan ada gejala lain yang menyertai seperti tubuh terasa lesu, nyeri persendian, dan warna ruam menjadi kecokelatan saat sudah mereda. Kasus yang lebih parah bahkan mengancam nyawa ini terjadi lebih langka, sekitar 20% dari keseluruhan kasus.Ruam pada eritema multiformis mayor bisa berdampak serius pada membran mukosa tubuh, terutama di bibir dan bagian dalam pipi. Selain itu, eritema multiformis mayor juga bisa terjadi pada mata, kelamin, trakea, dan saluran pencernaan.Berbeda dengan eritema multiformis minor yang lebih ringan, kasus ini dapat menyebabkan penderitanya merasakan nyeri luar biasa. Sebagai contoh jika terjadi di bibir, maka penderitanya akan kesulitan berbicara dan juga menelan.

Penyebab eritema multiformis

obat suntik
eritema multiformis dapat diakibatkan oleh antibiotik
 Penyebab terjadinya eritema multiformis adalah virus herpes simplex. Dokter juga meyakini bahwa sebagian besar kasus eritema multiformis terjadi ketika ada infeksi lain yang menyebabkan sistem imun tubuh justru menyerang sel kulit.Selain itu, konsumsi obat juga dapat menyebabkan seseorang menderita eritema multiformis, seperti:
  • Obat anti-peradangan non-steroid
  • Obat antibakteri
  • Antibiotik
  • Obat kejang
  • Obat bius
  • Obat penenang (barbiturat)
Jika bintik merah seperti darah di bawah kulit muncul setelah mengonsumsi salah satu dari jenis obat itu, sampaikan pada dokter untuk mencari alternatifnya. Namun, jangan menghentikan konsumsi obat tanpa konsultasi dengan dokter sebelumnya.Penyebab lain munculnya eritema multiformis adalah imunisasi tetanus-diphtheria-acellular pertussis (Tdap) dan hepatitis B. Namun, kondisi ini lebih langka terjadi dan risikonya sangat rendah.Mengingat penyebab eritema multiformis bisa karena virus dan reaksi obat, artinya penyakit ini tidak bisa ditularkan dari satu orang ke orang lain.

Cara mengatasi eritema multiformis

Dokter akan melakukan diagnosis kondisi eritema multiformis dengan melihat ukuran, bentuk, warna, dan penyebaran bintik merah. Terkadang, gejala eritema multiformis dianggap sebagai gejala penyakit Lyme atau child battering syndrome karena bentuk bintik merah yang sangat mirip.Pada eritema multiformis minor dan mayor, penanganan yang diberikan di antaranya:
  • Obat antihistamin
  • Obat pereda nyeri
  • Pelembap kulit
  • Obat steroid oles
  • Obat kumur yang mengandung antihistamin atau pereda nyeri
Jika kondisinya lebih parah, luka harus benar-benar dirawat secara hati-hati dengan membalutnya dengan perban khusus. Penggunaan cairan antiseptik saat mandi juga dapat mencegah infeksi dari virus atau bakteri lainnya.Namun apabila pemicu terjadinya eritema multiformis adalah konsumsi obat tertentu, dokter akan mencari alternatif obat lain agar tidak muncul bintik merah seperti darah di bawah kulit.

Sebagian besar orang yang mengalami eritema multiformis akan sembuh sepenuhnya setelah beberapa minggu. Umumnya tidak akan ada bekas luka jika eritema multiformis yang dialami termasuk yang ringan.Namun apabila pemicu eritema multiformis adalah virus herpes simplex, maka kemungkinan terulangnya infeksi bisa saja terjadi. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang cara menghindari terulangnya infeksi penyebab eritema multiformis, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan kulitpenyakit kulitruam kulit
National Library of Medicine. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17168345/
Diakses pada 15 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/erythema-multiforme
Diakses pada 15 Oktober 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/erythema-multiforme/
Diakses pada 15 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait