Muesli Adalah Alternatif Sarapan Bernutrisi, Dijamin Kenyang Lebih Lama

(0)
30 Sep 2020|Azelia Trifiana
Muesli merupakan makanan sejenis oat  yang berasal dari SwissMuesli merupakan makanan sejenis oat dari Swiss
Semakin meningkatnya kesadaran mengonsumsi makanan sehat membuat popularitas makanan seperti muesli ikut melejit. Muesli adalah makanan serupa oat yang berasal dari Swiss. Campuran dari muesli adalah rolled oat, biji-bijian, buah kering, dan juga kacang-kacangan.Jika selama ini pernah mencoba mengawali hari dengan sarapan granola, muesli adalah alternatif yang lebih sehat. Kandungan gulanya lebih rendah dibandingkan dengan granola. Muesli juga mudah dipadukan dengan menu lain sesuai selera.

Mengapa muesli layak dicoba?

Beberapa alasan mengapa muesli layak dijadikan alternatif menu makanan yang bernutrisi – bukan sekadar kalori tak sehat – adalah:

1. Lebih sehat

Jika dibandingkan dengan menu sarapan lain seperti sereal, donat, yogurt, atau granola sekalipun, muesli jauh lebih sehat. Mengonsumsi muesli pun dapat diatur sendiri sehingga kandungannya bisa lebih sehat dan tidak tinggi gula.Mengonsumsi menu sarapan yang sehat juga dapat memberikan nutrisi sekaligus sumber tenaga menjalani hari. Tak hanya itu, muesli juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

2. Kaya serat

Muesli termasuk olahan whole grain yang kaya serat. Perpaduan rolled oat, buah kering, kacang-kacangan, hingga biji-bijian sangat baik untuk sistem pencernaan.Di dalamnya, terdapat resistant starch yang ketika masuk sistem pencernaan perlu waktu lebih lama diproses. Saat masuk ke perut, asam lambung akan menekan nafsu makan sekaligus mempercepat metabolisme sehingga kalori yang terbakar jauh lebih banyak.

3. Baik untuk kesehatan jantung

Di dalam muesli terdapat serat oat yang disebut beta-glucan. Mirip seperti jelai, beta-glucan di dalamnya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) hingga 10%. Bayangkan bagaimana manfaatnya jika seseorang mengonsumsi muesli secara berkala.

4. Mudah diolah

Selain mudah dipadukan dengan berbagai macam bahan yang juga bergizi, muesli juga dapat dijadikan tambahan olahan seperti kue, pasta, atau mie. Menambahkan muesli akan membuat tekstur dan konsistensinya lebih baik. Tak hanya itu, beta-glucan dalam muesli membuat elemen sensori dan rasa produk menjadi lebih lezat.Muesli juga dapat dikonsumsi tak hanya dengan menambahkan buah atau susu di pagi hari. Menambahkan protein sebagai topping saat mengonsumsi muesli juga sah-sah saja. Ini akan memberikan tambahan nutrisi selain potasium, serat, dan berbagai vitamin.

5. Meningkatkan kekebalan tubuh

Kandungan antioksidan di dalam muesli dapat meningkatkan kekebalan tubuh agar tak mudah jatuh sakit. Selain itu, antioksidan di dalam muesli juga melindungi dari paparan zat radikal bebas.Dibandingkan dengan menu sarapan lainnya, muesli termasuk yang paling bergizi. Di dalamnya banyak bahan yang tidak melalui proses pembuatan berkepanjangan, kaya serat dan nutrisi, dan sepenuhnya plant-based.Sebagai contoh, muesli yang terbuat dari oat, almond, aprikot kering, ceri, kayu manis mengandung serat sebanyak 8 gram. Bandingkan dengan oatmeal yang hanya mengandung 6 gram serat, atau muffin rasa pisang yang hanya mengandung 2 gram serat.Kandungan gula dalam muesli juga sekitar 7 gram. Ini jauh lebih rendah ketimbang muffin yang mengandung 14 gram gula atau smoothie pisang, stroberi, dan susu dengan 22 gram gula.Sangat disarankan menyajikan muesli dengan susu dan tidak diberi pemanis tambahan. Bagi yang memiliki alergi laktosa, bisa memilih alternatif susu lain seperti susu kedelai dan susu almond.Tak hanya itu, hindari konsumsi muesli yang mengandung terlalu banyak buah kering. Dikhawatirkan proses pembuatan buah kering melibatkan pemanis tambahan yang tidak diketahui porsinya. Tambahkan kacang dan biji-bijian untuk membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
makanan sehatmenjaga kesehatanhidup sehat
Mind Body Green. https://www.mindbodygreen.com/articles/is-muesli-really-a-healthy-breakfast-option
Diakses pada 14 September 2020
Journal of Nutrition and Metabolism. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3236515/
Diakses pada 14 September 2020
NIH. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26494025/
Diakses pada 14 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/muesli-benefits
Diakses pada 14 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait