Mudah Menangis dan Dibilang Cengeng? Ini Kemungkinan Penyebabnya

(0)
10 Jul 2020|Adhenda Madarina
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Mudah menangis atau cengeng dapat disebabkan oleh kondisi tertentuIlustrasi seorang wanita yang sedang menangis
Sering dibilang cengeng karena mudah menangis saat membaca buku atau menonton film sedih? Tenang, Anda tidak sendirian. Kondisi ini juga dialami oleh banyak orang.Dilansir dari Womansday, menurut Dr. Gail Saltz, profesor pskiatri Weill-Cornell School of Medicine, New York, menangis adalah cara terbaik untuk melepaskan emosi dan memproses situasi sulit. Jadi, merupakan kondisi yang normal jika seseorang menangis ketika melepaskan emosinya atau berada pada situasi sulit.Namun, lain halnya jika seseorang mudah menangis atau cengeng. Pada dasarnya, tidak ada pedoman yang menunjukkan intensitas menangis yang normal atau tidak. Akan tetapi, sebuah studi pada tahun 1980-an menemukan bahwa wanita menangis rata-rata 5,3 kali per bulan dan pria menangis rata-rata 1,3 kali per bulan.Jika Anda termasuk orang yang lebih sering menangis, tidak ada salahnya untuk mulai membicarakan masalah ini dengan dokter atau psikolog. Terlebih lagi, jika Anda menangis tanpa alasan yang jelas karena bisa saja kondisi tersebut merupakan pertanda depresi atau gangguan mood lainnya.

Penyebab orang mudah menangis atau cengeng

Selain untuk melepaskan emosi, ada banyak alasan mengapa orang-orang mudah menangis atau cengeng. Apalagi ketika Anda mulai merasa tidak memiliki kendali atas emosi. Kondisi tersebut dapat menandakan ada sesuatu yang serius sedang terjadi.Cengeng atau tidaknya seseorang juga tergantung pada seberapa sensitifnya mereka terhadap rangsangan dan seberapa terbukanya dalam menunjukkan emosi. Berikut adalah beberapa penyebab seseorang mudah menangis atau cengeng.

1. Hormon

Wanita lebih sering dianggap mudah menangis atau cengeng daripada pria. Hal ini biasanya disebabkan karena hormon, yakni pembawa pesan kimia yang mengontrol fungsi tubuh, seperti rasa lapar, reproduksi, emosi, dan suasana hati.Perubahan hormon yang lebih sering dialami wanita menyebabkan mereka lebih mudah menangis. Sering kali naik-turunnya hormon dipicu oleh waktu pramenstruasi, menopause, hingga pascamelahirkan.

2. Depresi

Depresi adalah gangguan suasana hati yang salah satu gejalanya ditandai oleh perasaan sedih berkepanjangan. Kondisi ini dapat membuat seseorang menjadi mudah menangis atau cengeng.Selain perasaan sedih, tanda-tanda depresi yang harus Anda waspadai, di antaranya perasaan putus asa atau kehampaan, kehilangan minat, gangguan tidur, dan kelelahan.

3. Kurang tidur

Tidak hanya bayi yang menangis saat mengantuk, tapi orang dewasa pun terkadang juga melakukannya.Sebuah studi yang dilakukan di University of Pennsylvania menunjukkan bahwa tidur di bawah 5 jam setiap malam dapat menyebabkan perubahan suasana hati secara signifikan, mulai dari marah hingga tiba-tiba menjadi mudah menangis atau cengeng.Oleh karena itu, pastikan Anda memiliki waktu tidur yang cukup, yaitu sekitar 7-8 jam setiap malamnya.

4. Memiliki trauma

Seseorang yang memiliki masa kecil traumatis atau pernah mengalami peristiwa traumatis yang ekstrem, akan menjadi lebih mudah menangis.Bagi mereka, menangis adalah suatu bentuk respons yang normal. Hal tersebut dikarenakan respons dari sistem saraf simpatik mereka yang mengalami trauma atau kecemasan.

5. Gangguan bipolar

Gangguan bipolar adalah penyebab umum menangis yang tidak terkendali. Gangguan ini ditandai oleh perubahan ekstrem dalam suasana hati, misalnya dari perasaan senang ke sedih atau sebaliknya.Keadaan bipolar mungkin terlihat seperti depresi, tetapi sebenarnya kondisi keduanya berbeda. Gejala bipolar meliputi perilaku impulsif, cengeng, mudah marah, halusinasi, hingga sulit tidur.Gangguan bipolar dapat terjadi pada siapa saja dari segala usia, etnis, dan umumnya merupakan kondisi yang diturunkan dalam keluarga.

6. Pseudobulbar Affect (PBA)

Seseorang yang mudah menangis bisa disebabkan oleh pseudobulbar affect. Kondisi ini ditandai dengan perilaku seseorang yang tertawa atau menangis secara tiba-tiba tanpa alasan jelas dan tidak terkontrol.Kerusakan pada otak merupakan penyebab pseudobulbar affect yang umumnya dipercaya. Kerusakan ini dapat disebabkan karena stroke, demensia, dan kondisi-kondisi lainnya. Meski demikian, masih dibutuhkan penelitian-penelitian lainnya untuk memahami sepenuhnya mengenai kondisi ini.Itulah beberapa penyebab seseorang mudah menangis atau cengeng. Tidak ada yang salah menjadi orang cengeng, hanya saja Anda perlu mewaspadai penyebab-penyebab di atas untuk memastikan kondisi yang mendasari perasaan Anda.
bipolardepresitrauma
Healthline. https://www.healthline.com/health/i-cant-stop-crying#treatment
Diakses pada 27 Juni 2020
Healthline. https://www.huffpost.com/entry/why-youre-crying_n_5a26e553e4b06d807b4fa42c
Diakses pada 27 Juni 2020
Huffpost. https://www.huffpost.com/entry/why-youre-crying_n_5a26e553e4b06d807b4fa42c
Diakses pada 27 Juni 2020
Womansday. https://www.womansday.com/health-fitness/wellness/a52665/why-some-people-cry-so-easily/
Diakses pada 27 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait