Mudah, Begini Cara Menghilangkan Bekas Knalpot Agar Kulit Kembali Mulus

(0)
Cara menghilangkan bekas knalpot adalah dengan menggunakan produk penghilang bekas lukaLuka bakar bekas knalpot memerlukan waktu agar bisa memudar
Luka bakar kerap kali memusingkan orang karena membekas pada kulit. Salah satu penyebab luka bakar yang paling sering dialami adalah terkena knalpot kendaraan. Luka bekas knalpot ini biasanya akan menimbulkan bekas pada kulit Anda. Lalu, bagaimanakah cara menghilangkan bekas knalpot yang mudah?

Pertolongan pertama pada luka bekas knalpot

Ketika mengalami luka bakar akibat knalpot, sejumlah cara bisa diterapkan sebagai pertolongan pertama untuk mencegah kemunculan atau mengurangi keparahan bekas luka. Beberapa hal yang bisa dilakukan setelah mengalami luka bakar, di antaranya:
  • Bilas luka bakar dengan air suhu ruang atau suhu biasa, kemudian biarkan kulit mengering dengan sendirinya.
  • Pakai salep antibiotik, gunakan alat yang steril untuk mengoleskannya pada luka bakar. Penggunaan salep antibiotik akan membantu mencegah terjadinya infeksi.
  • Tutup luka bakar dengan perban antilengket, lalu bungkus sekitar luka menggunakan kain kasa.
  • Untuk mencegah kekakuan jaringan, lakukan peregangan di area sekitar luka selama beberapa menit setiap harinya. Hati-hati jangan sampai luka berdarah lagi.
  • Apabila melepuh, tunggu hingga pecah dengan sendirinya dan jangan menusuknya karena bisa berisiko terinfeksi. Setelah kering, singkirkan kulit mati yang muncul dari luka tersebut.
  • Lindungi area yang terbakar dari sinar matahari dengan pakaian atau tabir surya. Bagian yang terkena luka bakar akan menjadi sangat sensitif selama beberapa bulan.
  • Periksa ke dokter secara teratur untuk memastikan luka bakar Anda sembuh dengan baik.

Cara menghilangkan bekas knalpot

Perawatan luka yang cepat dan tepat merupakan cara terbaik untuk mencegah maupun meminimalkan munculnya bekas luka. Kebanyakan bekas luka memang memudar seiring waktu. Namun, bekas luka keloid seringkali tidak memudar dengan sendirinya dan mungkin memerlukan perawatan. Apabila tidak kunjung hilang, beberapa cara menghilangkan bekas knalpot yang bisa Anda lakukan di antaranya:
  • Menggunakan gel silikon 

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gel silikon dapat membantu mengurangi bekas luka, baik dari ukuran, kekakuan, dan warna merah yang ditimbulkan.
  • Melindungi area luka dari sinar matahari

Sinar ultraviolet dari matahari dapat menyebabkan bekas luka berubah warna menjadi lebih gelap dan makin terlihat. American Academy of Dermatology (AAD) memberikan rekomendasi agar orang-orang menggunakan pakaian pelindung untuk menutupi luka dan tabir surya SPF 30 atau lebih.
  • Menggunakan produk penghilang bekas luka

Saat memilih produk penghilang bekas luka, Anda sebaiknya harus berhati-hati karena beberapa di antaranya belum teruji efektivitasnya.Selain cara di atas, AAD juga merekomendasikan sejumlah langkah medis yang bisa dilakukan untuk mengurangi bekas luka, antara lain:
  • Jika luka menimbulkan jaringan berlebih atau keloid, dapat dilakukan pemberian suntikan kortikosteroid.
  • Perawatan laser, yang dapat mengurangi warna merah, nyeri, dan keloid yang mengeras maupun bekas luka lainnya.
  • Operasi untuk mengangkat jaringan parut, mengurangi ukuran keloid maupun bekas luka, serta meningkatkan elastisitas kulit.
Meskipun perawatan di atas dapat membantu mengurangi bekas luka, namun mungkin tidak dapat menghilangkan sepenuhnya. Hindari penggunaan krim yang mengandung vitamin A ataupun vitamin E pada bekas luka karena dapat membuatnya lebih terlihat. Selain itu, penting untuk Anda menjaga kelembapan kulit.Penyembuhan bekas luka bisa memakan waktu lama. Jaringan parut biasanya berkembang dalam beberapa bulan pertama setelah luka bakar muncul dan akan sembuh dalam waktu 12-18 bulan. Ketika bekas luka matang, warnanya akan memudar, bentuknya lebih datar dan lembut, serta menjadi tidak terlalu sensitif.

Luka bakar dapat timbulkan komplikasi

Luka bakar ringan akan sembuh tanpa menimbulkan masalah lebih lanjut dan tidak memerlukan penanganan medis. Sementara itu, luka bakar parah membutuhkan penanganan medis, dapat meninggalkan bekas luka, dan memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi, seperti:
  • Infeksi

Luka bakar menyebabkan luka terbuka sehingga bakteri dan kuman dapat masuk ke dalam tubuh. Infeksi yang timbul bisa saja ringan dan mudah diobati, namun juga dapat berkembang menjadi parah, seperti sepsis. Sepsis terjadi ketika infeksi memasuki aliran darah seseorang dan dapat mengancam nyawa.
  • Dehidrasi

Luka bakar mengakibatkan tubuh kehilangan cairan. Kehilangan cairan dalam jumlah banyak menyebabkan dehidrasi dan memengaruhi volume darah yang mengalir ke seluruh tubuh.
  • Suhu tubuh rendah

Kulit membantu mengatur suhu tubuh Anda. Ketika luka bakar merusak kulit secara ekstensif, kehilangan panas dapat menyebabkan hipotermia. Hipotermia merupakan kondisi ketika suhu tubuh seseorang tiba-tiba turun ke tingkat yang sangat rendah.
  • Kontraktur atau kekakuan

Kontraktur terjadi selama proses penyembuhan. Proses penyembuhan jaringan parut membuat kulit menjadi kencang dan kaku sehingga mengakibatkan gerakan pada tulang atau persendian menjadi terbatas.
  • Kerusakan otot dan jaringan

Luka bakar yang lebih parah sering kali menembus lapisan kulit Anda, hingga kemudian mencapai otot dan jaringan. Apabila terjadi, hal ini bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang pada struktur tersebut.
  • Rasa percaya diri

Bekas luka bakar dapat merusak kepercayaan diri atau harga diri Anda. Hal ini tentunya dapat menyebabkan tekanan emosional dan psikologis.

Catatan dari SehatQ

Sama seperti luka bakar lainnya, luka bekas knalpot membutuhkan perawatan agar bekasnya dapat memudar. Konsultasikan ke dokter apabila luka bekas knalpot menimbulkan komplikasi atau semakin parah meski sudah diberi krim atau salep.
luka bakarpenyembuhan lukabekas luka
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321314#complications
Diakses pada 11 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/burn-scars#prevention
Diakses pada 11 Agustus 2020
MSKTC. https://msktc.org/burn/factsheets/scar-management#:~:text=Scar%20healing%20can%20take%20a,softer%20and%20generally%20less%20sensitive
Diakses pada 11 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait