Kenali 5 Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan dengan Terapi Alami dan Obat


Cara mengatasi mabuk perjalanan adalah dengan membaringkan kepala 30 derajat atau lebih, duduk di kursi depan mobil untuk meminimalisir guncangan, jangan berfokus ke satu lokasi kecil, seperti saat membaca buku, bekerja, atau menonton video.

(0)
17 Dec 2019|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Posisi duduk di mobil saat perjalanan panjangSalah satu cara mengatasi mabuk darat ialah dengan tidak membaca di dalam mobil.
Ketika Anda merasa mabuk darat dan mual, saat melewati jalanan bergelombang, bisa jadi motion sickness adalah penyebabnya. Medical editor SehatQ, dr. Anandika Pawitri, menyebutkan bahwa motion sickness terjadi karena adanya gangguan sistem keseimbangan.Motion sickness adalah sensasi pusing atau mual, yang terjadi saat Anda bepergian menggunakan mobil, kereta api, kapal laut, atau pesawat. Hal ini terjadi karena organ-organ sensorik tubuh mengirimkan “pesan campuran” ke otak, yang mengakibatkan Anda merasa mual atau pusing.

Penyebab mabuk perjalanan atau motion sickness

Motion sickness disebabkan oleh gangguan sistem keseimbangan. Sistem keseimbangan dibentuk dari beberapa organ, yaitu bagian dalam telinga, mata, dan otot. “Jika salah satu tidak bekerja dengan sinkron, maka motion sickness bisa terjadi,” kata dr. Anandika.Ketika Anda melewati jalan tol layang yang bergelombang, tapi pandangan tidak melihat ke luar jendela, telinga dalam akan bergerak naik dan turun. Kondisi ini menyebabkan otak kebingungan dalam memproses informasi yang berbeda ini. Akibatnya, terjadilah gejala-gejala motion sickness.Yang paling banyak terlibat dalam motion sickness adalah persarafan yang memicu gejala pada berbagai organ, misalnya pencernaan. Akibatnya, Anda bisa mual dan malah muntah. Pusing, pucat, dan merasa bingung, juga bisa dialami pengguna jalan.“Secara sistemik, akan timbul keringat dingin, sampai rasa tidak enak di seluruh tubuh,” ujar dr. Anandika.

Gejala mabuk perjalanan atau motion sickness

Gejala motion sickness biasanya muncul tanpa peringatan dan bisa memburuk dengan sangat cepat.Gejala awalnya ditandai dengan rasa tidak enak di perut. Gejala lain, meliputi keringat dingin dan pusing. Seseorang yang mengalami mabuk perjalanan biasanya tampak pucat atau mengeluhkan sakit kepala. Berikut adalah beberapa gejala umum dari mabuk perjalanan:
  • Mual
  • Muntah
  • Kehilangan keseimbangan
  • Peningkatan produksi air liur
  • Hilangnya nafsu makan
  • Tidak bertenaga
  • Kesulitan bernapas
Mabuk perjalanan diketahui lebih sering terjadi pada anak-anak berusia 2 hingga 12 tahun. Gangguan di telinga bagian dalam pada wanita hamil juga pada umumnya menyebabkan tingginya risiko mabuk perjalanan.

Cara mencegah mabuk perjalanan

Untuk mencegah mabuk perjalanan atau sensasi motion sickness seperti mual dan pusing saat bepergian, ada beberapa tips yang bisa dilakukan.

1. Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Makanan yang Anda konsumsi sebelum bepergian ternyata bisa berpengaruh untuk mencegah gejala-gejala motion sickness.Hindari makan makanan yang terlalu berat, berminyak, dan asam beberapa jam sebelum perjalanan. Makanan seperi jus jeruk, daging olahan, sosis, kue, merupakan jenis makanan yang sulit dicerna. Selain itu, kopi juga dapat mempercepat terjadinya dehidrasi.Maka dari itu, disarankan untuk memilih roti, sereal, kacang-kacangan, susu, air, jus apel, apel, atau pisang untuk mencegah mabuk perjalanan.Pastikan Anda sudah makan sebelum perjalanan, namun jangan makan berlebihan.

2. Posisi duduk di mobil

Pilihlah posisi duduk yang tepat. Kursi penumpang di paling depan merupakan posisi yang paling baik.Kursi bagian depan biasanya tidak mengalami guncangan sebanyak di kursi paling belakang. Selain itu, cobalah untuk menikmati pemandangan di depan Anda untuk mencegah mual.Selain itu, membaringkan kepala 30 derajat atau lebih diketahui juga dapat meringankan gejala mual.Jika Anda bisa menyetir, cobalah untuk menyetir sendiri mobil Anda. Dikutip dari Healthline, dikatakan bahwa banyak orang tidak mengalami mabuk perjalanan saat mereka menyetir.

3. Hindari membelakangi arah jalan

Pernahkah Anda merasa pusing dan mual, saat duduk di kendaraan umum, saat tidak menghadap ke arah jalanan di depan? Ya, membelakangi arah jalan juga bisa memicu kedatangan motion sickness, sehingga menyebabkan mabuk darat.Maka dari itu, selalu duduk ke arah mobil berjalan, untuk mencegah motion sickness, dan mual serta pusing bisa dihindari.

4. Cari udara segar dan jangan merokok

Ternyata, mendapatkan udara segar saat merasakan motion sickness bisa membantu untuk mencegah gejala pusing dan mual. Sebab, bau wangi yang ada di dalam mobil, juga bisa memicu kedatangan motion sickness.Jika memungkinkan, lihatlah ke luar mobil dan bukalah jendela mobil. Pemandangan luar yang luas dapat mengurangi mual yang Anda rasakan. Anda juga bisa melihat gelombangan yang ada di depan Anda, sehingga tubuh Anda bisa mengantisipasi guncangan yang akan terjadi.

5. Jangan membaca buku di mobil

Membaca buku, bekerja, atau menonton video di dalam mobil juga bisa menyebabkan gejala motion sickness semakin parah. Di saat mata tertuju pada satu tempat kecil, sedangkan badan merasakan guncangan dari jalanan bergelombang, maka motion sickness bisa terjadi.Cobalah untuk mengenakan kacamata hitam atau menutup satu mata untuk mencegah mabuk perjalanan yang Anda rasakan.

Cara mengatasi mabuk perjalanan

Jika Anda sudah melakukan semua pencegahan di atas, namun masih mabuk di perjalanan, Anda mungkin membutuhkan beberapa terapi tambahan.Beberapa orang diketahui berhasil mengatasi mabuk perjalanan dengan:
  • Jahe mentah. Penelitian membuktikan bahwa akar jahe terbukti efektif mengatasi mual dan muntah.
  • Mint. Aroma dan rasa dari mint diketahui dapat menenangkan tubuh Anda.
  • Akupuntur. Beberapa orang percaya bahwa menstimulasi beberapa bagian tubuh dapat membantu meringankan rasa mual.
Namun, jika pilihan terapi tanpa obat ini masih belum berhasil mengatasi mabuk perjalanan Anda, mungkin Anda bisa mencoba obat anti mabuk berikut:
  • Dimenhidrinat. Ini merupakan obat antihistamin over-the-counter (OTC) yang biasa digunakan untuk meredakan alergi, namun obat ini juga dapat digunakan untuk meringankan rasa mual. Cobalah untuk mengonsumsi obat ini satu jam sebelum memulai perjalanan dan konsumsi lagi setiap 4-6 jam sekali.
  • Scopolamine. Obat resep ini dapat Anda gunakan dalam bentuk patch yang ditempelkan di belakang telinga. Cobalah untuk menggunakannya 4 jam sebelum memulai perjalanan. Satu patch obat ini dapat digunakan selama 3 hari.
  • Obat lain, seperti cyclizine, meclizine, dan promethazine juga dapat Anda gunakan. Namun, obat-obat ini memiliki efek samping berupa pusing dan mulut kering.
Biasanya, motion sickness adalah kondisi medis yang bisa berangsur membaik dengan sendirinya. Selain itu, beristirahat dengan cukup sebelum bepergian jauh dengan mobil atau kendaraan umum lainnya, juga bisa mencegah gejala motion sickness.Namun, jika motion sickness sampai membuat takut naik mobil atau transportasi umum lainnya, maka ini saat yang tepat untuk berkonsultasi ke dokter, untuk mencari tahu penyebab lain dari motion sickness yang dirasakan. 
liburan sehathidup sehatmabuk perjalanan
Liputan 6. https://www.liputan6.com/otomotif/read/4135516/headline-tol-layang-jakarta-cikampek-bergelombang-bikin-waswas-amankah-untuk-dilewati
Diakses pada 17 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/motion-sickness
Diakses pada 17 Desember 2019
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/tips_to_prevent_motion_sickness/views.htm
Diakses pada 17 Desember 2019
WebMD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/ear-infection/motion-sickness#1
Diakses pada 30 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/motion-sickness#diagnosis
Diakses pada 30 Oktober 2020
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/2060606-treatment#d1
Diakses pada 30 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait