Molase atau Tetes Tebu Sebagai Produk Sampingan Gula, Adakah Manfaatnya?

(0)
03 Nov 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Molase atau tetes tebu adalah produk sampingan gula pasir yang juga digunakan sebagai pemanisMolase tersedia dalam bentuk sirup yang kental dengan warna yang gelap
Gula pasir merupakan pemanis yang sudah sangat umum dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Ternyata, dalam pembuatannya, gula pasir memiliki produk sampingan yang juga digunakan sebagai pemanis. Produk sampingan ini disebut dengan molase atau tetes tebu. Apakah molase atau tetes tebu lebih sehat dibandingkan gula pasir?

Mengenal apa itu molase atau tetes tebu

Molase atau tetes tebu adalah produk sampingan gula pasir yang juga digunakan sebagai pemanis. Molase tersedia dalam bentuk sirup yang kental dengan warna yang gelap. Proses untuk mendapatkan molase tersebut diawali dengan penghancuran tebu untuk mengambil air perasannya. Air tebu kemudian dipanaskan hingga pada akhirnya menghasilkan kristal gula. Cairan yang tertinggal setelah kristal gula diambil inilah yang disebut dengan molase atau tetes tebu.Proses di atas akan diulangi oleh produsen gula hingga beberapa kali pemanasan. Tiap satu kali pemanasan akan menghasilkan jenis molase yang memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain. Salah satu jenis molase yang terkenal yakni molase blackstrap. Molase blackstrap didapatkan dari tiga kali pemanasan. Molase umum digunakan sebagai pemanis, termasuk untuk membuat kue. Namun, tiap-tiap molase yang dihasilkan dari tingkat pemanasan akan memberikan karakteristik yang berbeda. Sementara itu, jika dilihat dari nutrisinya, molase blackstrap dilaporkan lebih menyehatkan karena mengandung lebih banyak mineral dan vitamin. 

Kandungan nutrisi molase atau tetes tebu

Tak seperti saudaranya, yakni gula pasir, tetes tebu secara umum mengandung beberapa jenis mineral dan vitamin. Berikut ini nutrisi yang kita dapatkan dari setiap satu sendok makan atau 20 gram molase serta persentasenya untuk kecukupan kebutuhan harian:
  • Mangan: 13%
  • Magnesium: 12%
  • Tembaga: 11%
  • Vitamin B6: 8%
  • Selenium: 6%
  • Kalium: 6%
  • Besi: 5%
  • Kalsium: 3%
Satu sendok makan molase atau tetes tebu menyumbangkan kalori sekitar 58. 

Apakah molase atau tetes tebu menyehatkan bagi tubuh?

Walau molase mengandung beberapa jenis nutrisi mikro, molase tetaplah tinggi dengan gula. Mengonsumsi panganan bergula tinggi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai kondisi medis, termasuk diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan obesitas.Molase bisa dikonsumsi sewajarnya jika Anda memang hendak mencari alternatif yang “sedikit” lebih sehat dibandingkan gula pasir. Namun, jika ingin mencari vitamin dan mineral dari makanan yang lebih sehat, sayuran dan buah-buahan tentu menjadi pilihan terbaik.

Potensi manfaat molase atau tetes tebu

Menurut beberapa laporan yang masih perlu dikaji lebih lanjut, molase memiliki beberapa potensi manfaat untuk kesehatan. Potensi manfaat molase atau tetes tebu tersebut, termasuk:

1. Mengendalikan radikal bebas

Molase blackstrap sebagai jenis tetes tebu paling sehat mengandung lebih banyak zat antioksidan dibandingkan madu, nektar agave, dan sirup maple. Antioksidan di dalam molase berpotensi untuk mengendalikan radikal bebas berlebih. Riset lanjutan diperlukan untuk mengkaji manfaat ini.

2. Menjaga kesehatan tulang

Molase atau tetes tebu mengandung mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tulang
Mineral yang terkandung dalam molase bermanfaat untuk kesehatan tulang
Molase mengandung mineral seperti tembaga, zat besi, kalsium, dan selenium. Mineral-mineral tersebut dikaitkan dengan manfaatnya untuk menjaga kesehatan tulang. Namun, mengingat kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk susu lebih banyak mengandung mineral di atas, Anda tentu lebih disarankan memilih bahan-bahan pangan tersebut ketimbang molase atau tetes tebu.

Efek samping mengonsumsi molase atau tetes tebu

Pada dasarnya, molase atau tetes tebu aman dikonsumsi jika tidak berlebihan. Namun, walau memang menjadi alternatif yang lebih sehat dibandingkan gula pasir, molase tetap dapat menimbulkan efek samping, seperti feses berair dan diare. Penderita sindrom iritasi usus dan masalah pencernaan lain disarankan untuk tidak mengonsumsi pemanis ini. Begitu pula, jika Anda menderita diabetes, molase atau tetes tebu tentu dapat berbahaya.

Catatan dari SehatQ

Molase merupakan pemanis yang menjadi produk sampingan saat memproduksi gula pasir. Walau mengandung beberapa jenis mineral dan vitamin, memilih makanan lain yang lebih sehat tentu lebih dianjurkan ketimbang molase yang juga tinggi gula. Untuk mendapatkan informasi lanjutan terkait makanan sehat dan tidak sehat, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia di Appstore dan Playstore yang memberikan informasi hidup sehat berkualitas.
nutrisigula darahdiabetes melitus tipe 2zat gizi
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/benefits-blackstrap-molasses
Diakses pada 15 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318719
Diakses pada 15 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait