11 Mitos Perbedaan Hamil Bayi Laki-laki dan Perempuan

(0)
05 Feb 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ada banyak mitos perbedaan hamil anak laki-laki dan perempuan yang tidak boleh dipercaya begitu saja.Mitos mengungkapkan bahwa perbedaan hamil anak laki-laki dan perempuan dapat dilihat dari gejala kehamilan.
Untuk mengetahui jenis kelamin janin, biasanya dokter kandungan akan melakukan prosedur ultrasonografi (USG) saat usia kehamilan menginjak 4 bulan. Namun, sebagian orangtua percaya, perbedaan hamil bayi laki-laki dan perempuan dapat diketahui lewat gejala kehamilan saja. Apakah klaim ini dapat dipercaya atau sekadar mitos belaka?

Perbedaan hamil bayi laki-laki dan perempuan

Terungkapnya jenis kelamin janin tentunya menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu. Selain dengan USG, banyak klaim yang menyebutkan bahwa gejala kehamilan dapat menjadi tolak ukur dari jenis kelamin janin. Mari kita bedah mitos dari perbedaan hamil bayi laki-laki dan perempuan di bawah ini.

1. Ukuran dan bentuk perut

Ukuran perut dipercaya bisa mengungkap perbedaan hamil laki-laki dan perempuan. Salah satu mitos yang populer menyatakan jika ukuran perut Anda menonjol ke bagian atas atau tengah, itu tandanya Anda sedang hamil anak perempuan.Sementara itu, perut yang menonjol ke bagian bawah dianggap menandakan bahwa Anda sedang hamil anak laki-laki. Faktanya, ukuran perut tidak bisa menjadi tolak ukur untuk mengetahui jenis kelamin janin.Ukuran perut dan arah tonjolan dari perut ibu hamil dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti baru pertama kali hamil, kekencangan otot perut, ukuran tubuh, dan seberapa banyak berat badan yang naik selama kehamilan.

2. Detak jantung

Detak jantung dinilai efektif dalam mengungkap jenis kelamin janin. Ada mitos yang menyatakan bahwa detak jantung janin laki-laki lebih lambat (sekitar 140 detak setiap menit) dibandingkan perempuan (di atas 140 detak setiap menit).Lagi-lagi, mitos ini tidak dapat dipercaya. Menurut sebuah studi yang dirilis dalam jurnal Fetal Diagnosis and Therapy, tidak ada perbedaan kecepatan detak jantung pada janin laki-laki dan perempuan di awal kehamilan.

3. Mengidam makanan yang berbeda

Perbedaan hamil anak laki-laki dan perempuan dinilai dapat dilihat dari jenis makanan favorit bumil selama kehamilan
Mengidam makanan gurih? Mitos menyatakan, bumil sedang hamil anak laki-laki.
Ada pula mitos yang menyatakan jika sedang hamil anak laki-laki, Anda dipercaya akan mengidam makanan yang asin dan gurih, seperti keripik kentang misalnya.Namun, jika sedang hamil anak perempuan, Anda dinilai akan lebih memilih makanan manis, seperti permen atau cokelat.Faktanya, belum ada studi yang mampu membuktikan kalau pilihan makanan selama hamil dapat menentukan jenis kelamin bayi di dalam rahim. Bisa jadi, pilihan makanan ibu hamil ini dipengaruhi oleh kebutuhan nutrisi yang berubah selama kehamilan.

4. Kondisi kulit

Sebagian orang percaya, jika ibu hamil sedang mengandung anak perempuan, janin akan ‘mencuri’ kecantikan dari ibunya sehingga akan muncul masalah kulit seperti jerawat pada sang ibu hamil.Namun, jika anak yang dikandungnya adalah laki-laki, kondisi kulit ibu hamil dipercaya akan baik-baik saja. Lagi-lagi, tidak ada bukti kuat untuk mendukung klaim ini sebab jerawat pada ibu hamil disebabkan oleh perubahan pada hormon kehamilan.

5. Kondisi rambut

Mitos lainnya yang beredar adalah jika sedang mengandung anak laki-laki, rambut Anda dipercaya akan semakin panjang dan terlihat cantik. Namun, jika sedang hamil anak perempuan, rambut Anda dipercaya akan terlihat lemas dan kusam.Tidak ada penelitian ilmiah yang bisa mendukung klaim ini. Faktanya, kondisi rambut dapat dipengaruhi oleh perubahan kadar hormon di dalam tubuh ibu hamil.

6. Tingkat keparahan mual (morning sickness)

Perbedaan hamil anak laki-laki dan perempuan dipercaya dapat dilihat dari tingkat keparahan morning sickness
Morning sickness dapat mengungkap jenis kelamin janin?
Pernahkah Anda mendengar bahwa tingkat keparahan mual atau morning sickness dapat mengungkap jenis kelamin janin? Sebaiknya Anda jangan memercayainya.Klaim ini menyebutkan, jika Anda sedang mengandung anak perempuan, kadar hormon di dalam tubuhnya akan semakin tinggi sehingga akan merasakan mual lebih parah.Selain itu, jika Anda sedang mengandung anak laki-laki, kadar hormonnya rendah sehingga mual tidak akan terasa parah.Faktanya, klaim ini tidak tepat karena tingkat keparahan mual pada ibu hamil akan berbeda-beda di setiap kehamilan.

7. Suasana hati (mood)

Perubahan suasana hati yang tak menentu dapat dirasakan oleh setiap ibu hamil. Gejala kehamilan ini juga dipercaya bisa mengungkap jenis kelamin janin.Jika Anda memiliki perubahan suasana hati yang parah, itu artinya Anda sedang mengandung anak perempuan. Sedangkan, jika Anda sedang mengandung anak laki-laki, perubahan suasana hatinya masih bisa ditoleransi.Lagi-lagi, tidak ada penelitian ilmiah di balik mitos ini. Suasana hati yang dirasakan ibu hamil dapat dipengaruhi oleh kadar hormon yang sering berfluktuasi selama kehamilan.

8. Tingkat stres

Perasaan stres yang dirasakan selama kehamilan juga dipercaya dapat menjadi ‘bocoran’ dari jenis kelamin janin.Sebuah studi menyatakan bahwa ibu yang sedang mengandung anak perempuan memiliki hormon kortisol yang lebih tinggi sehingga ia akan merasakan stres yang cukup parah. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan klaim ini.

9. Berat badan suami

Mitos lainnya yang cukup menggelikan adalah berat badan suami dipercaya bisa mengungkap jenis kelamin janin. Meskipun tidak masuk akal, nyatanya sebagian orang tetap meyakini mitos ini.Mitos ini menyatakan, jika suami Anda mengalami kenaikan berat badan saat Anda sedang hamil, kemungkinan besarnya bayi yang ada di dalam rahim adalah perempuan. Namun jika suami Anda dapat menjaga berat badan idealnya, istrinya dipercaya tengah mengandung anak laki-laki. Faktanya kenaikan berat badan suami tidak ada kaitannya dengan jenis kelain tertentu pada anak.

10. Warna urine

Aneh tapi nyata, mungkin ini kalimat yang cocok untuk menggambarkan mitos perbedaan hamil anak laki-laki dan perempuan yang satu ini.Warna urine adalah tolok ukur lain yang dipercaya dapat mengungkap misteri jenis kelamin janin. Jika warna urine Anda kuning terang, maka janin berjenis kelamin perempuan. Namun, jika warna urine Anda kusam, itu tandanya Anda sedang mengandung anak laki-laki.Lagi-lagi, klaim ini tidak benar. Warna urine dapat dipengaruhi oleh tingkat hidrasi tubuh dan pola makan, bukan jenis kelamin janin.

11. Temperatur kaki

Mitos yang terakhir adalah kaki yang terasa dingin menandakan Anda sedang mengandung anak laki-laki. Kenyataannya, suhu kaki tidak bisa mengungkap jenis kelamin janin. Fluktuasi hormon lah yang dianggap bertanggung jawab dalam perubahan suhu kaki Anda saat hamil.

Catatan dari SehatQ

Jika memang Anda sudah tidak sabar untuk mengetahui jenis kelamin janin, lakukan prosedur USG pada saat usia kehamilan mencapai usia 5 bulan.Jangan memercayai mitos perbedaan hamil bayi laki-laki dan perempuan di atas karena belum ada penelitian ilmiah yang mampu membuktikannya.Jika Anda ingin berkonsultasi seputar kehamilan, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
perkembangan janinkehamilantes kehamilanusg
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/signs-of-having-baby-girl#TOC_TITLE_HDR_1
Diakses pada 20 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/signs-of-having-a-boy#finding-out-earlier
Diakses pada 20 Januari 2021
Parents. https://www.parents.com/pregnancy/signs/symptoms/boy-pregnancy-symptoms-old-wives-tales-gender/
Diakses pada 20 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait