Apakah Mewarnai Rambut Saat Hamil Berbahaya untuk Janin?


Mewarnai rambut saat hamil hanya memerlukan sedikit sekali zat kimia dan tidak cukup masif untuk bisa meracuni bayi. Namun, risiko tersebut tetap ada sehingga Anda perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mewarnai rambut.

0,0
13 Nov 2019|Azelia Trifiana
Zat kimia dalam pewarna rambut jumlahnya hanya sedikit dan tidak terserap oleh janin saat mewarnai rambut saat hamilMewarnai rambut saat hamil boleh saja dilakukan asalkan Anda tidak alergi dengan pewarna rambut
Anda mungkin pernah ingin mewarnai rambut saat hamil agar terlihat lebih muda. Namun, melihat berbagai pewarna rambut yang mengandung bahan kimia tentu menjadi kekhawatiran tersendiri, karena dianggap berbahaya bagi janin.Kebanyakan ahli memang lebih menganjurkan untuk menunggu hingga usia kehamilan lebih besar ketika ingin mewarnai rambut. Selain itu, Anda juga perlu memerhatikan sejumlah hal saat mengecat rambut, seperti salah satunya pilihan pewarna rambut yang aman untuk ibu hamil.Lantas, bolehkah mengecat rambut saat hamil? Ini penjelasan selengkapnya.

Apakah mewarnai rambut saat hamil berbahaya?

Ibu hamil boleh mewarnai rambut. Ini karena belum ada bukti ilmiah yang secara jelas membuktikan bahwa mengecat rambut saat hamil dapat membahayakan ibu dan janin.Salah satu alasan paling populer yang membuat mengecat rambut saat hamil dianggap berbahaya adalah paparan substansi bahan kimia dalam pewarna rambut bisa berdampak langsung pada janin. Cat rambut bisa masuk lewat kulit kepala dan mencapai aliran darah.Namun faktanya, dikutip dari American Pregnancy, mewarnai rambut saat hamil hanya memerlukan sedikit sekali zat kimia dan tidak cukup masif untuk bisa meracuni bayi.Meski begitu, risiko zat kimia terserap melalui kulit kepala tetaplah ada, sehingga Anda perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mewarnai rambut.Baca juga: Alergi Cat Rambut: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi, Plus Rekomendasi Cat Rambut yang Aman

Kapan waktu terbaik mewarnai rambut saat hamil?

Waktu yang disarankan untuk cat rambut adalah saat setelah trimester kedua kehamilan. Sebenarnya, tidak ada pengaruh antara usia kehamilan dengan risiko dari mewarnai rambut saat hamil.Walaupun tidak ada cukup bukti ilmiah bahwa kehamilan di trimester pertama lebih rentan terpapar substansi kimia dari cat rambut, tetapi sebaiknya Anda menunggu sampai perkembangan organ bayi dalam kandungan telah lengkap. 

Apa yang perlu lebih diperhatikan?

Tidak ada salahnya ketika ibu hamil merasa harus ekstra waspada sebelum mengambil keputusan apapun, termasuk mengecat rambut saat hamil.Jika masih ragu-ragu untuk mewarnai rambut, berikut tips yang bisa diikuti agar mewarnai rambut saat hamil lebih aman:

1. Pilih jenis mewarnai rambut yang sesuai selera

Untuk mengecat rambut bisa lewat berbagai jenis metode, mulai dari bleaching hingga highlight beberapa bagian saja. Jika Anda memang tidak ingin cat rambut menempel pada bagian kulit kepala dan akar rambut, maka highlight bisa jadi pilihan.Baca juga: Ingin Cat Rambut Tanpa Bleaching? Lakukan Berbagai Cara Ini

2. Pilih tempat yang punya banyak ventilasi

Ada beberapa pekerjaan yang memicu alergi, salah satunya adalah mereka yang sehari-hari menghirup substansi kimia di salon. Untuk itu, pastikan tempat Anda melakukan perawatan benar-benar memiliki ventilasi yang baik sehingga sirkulasi udara juga lancar agar Anda tidak terlalu banyak menghirup bahan kimia dari cat rambut.

3. Warnai rambut di waktu yang tepat

Sebaiknya lakukan pewarnaan rambut ketika bayi dalam kandungan telah berkembang dan dinyatakan sehat oleh dokter. Akan tetapi, proses mewarnai rambut biasanya memakan waktu yang lama dan mengharuskan ibu hamil duduk berjam-jam. Saat perut telah membesar, kondisi ini tentu tak nyaman bagi Anda. Lebih baik jika Anda menunggu sampai setelah bayi lahir untuk mewarnai rambut.

4. Menggunakan pewarna rambut yang aman untuk ibu hamil

Masih tidak yakin dengan produk pewarna rambut di pasaran? Anda juga bisa menggunakan bahan pewarna rambut alami untuk ibu hamil atau yang terbuat dari tumbuhan. Pilihlah cat rambut yang tidak mengandung amonia. Selain itu, pertimbangkan untuk memilih cat rambut yang semi permanen dibandingkan yang permanen. 

5. Tes alergi

Perubahan hormon saat hamil terkadang bisa membuat seseorang menjadi lebih sensitif terhadap hal yang semula biasa saja. Jika Anda khawatir ada reaksi alergi, coba tes alergi dengan mewarnai beberapa helai rambut dan lihat reaksinya. Jika baik-baik saja, then go ahead.Pertimbangkan lagi semua hal di atas sebelum Anda memutuskan mewarnai rambut saat hamil. Konsultasikan juga dengan dokter kandungan untuk memastikan tidak ada risiko yang membayangi kesehatan Anda dan buah hati dalam kandungan.Jika Anda ingin berkonsultasi secara langsung, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
menjaga kehamilanrambut rontok saat hamilkosmetik ibu hamil
American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/is-it-safe/hair-treatments-during-pregnancy/
Diakses 8 November 2019
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/hair-dye
Diakses 8 November 2019
NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/pregnancy/is-it-safe-to-use-hair-dye-when-i-am-pregnant-or-breastfeeding/
Diakses 8 November 2019
Today. https://www.today.com/style/mom-be-tress-stress-here-s-truth-about-hair-dye-t6246
Diakses 8 November 2019
Huffington Post. https://www.huffpost.com/entry/hair-dye-during-pregnancy_n_5abcf8aee4b04a59a3154eb3
Diakses 8 November 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait