Fakta dan Mitos Makanan yang Menyebabkan Keguguran, Aman Asal Tak Berlebihan


Ada banyak mitos makanan penyebab keguguran, padahal tidak ada hubungan makanan dengan efek menggugurkan kandungan.

0,0
12 Dec 2019|Azelia Trifiana
Salah satu mitos makanan yang menyebabkan keguguran adalah nanas karena kandungan bromelain dapat membuat serviks melunakBuah nanas disebut-sebut sebagai salah satu makanan yang menyebabkan keguguran
Tidak berlebihan jika trimester pertama masa kehamilan dianggap yang paling berisiko mengalami keguguran, termasuk dalam hal menyaring apa saja yang aman dikonsumsi dan tidak. Ada banyak mitos seputar makanan yang menyebabkan keguguran. Namun, tentu ada mitos dan fakta seputar jenis makanan yang dapat menggugurkan kandungan tersebut.Semua kembali lagi pada porsi yang dikonsumsi. Apa pun yang berlebihan tentu tidak baik, termasuk ketika mengonsumsi menu yang kerap masuk dalam daftar makanan penyebab keguguran. Aman-aman saja mengonsumsinya, tapi disarankan untuk menghindari apabila kehamilan Anda termasuk yang berisiko tinggi.Lantas, apa saja jenis makanan yang dapat menggugurkan kandungan? Apakah makanan yang menyebabkan keguguran itu mitos atau fakta? Berikut penjalasan selengkapnya.

Mitos dan fakta makanan yang menyebabkan keguguran

Ada banyak jenis makanan dan juga buah yang dianggap bisa menyebabkan keguguran, bahkan dengan sengaja dikonsumsi dalam jumlah banyak karena ada kepentingan lain seperti aborsi.Nah, berikut adalah mitos dan fakta seputar makanan yang menyebabkan keguguran, seperti:

1. Nanas

Buah nanas mengandung bromelain, substansi yang kabarnya bisa menyebabkan serviks melunak dan menyebabkan kontraksi. Itulah mengapa nanas menjadi salah satu buah yang dikonsumsi ibu hamil yang ingin aborsi. Meski demikian, mengonsumsi nanas dalam porsi wajar tidak lantas membuat seseorang keguguran.

2. Pepaya

Berikutnya buah yang disebut-sebut rentan menyebabkan keguguran pada trimester awal kehamilan adalah pepaya. Utamanya, pepaya muda yang bersifat laksatif dan dapat memicu keguguran. Tak hanya itu, biji pepaya juga mengandung enzim yang bisa merangsang kontraksi rahim hingga rentan menyebabkan keguguran.Lagi-lagi, apabila pepaya dikonsumsi dalam porsi wajar maka tak ada masalah. Ibu hamil tetap bisa mengonsumsi pepaya karena kaya akan vitamin seperti vitamin A, B1, B3, B5, vitamin E, dan juga vitamin K.

3. Lidah buaya

Mungkin banyak yang tidak menyangka, namun lidah buaya ternyata juga masuk dalam daftar makanan yang bisa menyebabkan keguguran. Lidah buaya rupanya mengandung anthraquinones, substansi laksatif yang dapat merangsang kontraksi hingga perdarahan panggul.Di sisi lain, memang lidah buaya mengandung serat yang baik untuk pencernaan. Namun bakteri dalam lidah buaya sebaiknya dihindari atau jika memang ingin mengonsumsi, pastikan hanya dalam porsi kecil.

4. Kafein

Kandungan kafein pada kopi juga dipercaya sebagai penyebab keguguran. Sebenarnya, ibu hamil tetap diperbolehkan mengonsumsi kopi selama tidak lebih dari 200 mg per harinya.Tak hanya itu, kafein juga bisa menyebabkan tubuh rentan mengalami dehidrasi. Perlu diingat bahwa kafein tak hanya ada dalam kopi, tapi juga dalam teh, minuman penambah energi, dan cokelat.

5. Makanan laut

Ibu hamil yang gemar makan seafood kerap dibuat was-was saat mengandung karena dianggap sebagai salah satu mitos makanan penyebab keguguran. Kabar baiknya, tidak semua seafood mengandung merkuri tinggi.Beberapa yang kerap disebut sebagai penyebab keguguran adalah udang dan kepiting. Nyatanya, udang mengandung banyak nutrisi yang diperlukan ibu hamil seperti protein, kalsium, fosfor, potasium, dan juga vitamin.Baca juga: 5 Makanan Sehat Ibu Hamil yang Wajib Dikonsumsi

6. Kacang-kacangan

Kerap beredar mitos bahwa kacang-kacangan termasuk makanan penyebab keguguran. Padahal nyatanya, kacang aman dikonsumsi oleh ibu hamil selama tidak ada reaksi alergi apapun.

7. Daging merah

Ibu hamil juga kerap diminta menghindari makanan penyebab keguguran seperti daging merah. Konon, daging merah adalah tempat berkembang biak bakteri Toksoplasmosis. Padahal, selama daging merah diproses dengan benar dan dimasak hingga matang sempurna, tak ada salahnya mengonsumsinya.

8. Makanan mentah

Dikutip dari NHS UK, Makanan mentah, mulai dari telur setengah matang, daging mentah atau setengah matang, hingga seafood yang tidak dimasak juga menjadi salah satu makanan yang dianggap dapat menyebabkan keguguran.Sebenarnya sejumlah bahan tersebut aman dikonsumsi. Namun, bahan-bahan tersebut bisa saja mengandung bakteri berbahaya seperti salmonella, listeria, E.coli, hingga parasit norovirus jika tidak dimasak dengan benar.Bakteri tersebut bisa menyebabkan berbagai komplikasi kehamilan seperti persalinan prematur, kecacatan janin, hingga keguguran. Itulah sebabnya semua makanan mentah ini dianggap menjadi makanan yang menyebabkan keguguran dan sebaiknya dihindari.

9. Alkohol

Mengonsumsi minuman keras atau makanan yang mengandung alkohol selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran dan bayi lahir dalam kondisi meninggal. Konsumsi alkohol juga bisa mengganggu perkembangan otak dan tumbuh kembang bayi saat lahir hingga menyebabkan cacat bawaan lahir.

10. Daging olahan

Makanan yang dapat menggugurkan kandungan selanjutnya adalah deli meat atau daging olahan. Sama seperti makanan mentah lainnya, jika daging olahan ini tidak dimasak dengan baik, makanan ini bisa mengandung bakteri listeria yang bisa masuk ke dalam plasenta, menginfeksi janin hingga menyebabkan keguguran.Baca juga: Apa Saja Pantangan Makanan Ibu Hamil?

Pesan dari SehatQ

Terlepas dari apa saja daftar mitos makanan penyebab keguguran, sebenarnya ada dua hal yang lebih penting yaitu sadar porsi serta proses pengolahannya. Tidak masalah mengonsumsi daftar makanan penyebab keguguran selama masih dalam porsi kecil, jika memang tidak bisa benar-benar dihindari.Untuk urusan pengolahan, pastikan selalu mengonsumsi makanan apapun yang benar-benar matang. Pilih bahan baku yang masih baik dan dicuci bersih sebelum mengolah atau memasaknya.Masakan yang belum matang bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Contohnya bakteri Listeria monocytogenesis. Makanan bisa terkontaminasi bakteri Listeria saat terkena lumpur, air, pupuk, atau tanah yang mengandung bakteri.Kesimpulannya adalah tidak ada makanan yang memiliki efek menggugurkan kandungan. Jika keguguran terjadi karena sesuatu yang dikonsumsi, bisa jadi karena ada kontaminasi bakteri yang berbahaya bagi janin.Jadi, ibu hamil muda bukannya benar-benar dilarang mengonsumsi makanan yang kerap dituding sebagai kambing hitam penyebab keguguran. Jika bisa menghindari, boleh saja. Namun jika tidak, mengonsumsi dalam porsi kecil pun bukan masalah.Jika Anda ingin berkonsultasi langsung pada dokter terkait makanan yang menyebabkan keguguran, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
menjaga kehamilannutrisi ibu hamilkeguguran
First Cry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/18-foods-that-can-cause-miscarriage-in-early-pregnancy/
Diakses 6 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-foods-to-avoid-during-pregnancy
Diakses 6 Desember 2019
Parents. https://www.parents.com/pregnancy/complications/miscarriage/what-does-and-doesnt-cause-miscarriage/
Diakses 6 Desember 2019
NHS. https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/foods-to-avoid/ Diakss pada 9 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait