Mirip Gejala Flu, Gejala Adenovirus Lebih Parah Terjadi pada Anak


Infeksi adenovirus bisa menular pada anak-anak yang tidak memiliki kekebalan tubuh kuat. Rajin menjaga kebersihan dan menghindari kerumunan merupakan cara terbaik mencegah penularannya.

0,0
25 May 2021|Ade Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Infeksi adenovirus bisa menular pada anak-anak yang tidak memiliki kekebalan tubuh kuatAdenovirus tak hanya menyerang saluran pernapasan tetapi juga saluran pencernaan
Adenovirus merupakan jenis virus umum yang kebanyakan menginfeksi anak-anak pada usia di bawah 5 tahun. Gejala yang muncul setelah terinfeksi serupa dengan flu dan akan sembuh dalam beberapa hari. Namun,  pada anak dengan kekebalan tubuh lemah bisa memunculkan gejala yang lebih serius, bahkan hingga menyebabkan kematian.Meski adenovirus banyak menyerang anak-anak, perlu diketahui bahwa virus ini sebenarnya bisa menyerang orang dewasa juga. Virus ini dapat berpindah melalui kontak dari orang ke orang lain seperti berjabat tangan. Kontak tersebut pun bisa terjadi di banyak tempat, seperti kamar mandi, kolam renang, atau tempat umum lainnya.

Gejala infeksi adenovirus

Anak yang terinfeksi adenovirus punya gejala yang sangat mirip dengan flu, seperti hidung tersumbat dan berair. Namun, infeksi tersebut juga dibarengi dengan tanda-tanda lainnya. Berikut gejala yang muncul saat terinfeksi adenovirus:
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Batuk
  • Hidung tersumbat dan berair
  • Berbunyi saat bernapas
  • Mata merah (pink eye) dan berair
  • Sakit di telinga
  • Mual
  • Diare
  • Muntah
Sementara, gejala yang jarang terjadi yaitu:Masa inkubasi virus di dalam tubuh biasanya terjadi sekitar 2-14 hari setelah terpapar. Jika gejala ini ditemukan pada anak berusia di bawah 3 bulan, segera konsultasikan dengan dokter.

Cara adenovirus menyebar

Virus ini menyebar di lokasi kerumunan banyak orang. Tempat yang tidak terjaga kebersihannya pun menjadi lokasi penyebaran adenovirus yang paling banyak. Berikut beberapa lokasi penyebaran virus:
  • Penitipan anak atau daycare
  • Sekolah
  • Restoran atau rumah makan yang kurang bersih
  • Toilet
  • Kolam renang umum
Perlu diketahui, virus bisa menyebar melalui benda yang tersentuh anak dengan tangan yang kotor. Hal ini pun bisa terjadi pada makanan yang disajikan oleh orang yang tidak mencuci tangannya. Selain itu, virus pun bisa menular melalui air saat anak berenang, biarpun kasus penularan yang satu ini jarang terjadi.

Cara mencegah anak terinfeksi adenovirus

Mengingat anak lebih rentan terinfeksi virus ini, langkah pencegahan perlu lebih diketatkan. Berikut hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk melindungi anak dari adenovirus:
  • Sebisa mungkin hindari tempat ramai atau kerumunan orang
  • Menjaga jarak dari orang yang sedang sakit atau tidak perlu bertemu dengannya untuk sementara waktu.
  • Membiasakan anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Lakukan setelah menggunakan kamar kecil, memegang sesuatu, dan sebelum makan.
  • Menggunakan hand sanitizer atau pembersih tangan saat tidak ada tempat cuci tangan.
  • Membersihkan tempat umum yang didatangi dengan tisu pembersih atau cairan yang mengandung alkohol untuk menghilangkan bakteri.
  • Menutup mulut saat batuk dan bersin dengan tisu atau lengan baju. Setelah itu, segera cuci tangan.
  • Hanya menggunakan kolam renang yang dibersihkan secara teratur.
  • Hindari menyentuh anak dengan tangan yang kotor

Mengatasi gejala yang timbul dari infeksi adenovirus

Jika sudah ditemukan adanya gejala, Anda bisa melakukan beberapa langkah pencegahan. Berikut pertolongan pertama untuk mengatasi infeksi adenovirus:

1. Beri cairan yang cukup

Gejala infeksi adenovirus bisa membuat si Kecil demam, diare, hingga muntah. Anak-anak akan kekurangan cairan dan membuat tubuhnya lemas. Untuk mencegahnya, Anda bisa memberikan air putih, susu, sup ayam untuk menjaganya tetap terhidrasi.

2. Bantu agar pernapasannya lega

Anda bisa memberikan nasal spray untuk anak saat hidungnya tersumbat dan membuatnya sulit bernapas. Cara lainnya adalah dengan memberikan uap air hangat 

3. Nyalakan humidifier

Aroma terapi dari humidifier atau diffuser bukan hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga bisa membantu melancarkan pernapasan. Anda bisa menambahkan essential oil seperti peppermint ke dalam diffuser agar si Kecil dapat menghirup aromanya.

4. Pakai obat penurun panas

Gunakan obat penurun panas jika suhu si Kecil sudah melampaui batas normal di atas 38 derajat Celcius. Pastikan anak mengonsumsi  obat penurun panas yang sudah diresepkan dokter. Namun, hindari pemberian obat yang mengandung aspirin karena bisa memunculkan sindrom reye atau pembengkakkan pada organ hati dan otak.

Catatan dari SehatQ

Adenovirus bisa menginfeksi anak-anak karena sistem kekebalan tubuhnya masih sangat lemah. Biarpun begitu, jenis virus ini juga bisa menyerang orang dewasa. Gejala yang ditimbulkan pun sangat mirip dengan flu, tapi bisa lebih berbahaya karena menyerang saluran pencernaan juga. Cara pencegahan yang terbaik adalah tetap menjaga kebersihan dan menghindari kerumunan orang.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar infeksi adenovirus, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
infeksi virusfluhidung tersumbat
WebMD https://www.webmd.com/children/adenovirus-infections
Diakses pada 17 Mei 2021
Kids Health https://kidshealth.org/en/parents/adenovirus.html
Diakses pada 17 Mei 2021
Healthy Children https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/infections/Pages/Adenovirus-Infections.aspx
Diakses pada 17 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait