7 Minyak Esensial untuk Rambut, Mana yang Paling Ampuh?


Selain bermanfaat untuk aromaterapi, tapi tak ada salahnya mencoba khasiat minyak esensial untuk rambut. Ada banyak jenis minyak yang bisa menyehatkan rambut. Berbeda jenis, akan lain pula khasiatnya.

(0)
30 Dec 2020|Azelia Trifiana
Daftar minyak esensial yang baik untuk rambutJenis minyak esensial yang baik untuk rambut
Jika sudah pernah merasakan manfaat aromaterapi atau essential oil untuk tubuh, tak ada salahnya mencoba khasiat minyak esensial untuk rambut. Ada banyak jenis minyak yang bisa menyehatkan rambut. Berbeda jenis, akan lain pula khasiatnya.Penggunaan essential oil sebenarnya bukan hal baru. Sejak dulu, minyak ini digunakan sebagai pengobatan alternatif dan homeopati. Selain itu, meski efek sampingnya kecil namun tetap harus diwaspadai.

Jenis minyak esensial untuk rambut

Ada banyak essential oil yang bisa berkhasiat menyehatkan rambut, seperti:

1. Lavender

Tanaman lavender
Jika ingin mempercepat pertumbuhan rambut, minyak esensial lavender bisa menjadi pilihan. Kandungan di dalamnya dapat mempercepat pertumbuhan sel serta mengurangi stres. Dalam sebuah studi terhadap binatang, diketahui bahwa lavender ampuh mempercepat pertumbuhan bulu tikus laboratorium.Selain itu, di dalamnya terdapat kandungan antimikroba dan antibakteri yang bisa menjaga kesehatan kulit kepala.Cara menggunakannya adalah:
  • Campur beberapa tetes minyak lavender dengan 3 sendok makan carrier oil seperti minyak zaitun
  • Aplikasikan langsung ke kulit kepala
  • Diamkan selama 10 menit sebelum membilasnya
  • Lakukan beberapa kali dalam satu peka

2. Peppermint

minyak peppermint
Minyak peppermint
Ketika diaplikasikan ke bagian tubuh, minyak esensial peppermint akan melancarkan sirkulasi darah. Ini juga bermanfaat mempercepat pertumbuhan rambut ketika berada dalam fase anagen atau growing phase.Dalam sebuah studi terhadap tikus laboratorium, minyak peppermint bisa menambah jumlah dan kedalaman folikel.Cara menggunakannya adalah:
  • Campurkan 2 tetes minyak esensial peppermint dengan carrier oil
  • Pijat perlahan di kulit kepala
  • Diamkan selama 5 menit sebelum membilasnya dengan sampo dan kondisioner

3. Rosemary

rosemary
Tanaman rosemary
Minyak esensial lain yang bisa jadi pilihan untuk melebatkan rambut adalah rosemary. Minyak ini mampu memperbaiki regenerasi sel.Menurut sebuah studi, bahkan khasiatnya serupa dengan minoxidil yang biasa digunakan dalam produk penumbuh rambut. Meski demikian, efek samping membuat kulit kepala gatalnya lebih rendah.Cara menggunakannya adalah:
  • Campur beberapa tetes minyak rosemary dengan carrier oil
  • Aplikasikan ke kulit kepala
  • Diamkan selama 10 menit sebelum membilasnya dengan sampo
  • Lakukan 2 kali sepekan untuk hasil terbaik

4. Cedarwood

Minyak esensial cedarwood diyakini bisa mempercepat pertumbuhan rambut serta mengurangi kerontokan. Cara kerjanya adalah dengan menyeimbangkan kelenjar yang memproduksi minyak di kulit kepala.Selain itu, di dalamnya juga terdapat manfaat antijamur dan antibakteri yang berkhasiat mengatasi berbagai kondisi seperti ketombe dan rontok. Apabila digabungkan dengan lavender atau rosemary, ekstrak minyak cedarwood bisa mengurangi kerontokan pada orang dengan alopecia areata.Cara menggunakannya adalah:
  • Campur beberapa tetes minyak esensial cedarwood dengan 2 sendok makan carrier oil
  • Pijat perlahan ke kulit kepala
  • Diamkan selama 10 menit sebelum dibilas

5. Lemongrass

Kesal dengan ketombe membandel yang tak kunjung hilang? Coba atasi dengan minyak esensial lemongrass (serai). Dalam sebuah studi tahun 2015, ekstraknya terbukti dapat mengusir ketombe secara efektif setelah digunakan selama 7 hari.Cara menggunakannya adalah:
  • Campurkan beberapa tetes minyak lemongrass ke dalam sampo atau kondisionder
  • Keramas seperti biasa hingga bersih
  • Ketika keramas, pastikan juga memijat area kulit kepala dengan lembut
  • Cara ini bisa digunakan setiap hari

6. Tea tree

Minyak esensial tea tree memiliki kandungan antibakter, antimikroba, dan juga membersihkan secara menyeluruh. Ketika dioleskan secara langsung pun, minyak ini dapat membuka sumbatan di folikel hingga mempercepat pertumbuhan rambut.Cara menggunakannya adalah:
  • Campurkan 10 tetes minyak esensial tea tree ke dalam sampo dan kondisioner
  • Selain itu, bisa juga dengan mencampur 3 tetes tea tree dengan 2 sendok makan carrier oil
  • Diamkan selama 15 menit
  • Bilas hingga bersih

7. Ylang-ylang

Bagi yang mengeluhkan kondisi kulit kepala kering, bisa juga mencoba minyak esensial ylang-ylang. Ini adalah jenis minyak yang bisa memberikan stimulasi produksi sebum. Dengan demikian, tekstur rambut bisa membaik sekaligus membuat rambut lebih kuatCara menggunakannya adalah:
  • Campurkan 5 tetes minyak ylang-ylang dengan 2 sendok makan air hangat
  • Pijat perlahan ke kulit kepala
  • Bungkus kepala dengan handuk yang sudah direndam air hangat
  • Diamkan selama 30 menit
  • Bilas hingga bersih
Perlu diingat bahwa ada banyak jenis minyak esensial berikut dengan konsentrasinya. Berbeda merek, bisa lain pula efeknya ketika diaplikasikan. Pastikan tidak ada reaksi alergi sebelum menggunakannya dengan frekuensi cukup sering.Coba melakukan tes dengan menempelkannya di kulit sebelum mulai menggunakannya. Apabila ada sensasi seperti terbakar dan gatal, sebaiknya pilih alternatif yang lain.

Minyak esensial untuk rambut ini juga hanya boleh diterapkan oleh remaja hingga orang dewasa. Anak-anak tidak disarankan menggunakannya karena dikhawatirkan ada efek samping lebih parah.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar cara menjaga kesehatan rambut, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
rambut rontokkesehatan kulit kepalakesehatan rambut
Healthline. https://www.healthline.com/health/essential-oils-for-hair-growth#_noHeaderPrefixedContent
Diakses pada 14 Desember 2020
PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/9828867/
Diakses pada 14 Desember 2020
Karger. https://www.karger.com/Article/Abstract/432407
Diakses pada 14 Desember 2020
Toxicological Research. http://www.toxicolres.org/journal/view.html?doi=10.5487/TR.2016.32.2.103
Diakses pada 14 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait