Macam-Macam Minuman yang Bisa Redakan Panas Dalam


Panas dalam dapat diatasi dengan minum sejumlah minuman pereda panas dalam seperti teh peppermint, teh chamomile, hingga jus lemon.

(0)
25 Apr 2021|Rhandy Verizarie
Minuman panas dalamAir jahe merupakan salah satu minuman panas dalam yang ampuh
Tenggorokan Anda terasa sakit? Muncul sariawan di mulut? Atau, susah buang air besar? Umumnya, kondisi ini kita kenal dengan istilah ‘panas dalam’. Guna mengatasinya, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan, termasuk minum minuman panas dalam.Sebenarnya, dunia medis tidak mengenal yang namanya panas dalam. Alih-alih penyakit, panas dalam sebenarnya merupakan kumpulan gejala penyakit yang terjadi di mulut, tenggorokan, dan juga sistem pencernaan.  Penyakit yang dimaksud ada beberapa macam, seperti radang tenggorokan, radang pencernaan, hingga kurang asupan zat-zat tertentu seperti serat dan vitamin.

Macam-macam minuman panas dalam

Terdapat beberapa penyakit yang bisa menyebabkan Anda mengalami panas dalam, seperti radang tenggorokan atau masalah pencernaan.Selain dengan obat, ada sejumlah minuman yang dapat Anda minum guna meredakan gejala panas dalam. Apa saja macam-macam minuman panas dalam?

1. Air putih

Minuman panas dalam yang pertama adalah air putih. Minum air putih yang cukup setiap hari dapat membantu tubuh Anda terhindar dari dehidrasi. Pasalnya, dehidrasi menjadi salah satu penyebab munculnya gejala panas dalam, seperti sariawan dan bibir pecah-pecah. Kurang minum juga bisa membuat tenggorokan Anda terasa sakit karena kering.Idealnya, Anda harus minum 8 gelas air putih setiap harinya untuk mencegah gejala-gejala panas dalam.

2. Teh peppermint

Teh peppermint juga bisa menjadi pilihan minuman pereda panas dalam yang tak kalah nikmat. Pada daun peppermint terkandung senyawa bernama spearmint. Senyawa ini diklaim memiliki sifat antiinflamasi yang dapat meredakan gejala panas dalam, seperti tenggorokan sakit dan bengkak. Meski demikian, Anda sebaiknya tidak meminum teh peppermint secara berlebihan.Meski alami, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui manfaat spearmint di dalamnya.. 

3. Teh chamomile

Anda juga dapat minum teh chamomile untuk meredakan gejala panas dalam yang sedang dialami. Menurut penelitian tahun 2010 yang dimuat dalam Molecular Medicine Reports, tanaman chamomile mengandung senyawa seperti flavonoid dan terpenoid yang dapat mengatasi peradangan pada tubuh.Selain itu, minum teh chamomile juga dapat membuat tubuh menjadi lebih relaks dan mudah tidur. Keduanya tentu sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga proses pemulihan penyakit jadi lebih optimal.

4. Teh kayu manis

Minuman panas dalam lainnya adalah teh kayu manis. Menurut penelitian dalam jurnal Microbial Pathogenesis, kayu manis mengandung senyawa yang memiliki sifat antioksidan dan antibakteri. Hal ini menjadikan tanaman rempah tersebut juga memiliki potensi untuk mengatasi panas dalam. Kayu manis sendiri sudah sejak lama menjadi bahan alami pengobatan tradisional Tiongkok untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk menjadi obat panas dalam alami  yang ditandai oleh gejala sakit tenggorokan.

5. Air jahe

Air jahe menjadi salah satu minuman untuk panas dalam karena rempah yang satu ini juga mengandung senyawa yang dapat mengatasi peradangan maupun infeksi.Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa mengolah jahe beserta akarnya menjadi minuman teh hangat. Minumlah setiap hari secara rutin sampai gejala panas dalam hilang.

6. Smoothies

Tak hanya bahan herbal, nyatanya smoothies juga bisa menjadi minuman panas dalam yang menyenangkan. Hal ini karena buah-buahan segar di dalamnya mengandung banyak nutrisi, termasuk antioksidan. Menurut penelitian tahun 2018 yang dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition, buah-buahan terbukti dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini menjadi faktor penting dalam mengatasi berbagai penyakit beserta gejalanya, termasuk panas dalam.Anda bisa membuat smoothies dari buah-buahan seperti:
  • Stroberi
  • Bluberi
  • Jeruk 
  • Mangga
Sebaiknya, Anda membuatnya tanpa tambahan gula yang banyak. Pasalnya, asupan gula berlebih juga dapat memicu masalah kesehatan lainnya.

7. Jus lemon

Opsi minuman lainnya untuk meredakan panas dalam adalah jus lemon. Lagi-lagi, hal ini karena kandungan pada lemon terkandung zat antioksidan, tepatnya vitamin C.Antioksidan berfungsi untuk melawan peradangan yang terjadi di dalam tubuh hingga memicu gejala panas dalam.

8. Air garam

Selain dengan minuman panas dalam di atas, Anda juga bisa menggunakan air garam untuk meredakan gejala yang muncul. Tentu bukan dengan meminumnya, melainkan berkumur air garam. Garam diketahui dapat meredakan bengkak dan membutuh bakteri jahat yang menyebabkan panas dalam.Larutkan satu sendok teh garam ke dalam segelas air putih hangat, kemudian berkumurlah selama 30 detik setiap satu jam sekali.

Cara mencegah panas dalam

Panas dalam tentu membuat Anda merasa tidak nyaman, bukan? Nah, agar terhindar dari kondisi ini, Anda bisa melakukan sejumlah cara mencegah panas dalam, seperti:
  • Minum air putih yang cukup
  • Banyak mengonsumsi makanan berserat (buah dan sayuran)
  • Rajin olahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh

Catatan dari SehatQ

Keampuhan minuman panas dalam di atas mungkin berbeda-beda bagi setiap orang. Apabila setelah mengonsumsi minuman-minuman tersebut gejala panas dalam belum juga hilang, Anda sebaiknya meminta pertolongan medis dari dokter.Sebelum itu, Anda bisa bertanya terlebih dahulu dengan dokter melalui aplikasi SehatQ guna mendapatkan saran medis yang tepat sehingga penanganan terhadap kondisi yang dialami bisa optimal. Download aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store dan Google Play.
radang tenggorokanperadanganhidup sehatpanas dalam
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318631#saltwater-gargle Diakses pada 13 April 2021Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/natural/845.html Diakses pada 13 April 2021Microbial Pathogenesis. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29702210/ Diakses pada 13 April 2021Molecular Medicine Report. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2995283/ Diakses pada 13 April 2021The American Journal of Clinical Nutrition. https://academic.oup.com/ajcn/article/96/6/1429/4571488 Diakses pada 13 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait