Berbagai Jenis Minuman Alkohol dan Batas Aman Konsumsinya

(0)
24 Dec 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Minuman alkohol memiliki berbagai jenisSetiap minuman beralkohol mempunyai kadar alkohol yang bisa berbeda-beda
Anda mungkin sudah familiar dengan anggapan yang menyatakan minuman alkohol membahayakan kesehatan, apalagi bila dikonsumsi berlebihan. Namun, tahukah Anda bahwa minuman ini terdiri atas berbagai jenis dengan kadar alkohol yang berbeda-beda?Pada dasarnya, minuman alkohol adalah semua jenis minuman yang mengandung senyawa alkohol atau ethanol. Hal ini mengakibatkan minuman tersebut memiliki sifat memabukkan dan memengaruhi kerja otak, terutama bagian yang mengatur ingatan dan reaksi emosi.Meskipun demikian, kadar ethanol yang terkandung dalam setiap minuman alkohol tidaklah sama. Oleh karena itu, penting bagi Anda mengetahui kandungan alkohol pada minuman tersebut dan kadar aman dalam mengonsumsinya supaya tidak sampai merusak kesehatan.

Jenis-jenis minuman alkohol

Kadar etanol atau alkohol yang terdapat dalam sebuah minuman alkohol tergantung dari proses pembuatan minuman itu sendiri. Jenis minuman alkohol hasil fermentasi tumbuhan menggunakan ragi misalnya, biasanya mengandung kadar alkohol yang tidak terlalu tinggi.Beberapa jenis minuman alkohol fermentasi adalah wine atau anggur (anggur merah, anggur putih, dan sampanye) dengan rata-rata kadar alkohol 14%, bir (2-8%), dan sake (16%). Ada pula jenis minuman mead (10-14%) yang terbuat dari fermentasi madu dan hard ciders (5%) yang terbuat dari fermentasi jus buah.
Rum adalah salah satu jenis minuman alkohol
Nah, ketika minuman hasil fermentasi disuling kembali dengan suhu tinggi. Sebagai dampaknya, air juga ikut menguap sehingga membuat kadar alkohol dalam minuman itu lebih tinggi. Minuman inilah yang kemudian dikenal dengan minuman keras alias miras atau spirit.Ada banyak jenis minuman alkohol golongan miras yang dijual di pasaran, beberapa di antaranya adalah:

1. Gin

Terbuat dari campuran buah berry dan kulit jeruk dan memiliki kadar alkohol 35-55%, gin biasanya dijadikan bahan utama pada campuran martini.

2. Tequilla

Berasal dari penyulingan bagian tengah tanaman agave biru, tequilla secara alami terasa manis karena mengandung gula yang tinggi. Rata-rata tequilla mengandung 40% alkohol.

3. Brandy

Anggur yang telah melalui proses fermentasi dan distilasi ini biasanya memiliki 40% alkohol. Salah satu jenis brandy yang terkenal adalah Cognac.

4. Wiski

Dibuat dengan menyuling adonan yang terbuat dari biji-bijian yang telah difermentasi sebelumnya pada suhu tinggi, wiski kemudian disimpan selama mungkin dalam tong kayu ek. Kadar ethanol dalam minuman alkohol ini biasanya mencapai 40-50%.

5. Vodka

Minuman alkohol ini juga dibuat dengan menyuling adonan yang difermentasi, tapi bahan utamanya adalah kentang, kadang juga dicampur buah dan susu. Rata-rata vodka mengandung 40% alkohol.

6. Rum

Minuman jenis rum ini dibuat dengan distilasi tebu murni, sari tebu, atau tetes tebu dan biasanya disimpan dalam tong kayu serta memiliki kadar alkohol sekitar 40-75,5%.

7. Absinth

Ini adalah hasil penyulingan dari fermentasi jamu serta dedaunan, dan biasanya mengandung 90% alkohol.

Berapa kadar alkohol yang aman diminum?

Idealnya, Anda tidak boleh minum alkohol demi alasan kesehatan. Namun, jika tetap ingin mengonsumsi minuman alkohol ini, sebaiknya tidak berlebihan dan mengetahui kadar amannya sesuai jenis jenisnya, misalnya:
  • Bir yang mengandung 5% alkohol, maksimal 355 ml
  • Anggur yang mengandung 12% alkohol, sekitar 148 ml
  • Minuman keras alias miras (gin, rum, whiskey, tequila, atau vodka), maksimal 45 ml
Secara garis besar, jumlah aman konsumsi alkohol akan sangat bervariasi, tergantung kondisi individu. Beberapa hal yang memengaruhinya antara lain usia, faktor genetik, dan masalah kesehatan pribadi.Wanita dianjurkan untuk mengonsumsi minuman alkohol dengan jumlah yang lebih sedikit dari rekomendasi di atas, karena rata-rata lebih rentan mabuk dibanding pria. Namun, wanita yang tengah hamil dan menyusui tidak boleh meneguk minuman alkohol sama sekali karena dikhawatirkan membahayakan diri sendiri serta janin di dalam kandungan.

Efek buruk minuman alkohol bagi kesehatan

Konsumsi alkohol berlebihan berisiko timbulkan depresi
Efek buruk minuman alkohol untuk ibu hamil mulai dari menyebabkan keguguran hingga bayi lahir dengan cacat bawaan. Sementara bagi orang pada umumnya, konsumsi alkohol berlebihan dapat menimbulkan dampak bagi kesehatan fisik dan mental, contohnya:
  • Depresi
  • Demensia
  • Hepatitis alkoholik
  • Anemia
  • Penyakit jantung, seperti aritmia (detak jantung tidak beraturan) dan kardiomiopati (otot jantung bermasalah)
  • Perlemakan hati hingga sirosis
  • Asam urat
  • Tekanan darah tinggi
  • Kerusakan saraf
  • Stroke
  • Beberapa tipe kanker, seperti kanker payudara, usus, hati, esofagus, mulut, hingga pankreas
Apabila Anda mengalami kesulitan mengurangi kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebihan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
minuman tidak sehatalkoholkecanduan alkohol
Kementerian Agama RI. http://www.halal.go.id/artikel/12
Diakses pada 11 Desember 2020
Alcohol Rehab Help. https://alcoholrehabhelp.org/blog/types-of-alcohol/
Diakses pada 11 Desember 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/265799
Diakses pada 11 Desember 2020
WebMD. https://www.webmd.com/cancer/features/faq-alcohol-and-your-health
Diakses pada 11 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait