Bolehkah Minum Teh Hijau Saat Hamil?


Sebelum mengonsumsi teh hijauj, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan. Pasalnya kandungan kafein pada teh hijau bisa menembus plasenta dan masuk ke aliran darah bayi. Artinya, bayi perlu waktu lebih lama untuk memproses kafein ketimbang orang dewasa.

0,0
18 Aug 2021|Azelia Trifiana
Konsultasi dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi teh hijauKonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi teh hijau
Ibu hamil tentu disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak cairan daripada orang normal. Sebab, air sangat penting dalam pembentukan plasenta dan air ketuban. Setidaknya, rata-rata rekomendasi cairan adalah 8-12 gelas per hari, boleh juga dengan minum teh hijau.Namun mengingat teh hijau juga mengandung sedikit kafein, sebaiknya konsumsi sewajarnya. Tidak setiap hari menjadi minuman yang menggeser posisi air putih, tentunya. Lalu mengingat setiap kehamilan itu berbeda, ada baiknya berkonsultasi dulu kepada dokter spesialis kandungan.

Amankah minum teh hijau saat hamil?

Teh hijau terbuat dari tanaman yang sama seperti teh pada umumnya. Di dalamnya terdapat kandungan kafein, namun dengan jumlah lebih sedikit ketimbang kopi. Dalam 8 ons teh hijau, rata-rata terdapat 24-45 miligram kafein. Sementara kopi dengan volume sama bisa mengandung 95-200 miligram kafein.Selain itu, teh hijau juga mengandung konsentrasi antioksidan cukup tinggi yang disebut polifenol. Antioksidan ini dapat melawan zat radikal bebas dan mencegah rusaknya DNA sel-sel tubuh.Lalu, amankah minum teh hijau saat hamil? Sebelum masuk ke pembahasan itu, kenali dulu efek kafein ketika masuk ke dalam tubuh.Pada dasarnya, kafein adalah stimulan yang bisa menembus plasenta dan masuk ke aliran darah bayi. Artinya, bayi perlu waktu lebih lama untuk memproses kafein ketimbang orang dewasa. Itulah mengapa terkadang dokter spesialis kandungan mewanti-wanti dampak konsumsi kafein terhadap janin dalam kandungan.Dalam studi yang baru dipublikasikan pada tahun 2021 ini, tidak ada safe level atau takaran aman berapa banyak kafein untuk ibu hamil. Bahkan, konsumsi kafein dalam jumlah tinggi bisa menimbulkan masalah seperti:Selain itu, mengingat kafein merupakan stimulan, artinya tekanan darah dan detak jantung juga bisa meningkat. Mungkin ini bukan masalah, namun ketika usia kehamilan bertambah, kemampuan tubuh memecah kafein pun jadi lebih lambat.Konsekuensinya, ibu hamil bisa merasa tegang, sulit tidur, atau merasakan heartburn. Ketika berbicara tentang minuman dengan kadar kafein lebih rendah seperti teh hijau, sebaiknya tanyakan kepada dokter berapa banyak batas amannya. Umumnya, mengonsumsi teh hijau beberapa kali dalam sepekan bukan masalah karena kandungan kafein teh hijau tidak terlalu tinggi.Dokter mungkin akan merekomendasikan konsumsi sewajarnya mengingat dalam secangkir teh hijau terdapat kafein kurang dari 45 miligram. Namun, pastikan lagi dengan dokter dan baca label dalam kemasan minuman apapun untuk mengetahui apakah mengandung kafein atau tidak.Cara mengolah teh hijau juga bisa berpengaruh terhadap kandungan kafeinnya. Sebagai contoh, teh hijau yang diseduh atau brewed green tea mungkin mengandung kafein lebih banyak ketimbang teh hijau biasa.

Berapa takaran aman minum teh hijau saat hamil?

Umumnya, dokter akan meminta ibu hamil membatasi konsumsi kafein tidak lebih dari 200 miligram per hari. Namun, pastikan asupan kafein tidak melewati batasan itu. Ingat pula bahwa bukan hanya kopi atau teh hijau, kafein juga terdapat dalam minuman seperti:Hal yang sama berlaku pula pada . Banyak yang beredar di pasaran dan sebagian besar tidak mengandung kafein. Namun, belum ada studi khusus tentang keamanan teh herbal bagi ibu hamil. Jadi, sebaiknya tetap hati-hati sebelum mengonsumsinya.Belum lagi, ada jenis rempah atau tanaman herbal tertentu yang mungkin saja memberikan efek samping bagi ibu dan janin. Ketika dikonsumsi dalam jumlah banyak, teh herbal tertentu bisa memberikan stimulasi tak diharapkan pada rahim.Utamanya teh herbal dari daun raspberry merah yang belum terbukti secara ilmiah memiliki manfaat. Bahkan, ada potensi efek samping yang sebaiknya dihindari.

Catatan dari SehatQ

Kenali bagaimana respons tubuh ketika sedang mengonsumsi teh hijau. Apabila ada respons seperti tubuh gemetar dan sulit tidur, mungkin sebaiknya tunda dulu konsumsi teh hijau hingga nanti bayi sudah lahir.Ini berlaku pula pada minuman lain yang mengandung kafein. Meskipun teh hijau mengandung kafein yang tidak terlalu banyak, ada minuman lain yang mengandung kafein dan menambah asupan dalam sehari.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar aman tidaknya minum teh hijau, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
menjaga kehamilankehamilanpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/green-tea-while-pregnant
Diakses pada 3 Agustus 2021
Obstetrics and Gynecology. https://jamanetwork.com/journals/jamanetworkopen/fullarticle/2777881
Diakses pada 3 Agustus 2021
Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/x568596/is-it-safe-to-drink-green-tea-during-pregnancy
Diakses pada 3 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait