Metode Pembelajaran Jarak Jauh Selama Pandemi, Orangtua Harus Tahu

(0)
14 Nov 2020|Maria Yuniar
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Metode pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan secara online dengan berbagai perangkatMetode pembelajaran jarak jauh diterapkan di Indonesia selama pandemi
Metode pembelajaran jarak jauh diterapkan untuk memastikan kegiatan pendidikan tetap berlangsung di negara-negara yang terdampak epidemi. Metode ini dilakukan dengan mengubah materi pelajaran ke bentuk digital.Istilah pembelajaran jarak jauh atau distance education pertama kali muncul tahun 1892 di katalog University of Wisconsin, Amerika Serikat. Ratusan tahun kemudian, yaitu pada 1960an dan 1970an, metode ini digunakan oleh Jerman dan Prancis.

Metode pembelajaran jarak jauh selama pandemi

Pandemi Covid-19, yang mulai muncul di Cina dan akhirnya berdampak pada seluruh negara dunia, tentu saja berdampak negatif terhadap sederet aspek kehidupan. Salah satunya adalah pendidikan. Aktivitas pendidikan yang selama berlangsung di sekolah, harus diubah menjadi pelajaran jarak jauh.Metode pembelajaran ini membutuhkan tanggung jawab dan keterlibatan bukan hanya murid dan guru, tapi juga orangtua. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menerbitkan kebijakan pendidikan dalam masa darurat Covid-19.
Metode pembelajaran selama pandemi bisa dilakukan online
Ada dua jenis metode pembelajaran, yaitu pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring) atau online dan pembelajaran jarak jauh luar jaringan (luring).

1. Pembelajaran jarak jauh daring

Metode pembelajaran ini dilakukan secara tatap muka dengan memanfaatkan aplikasi Google Meet, Zoom, Webex, Teams, dan lain-lain. Selain itu, aktivitas pendidikan melalui metode ini bisa dilakukan menggunakan Learning Management System (LMS) seperti Ruangguru dan Zenius.Para tenaga pendidik dan peserta didik dipersilakan memakai media sosial termasuk Instagram, YouTube, maupun WhatsApp untuk fasilitas aktivitas belajar-mengajar.

2. Pembelajaran jarak jauh luring

Sementara itu, pembelajaran jarak jauh luring dilakukan dengan memanfaatkan buku, modul, maupun bahan ajar di sekitar tempat tinggal. Aktivitas pendidikan dapat berlangsung menggunakan media televisi nasional maupun lokalnya, misalnya lewat program BDR dari TVRI dan TV Edukasi.Di samping itu, radio nasional serta serta daerah seperti RRI dan Suara Edukasi, menghadirkan siaran pendidikan yang bisa diikuti.

Panduan metode pembelajaran di masa pandemi

Ujian kenaikan kelas dapat berupa tes online
Berikut ini panduan metode pembelajaran dan ketentuan mengenai ujian yang dimuat dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 4 Tahun 2020.

1. Belajar dari rumah

  • Siswa tidak dibebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum
  • Kegiatan belajar difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup, termasuk mengenai Covid-19
  • Tugas dan aktivitas disesuaikan dengan minat serta kondisi siswa, serta mempertimbangkan akses dan fasilitas belajar di rumah
  • Bukti atau produk aktivitas belajar dari rumah, mendapatkan umpan balik bersifat kualitatif dari guru, tanpa harus berupa skor atau nilai kualitatif

2. Ujian kenaikan kelas

  • Ujian dilakukan tanpa mengumpulkan siswa.
  • Ujian dapat dilakukan dalam bentuk portfolio nilai rapor dan prestasi, penugasan, tes online, maupun penilaian jarak jauh.
  • Kenaikan kelas bertujuan untuk mendorong aktivitas belajar anak

3. Ujian sekolah

  • Ujian dilakukan tanpa mengumpulkan siswa
  • Ujian tidak perlu mengukur capaian seluruh kurikulum
  • Sekolah dapat menggunakan nilai lima semester terakhir untuk menentukan kelulusan

4. Ujian nasional

  • Ujian Nasional (UN) dan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun 2020 telah dibatalkan
  • UN dan UKK bukan menjadi syarat kelulusan maupun seleksi

Pola pembelajaran jarak jauh, orangtua mesti tahu

Berikut ini beberapa pola pembelajaran di Tahun Ajaran 2020/2021 dalam hal prinsip aktivitias kegiatan pendidikan maupun kegiatan belajar berdasarkan zonasi.

1. Prinsip aktivitas pendidikan

Aktivitas pendidikan selama pandemi harus mengutamakan keselamatan dan kesehatan pendidik dan peserta didik.

2. Aktivas pembelajaran berdasarkan zonasi

Aktivitas pendidikan dengan sistem Belajar Tatap Muka tidak diperbolehkan di wilayah zona kuning, oranye, dan merah. Namun, kegiatan belajar-mengajar tetap bisa berjalan di setiap zona tersebut melalui metode Pembelajaran Jarak Jauh, sesuai Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 15 Tahun 2020, tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).Sementara itu, zona hijau dapat menyelenggarakan aktivitas pendidikan tatap muka, apabila:
  • Sekolah layak melaksanakan pembelajaran tatap muka
  • Orangtua bersedia mengirimkan anak ke sekolah

Tips mendampingi anak belajar jarak jauh

Jangan lupa mengajak Si Kecil beristirahat
Metode pembelajaran jarak jauh selama pandemi ini membawa tantangan tersendiri bagi orangtua dalam mendampingi anak. Berikut ini tips yang bisa Anda terapkan untuk mendukung proses belajar anak.

1. Memahami target pembelajaran jarak jauh

Berapa lama anak harus online untuk belajar? Memang, ada pertimbangan mengenai anjuran screen time juga. Anak dengan usia lebih dewasa mampu menghabiskan waktu lebih lama untuk online, dibandingkan yang usianya lebih muda.Mintalah petunjuk dari guru maupun sekolah mengenai durasi yang disarankan. Untuk anak-anak yang masih kecil, aktivitas penuh interaksi dan permainan, sangat berguna dalam aktivitas belajar.

2. Menentukan jenis aktivitas yang pas

Apakah ada jenis aktivitas tertentu yang disenangi Si Kecil untuk belajar? Coba perhatikan pilihan gaya belajar anak. Apakah ia lebih suka belajar dengan guru secara live, atau secara tatap muka individual, bersama Anda?Platform belajar seperti apa yang bisa mendukung kegiatan belajarnya? Jawaban dari sederet pertanyaan tersebut, penting bagi Anda sebagai orangtua maupun guru, untuk merancang aktivitas belajar.

3. Mengajak anak aktif bergerak

Ingat, mesti kegiatan belajar dilakukan secara jarak jauh, anak tetap butuh bergerak sepanjang hari. Sediakan waktu bagi Si Kecil untuk bergerak, misalnya berolahraga ringan, sebelum belajar.Terlebih, beberapa anak bisa lebih fokus jika belajar dengan posisi berdiri. Jika Si Kecil salah satunya, tempatkan tablet atau laptop pada posisi tinggi, yang memungkinkannya belajar sambil berdiri.

4. Mengurangi distraksi

Sebisa mungkin, jauhkan anak dari distraksi selama “sekolah di rumah”, termasuk suara yang bising. Jika memungkinkan, siapkan tempat belajar yang nyaman untuk anak di rumah.

5. Menyesuaikan jadwal kegiatan Anda

Ketika Si Kecil kewalahan atau malah sebaliknya, sangat semangat menjalani kegiatan sekolah jarak jauh ini, cobalah sesuaikan jadwal Anda untuk mendampinginya dalam belajar. Bantu anak dalam memahami materi pelajaran yang sulit.Selain itu, berdiskusilah dengan guru mengenai cara belajar yang pas bagi anak, dan bisa Anda terapkan di rumah.

6. Membuat checklist

Buatlah daftar atau checklist mengenai kegiatan maupun tugas yang harus yang harus diselesaikannya dalam sehari selama pembelajaran jarak jauh. Untuk setiap aktivitas yang berhasil dilakukannya, misalnya memperhatikan penjelasan guru melalui aplikasi konferensi video Zoom. Berikan pujian maupun reward lain bila Si Kecil semua checklist sudah terisi.

7. Menyediakan waktu beristirahat

Metode pembelajaran jarak jauh dirancang agar anak tidak merasa bosan saat melakukan aktivitas belajar. Bukan berarti juga anak serta-merta tidak kewalahan.Apabila Si Kecil terlihat kelelahan akibat mengerjakan tugas-tugasnya, berikan waktu untuk beristirahat. Waktu istirahat ini juga penting agar anak bisa mencerna pelajaran yang diberikan oleh sekolah secara perlahan.

8. Memberikan umpan balik yang membangun

Setiap kali anak berhasil menuntaskan tugasnya, berikan pujian serta masukan yang membangun. Anda juga bisa menempelkan stiker-stiker lucu pada checklist yang sudah dibuat. Jangan lupa pula untuk memberikan reward pada diri sendiri, sebagai hadiah atas keberhasilan mendampingi Si Kecil belajar.

Catatan dari SehatQ

Metode pembelajaran jarak jauh selama pandemi berpotensi menimbulkan tekanan fisik maupun psikis bagi Anda dan Si Kecil. Untuk mengetahui cara mengantisipasi maupun mengatasinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips parentingaktivitas anak prasekolahsekolahanak sekolahcoronavirus
Academic Journals. https://academicjournals.org/journal/ERR/article-full-text/157061264679
Diakses pada 3 November 2020
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. https://spab.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2020/07/Menyiapkan-Pembelajaran-di-Masa-Pandemi-1.pdf
Diakses pada 3 November 2020
Johns Hopkins University. https://education.jhu.edu/2020/04/8tipsforfocus/
Diakses pada 3 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait