logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Metode Amenore Laktasi (KB MAL), Cara alami Cegah Kehamilan Setelah Melahirkan

open-summary

Metode amenore laktasi (KB MAL) adalah cara mencegah kehamilan jangka pendek yang sekaligus mendukung kesuksesan pemberian ASI eksklusif. Anda harus menyusui setiap 4 jam di siang hari dan setiap 6 jam sepanjang malam agar tidak hamil setelah melahirkan.


close-summary

2.5

(4)

23 Feb 2021

| Rianti Dea Rizky Pratiwi

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Metode amenore laktasi (KB MAL) dilakukan ibu dengan menyusui bayi sebagai KB alami

Efektivitas metode amenore laktasi untuk mencegah kehamilan mencapai 98% jika Anda menerapkannya sesuai pedoman.

Table of Content

  • Apa itu metode amenore laktasi?
  • Seberapa efektif KB MAL untuk mencegah kehamilan?
  • Syarat apakah yang harus dipenuhi untuk metode amenore laktasi (KB MAL)?
  • Kapan waktu yang tepat ibu mulai metode kontrasepsi MAL?
  • Kapan metode KB MAL tidak boleh dilakukan?
  • Kelebihan dan kekurangan KB MAL untuk ibu menyusui 

Anda yang baru melahirkan mungkin ingin mempertimbangkan cara mencegah kehamilan setelah melahirkan dengan metode MAL? Metode amenore laktasi (MAL) adalah alternatif cara KB alami untuk mencegah kebobolan hamil lagi saat masih menyusui yang direkomendasikan para ahli medis. Ya, cara KB alami dengan menyusui ini dikenal dinilai lebih aman dan tak kalah efektif dari jenis kontrasepsi lainnya.

Advertisement

Apa itu metode amenore laktasi?

Metode amenore laktasi atau kontrasepsi KB MAL adalah salah satu cara KB alami yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mencegah hamilan setelah melahirkan.

Penelitian dalam jurnal Postpartum contraception: the lactational amenorrhea method menyebutkan bahwa menyusui ASI eksklusif dapat menurunkan kesuburan wanita.

Hal ini dikarenakan proses menyusui memicu penurunan hormon gonadotropin, hormon luteinizing, dan hormon perangsang folikel yang semuanya berhubungan dengan kehamilan. 

Apalagi, selama masa menyusui, di dalam tubuh Anda terjadi peningkatan hormon prolaktin yang berfungsi untuk merangsang produksi ASI.

Maka dari itu, Anda tidak akan mengalami ovulasi yang berarti tubuh tidak mengeluarkan sel telur matang untuk terjadi pembuahan.  

Menggunakan metode kontrasepsi MAL juga dinilai lebih aman untuk ibu menyusui karena minim risiko dan efek samping.

Metode amenorea laktasi pun menjadi pilihan tepat sebagai KB temporer sebelum menentukan alat kontrasepsi untuk ibu menyusui yang aman lainnya.

Baca Juga

  • Ciri-ciri ASI Basi dan yang Normal, Apa Bedanya?
  • 8 Pilihan Makanan untuk Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas
  • Bolehkah Ibu Menyusui Minum Kopi? Ketahui Faktanya

Seberapa efektif KB MAL untuk mencegah kehamilan?

Seberapa efektif cara KB alami dengan menyusui agar tidak hamil setelah melahirkan?

Apabila dilakukan dengan tepat, metode KB MAL tergolong efektif layaknya alat kontrasepsi hormonal, seperti pil KB dan suntik KB.

Efektivitas KB MAL cukup tinggi, yaitu mencapai 98% jika Anda menerapkannya sesuai pedoman.

Keberhasilan KB MAL diukur dengan melihat tiga ukuran kesuburan wanita, yakni masa menstruasi kembali, pola menyusui dan waktu pasca persalinan.

Syarat apakah yang harus dipenuhi untuk metode amenore laktasi (KB MAL)?

Ada tiga syarat utama metode amenore laktasi sebagai kb alami setelah melahirkan. Berikut adalah kriteria ibu menyusui yang harus dipenuhi, yaitu:

  • Usia bayi menyusui di bawah 6 bulan.
  • Ibu belum mengalami menstruasi atau haid (amenore).
  • Memberikan ASI eksklusif atau sesuai permintaan bayi pada siang dan malam hari. 

Ketika memberikan ASI eksklusif sebagai cara mencegah kehamilan yang alami, Anda harus menyusui setidaknya setiap 4 jam di siang hari dan 6 jam di malam hari.

Kapan waktu yang tepat ibu mulai metode kontrasepsi MAL?

Anda bisa langsung mulai menggunakan metode KB MAL segera setelah bayi lahir. Walaupun, mungkin sebagian ibu perlu waktu untuk terbiasa dalam proses menyusui.

Tentunya, Anda dapat menyusui bayi sampai waktu ASI ekslusif selesai. Akan tetapi, metode amenore laktasi ini tidak dapat Anda lakukan terus menerus.

Jadi, berapa lama metode amenore laktasi bisa dilakukan? Anda hanya dapat melakukan cara mencegah kehamilan dengan menyusui ini selama 6 bulan.

Cara alami ini tidak lagi efektif jika Anda berhenti menyusui ASI eksklusif, masuk masa MPASI, atau bayi sudah disapih.

Lalu, KB alami setelah melahirkan ini kemungkinan juga tidak akan efektif mencegah kehamilan jika Anda menyusui bergantian dengan susu formula atau menggunakan pompa untuk memerah ASI. 

Tak menutup kemungkinan pada jangka waktu tersebut Anda kembali mengalami menstruasi. Untuk itu, setelah menstruasi atau bayi berumur 6 bulan, sebaiknya segera pilih jenis kontrasepsi lainnya.

Kapan metode KB MAL tidak boleh dilakukan?

Beberapa kondisi penyakit tertentu menyebabkan ibu menyusui tidak bisa menggunakan metode ini untuk mencegah kehamilan. Bahkan, beberapa di antaranya juga merupakan kondisi yang tidak memperkenankan Anda untuk menyusui, seperti:

  • Bayi mengalami gangguan metabolisme tertentu seperti galaktosemia.
  • Ibu mengonsumsi obat pengubah mood.
  • Ibu mengonsumsi obat-obatan seperti reserpin, lithium atau antikoagulan.
  • Ibu memiliki penyakit menular, seperti terkonfirmasi positif HIV/AIDS atau TBC.

Beberapa jenis penyakit menular dapat berpindah dari ibu ke bayi melalui ASI. Maka dari itu, menyusui tidak direkomendasikan untuk ibu pengidap HIV atau penyakit infeksi lainnya.

American Academy of Pediatrics (AAP) juga tidak merekomendasikan ibu penderita TBC untuk menyusui bayinya. Tuberkulosis memang tidak menyebar melalui ASI.

Akan tetapi, dapat menginfeksi bayi lewat kontak fisik dekat dengan ibunya karena bateri TB menyebar lewat percikan liur.

Kelebihan dan kekurangan KB MAL untuk ibu menyusui 

Dari penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa menyusui adalah salah satu KB alami. Apalagi, metode KB MAL ini juga mempunyai beberapa kelebihan, di antaranya adalah:

  • Murah, aman, dan tidak ada efek samping.
  • Tidak mengganggu aktivitas seksual.
  • Mengurangi perdarahan setelah melahirkan.
  • Penurunan tingkat kemungkinan kanker payudara.
  • Memberikan nutrisi terbaik untuk bayi.
  • Meningkatkan kekebalan tubuh bayi.
  • Membantu menenangkan bayi yang rewel.
  • Meningkatkan ikatan batin ibu dan anak.

Namun, metode kontrasepsi KB MAL juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu Anda perhatikan, di antaranya adalah:

  • Ada masanya kesulitan untuk menyusui secara ekslusif.
  • Saat ada hambatan, metode ini kurang efektif.
  • Bisa selesai lebih cepat dari waktu 6 bulan.
  • Cairan vagina berkurang, sehingga seks tidak nyaman.

Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai metode amenore laktasi (KB MAL), Anda bisa tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

kehidupan pasca melahirkanmenyusuiasi eksklusifmanfaat asipenggunaan kbibu menyusuikontrasepsikeluarga berencana

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved