Metionin Adalah Asam Amino Esensial, Ketahui Fungsinya bagi Tubuh


Metionin adalah salah satu jenis asam amino esensial yang menjadi komponen penyusun protein. Methionine bersifat esensial karena harus dikonsumsi dari makanan dan bila diperlukan juga dari suplemen.

(0)
10 Nov 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Metionin adalah jenis asam amino yang bersifat esensial bagi tubuhMetionin berperan untuk memproduksi molekul penting lain yang juga dibutuhkan oleh tubuh
Asam amino merupakan senyawa organik yang menjadi komponen penyusun protein. Terdapat beberapa jenis asam amino – ada yang bersifat esensial dan ada pula yang sifatnya nonesensial. Salah satu asam amino esensial adalah metionin. Apa fungsi metionin bagi tubuh?

Apa itu metionin?

Metionin adalah salah satu jenis asam amino esensial yang menjadi komponen penyusun protein. Sebagai asam amino esensial, methionine tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh dan harus didapatkan dari sumber luar – yakni makanan sehat dan suplemen.Terdapat dua jenis metionin, yakni L-methionine dan D-methionine. Susunan kimiawi antara L-methionine dan D-methionine sebenarnya tidak berbeda. Namun, keduanya memiliki konfigurasi molekul yang berlainan. L-methionine dan D-methionine dapat bercampur membentuk DL-methionine.Fakta menarik lain dari metionin adalah adanya kandungan sulfur dalam asam amino ini. Molekul yang mengandung sulfur memainkan peran penting bagi tubuh, termasuk perlindungan jaringan, modifikasi DNA, dan pemeliharaan fungsi sel. Kemudian, seperti asam amino lain, metionin juga tersedia dalam bentuk suplemen selain dapat dikonsumsi dari makanan sehat. Suplemen methionine umum dikonsumsi untuk mengatasi beragam infeksi – walau riset yang menunjang masih sangat diperlukan.

Fungsi metionin bagi tubuh

Methionine tidak sekadar asam amino yang menjadi komponen penyusun protein. Asam amino ini pun memainkan peran penting lain bagi tubuh, termasuk:

1. Menghasilkan molekul yang vital untuk fungsi sel

Metionin berperan penting bagi tubuh karena dapat digunakan untuk memproduksi molekul penting lain. Misalnya, methionine dapat memproduksi sistein – asam amino lain yang juga mengandung sulfur. Sistein kemudian digunakan tubuh untuk memproduksi protein di dalam tubuh.Metionin juga dapat diubah tubuh menjadi senyawa yang disebut S-adenosylmethionine, atau SAM. SAM berperan di berbagai reaksi kimia di dalam tubuh dan digunakan dalam pembuatan kreatin untuk energi sel

2. Berperan dalam penambahan grup metil ke DNA

Seperti yang telah disinggung di atas, methionine dapat berubah menjadi molekul yang disebut SAM. Selain digunakan dalam pembuatan kreatin, SAM juga membantu mengubah DNA dengan menambahkan grup metil ke dalamnya.Penambahan metil ke DNA tersebut sebenarnya memberikan efek bak pisau bermata dua. Riset menyebutkan bahwa penambahan grup metil ke DNA dapat menurunkan risiko kanker kolorektal. Namun, sebaliknya, ada laporan lain yang mengindikasikan bahwa diet tinggi metionin dapat memperburuk kondisi medis seperti skizofrenia – yang mungkin bisa terjadi akibat penambahan grup metil ke DNA tersebut.

Adakah efek buruk diet tinggi metionin?

Ternyata, walau menjadi jenis asam amino yang esensial, diet tinggi metionin dilaporkan berisiko berbahaya bagi tubuh. Misalnya, disebutkan bahwa beberapa jenis sel kanker memiliki ketergantungan terhadap asupan metionin untuk bisa tumbuh. Dengan begitu, mengurangi asupan methionine berpotensi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.Makanan nabati mengandung metionin yang lebih sedikit dibandingkan produk hewani. Karena metionin menjadi “makanan” beberapa jenis sel kanker, beberapa ahli pun meyakini bahwa pola makan tinggi tumbuh-tumbuhan dapat menurunkan risiko kanker. Tak sampai di situ. Studi pada hewan juga melaporkan bahwa pola makan rendah metionin dapat meningkatkan harapan hidup dan meningkatkan kualitas kesehatan. Namun, riset pada manusia diperlukan untuk menguatkan temuan ini.

Sumber makanan yang mengandung metionin

Makanan yang mengandung protein merupakan sumber metionin
Metionin terkandung dalam makanan sumber protein seperti telur, daging, susu, ayam, dan ikan
Sebagai jenis asam amino, metionin terkandung dalam makanan sumber protein. Namun, kadarnya dapat bervariasi antara satu makanan dengan makanan lain. Secara umum, produk hewani seperti telur, ikan, dan beberapa jenis daging mengandung metionin dalam kadar tinggi.Porsi methionine dalam daging ayam bisa mencapai 5%. Sementara itu, keju bisa memiliki porsi 4% metionin. Makanan nabati biasanya mengandung metionin dalam kadar yang lebih sedikit.

Penggunaan suplemen metionin

Selain terkandung dalam makanan sehat sumber protein, metionin juga tersedia dalam bentuk suplemen. Suplemen metionin banyak dikonsumsi untuk mengatasi kondisi dan gejala berikut ini:
  • Keracunan parasetamol, walau tidak menjadi penanganan yang paling efektif
  • Herpes simpleks dan herpes zoster 
  • Gejala menopause
  • Radang pankreas
  • Masalah hati
  • Depresi
  • Kecanduan alkohol
  • Infeksi saluran kemih
  • Asma dan alergi
  • Skizofrenia
Walau menarik, manfaat suplemen metionin untuk masalah di atas masih diperlukan riset lebih lanjut. Anda juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba suplemen methionine. Pasalnya, penggunaan suplemen asam amino ini dapat menimbulkan efek samping, termasuk mual, muntah, mengantuk, dan membuat Anda lekas marah.

Catatan dari SehatQ

Metionin adalah jenis asam amino yang bersifat esensial bagi tubuh. Bila Anda masih memiliki pertanyaan lanjutan terkait asam amino dan nutrisi lainnya, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia di Appstore dan Playstore yang memberikan informasi hidup sehat terpercaya.
suplemenproteinnutrisi
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/methionine
Diakses pada 27 Oktober 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/methionine-4771763
Diakses pada 27 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait