Meski Wangi, Pengharum Ruangan Sintetis Bisa Membahayakan Kesehatan


Pengharum ruangan sintetis terdiri dari banyak zat kimia. Jika terhirup terus menerus akan menimbulkan penyakit berbahaya, yaitu....

(0)
01 Apr 2020|Azelia Trifiana
Pengharum ruangan sintetis  mengandung banyak sekali zat kimia yang dapat membahayakan kesehatanPengharum ruangan termasuk salah satu alergen (penyebab alergi) terbesar di dunia
Dalam sehari, coba ingat-ingat berapa kali Anda terpapar pengharum ruangan sintetis dan mau tak mau terhirup masuk ke pernapasan? Setidaknya, ada lebih dari 4.000 zat kimia yang digunakan dalam produk pewangi. Lebih buruk lagi, tidak ada otoritas global atau negara tertentu yang mengatur keamanan bahan kimia dalam produk pewangi. Jika diteliti lebih lanjut, banyak zat kimia berbahaya di balik nama “pewangi”. Zat kimia ini bisa menyebabkan masalah kesehatan kronis, termasuk kanker.

Berbahayakah pengharum ruangan sintetis?

Masalah pernapasan kambuh akibat pengharum ruangan
Jika masih ragu apakah pewangi ruangan benar-benar berbahaya, riset yang terbit pada jurnal Air Quality, Atmosphere, and Health menemukan, inilah dampak zat kimia berbahaya terhadap kesehatan, yaitu:
  • Masalah pernapasan (18%)
  • Gangguan kelenjar mukosa (16%)
  • Masalah kulit (10%)
  • Serangan asma (8%)
  • Masalah gangguan saraf (7%)
  • Masalah kognitif (5%)
  • Masalah pencernaan (5%)
  • Masalah jantung (4%)
  • Masalah kekebalan tubuh (4%)
  • Masalah gangguan fungsi sendi (3%)
Dalam laporan Women’s Voices for the Earth (WVE) tahun 2018 lalu, lebih dari 1.200 zat kimia pewangi yang marak digunakan telah ditandai sebagai “chemicals of concern” bahkan beberapa negara di Eropa melarang penggunaannya.Tahun 2007 lalu, ada penelitian yang menemukan bahwa komponen sintetis pada pewangi memiliki konsentrasi 10.000 kali lebih kuat, bahkan sampai ditemukan pada ASI dan jaringan tubuh manusia.Penelitian seputar berbahayanya pengharum ruangan sintetis ini masih perlu dikembangkan lebih jauh, terlebih setiap parfum ruangan pasti mengandung lebih dari satu zat kimia. Setidaknya dalam pengharum ruangan atau produk pewangi lainnya terdapat bahan-bahan kimia berbahaya seperti:
  • Karsinogen
  • Alergen
  • Penyebab iritasi pernapasan
  • Racun lingkungan
  • Zat yang mengganggu hormon endokrin
  • Zat kimia neurotoksin
Tak hanya pada pengharum ruangan, bahan-bahan itu bisa ditemukan pada lilin aromaterapi, deterjen, sampo, kosmetik, deodoran, sabun, tabir surya, parfum, dan produk perawatan tubuh lainnya.

Dampak pengharum ruangan terhadap kesehatan

Orang yang paling rawan terdampak zat kimia berbahaya dari parfum ruangan adalah ibu hamil, anak-anak, dan juga bayi. Beberapa penyakit yang bisa muncul akibat pengharum sintetis adalah:

1. Kanker

Styrene pada parfum ruangan tingkatkan risiko kanker payudara
Menurut Breast Cancer Fund, salah satu cara paling efektif menghindari kanker payudara adalah dengan menghindari pewangi sintetis karena risiko mengganggu keseimbangan hormon.Bahan kimia pada pewangi ruangan seperti styrene ini kerap dipakai pada pewangi ruangan.Yang mengejutkan, kandungan ini juga banyak ditemukan pada rokok. Selain itu, phthalates juga merupakan jenis kelompok zat kimia yang kerap dianggap sebagai pewangi. Zat-zat kimia itu dapat menyebabkan kanker, disrupsi endokrin, juga keracunan.

2. Cacat lahir & autisme

Kandungan phthalates sebabkan autisme pada anak
Masih akibat kandungan phthalates dalam parfum ruangan, rupanya zat ini bisa menyebabkan potensi autisme, ADHD, dan masalah gangguan saraf pada ibu hamil. Itu sebabnya, ibu hamil harus sangat hati-hati apabila sering terpapar parfum ruangan setiap harinya.Menurut temuan yang dirilis pada tahun 2010 lalu, janin yang terus menerus terpapar zat kimia dapat mengalami gangguan perkembangan otak dan konsekuensinya berlangsung seumur hidup.

3. Alergi & keracunan

Keracunan akibat parfum ruangan ditandai dengan migrain
Pengharum ruangan atau pewangi ruangan termasuk alergen terbesar di dunia. Reaksi alerginya meliputi sakit kepala, migrain, iritasi sinus, hingga masalah alergi pada kulit. Tak hanya itu, zat kimia sisa produk pewangi sintetis bisa menyebabkan iritasi pada tenggorokan, mata, dan juga hidung. 

4. Asma

Pengharum ruangan memicu kambuhnya asma
Penderita asma yang terpapar parfum atau pengharum ruangan sintetis bisa memburuk kondisinya. Terlebih, produk pewangi sintetis adalah musuh utama bernapas secara alami sehingga tidak disarankan terhirup oleh penderita asma.

Cara membuat pengharum ruangan alami

Usir bau ruangan dengan aroma kopi
Jika bahan kimia pada pengharum ruangan sintetis bisa mengancam kesehatan, ada baiknya membuat sendiri pengharum ruangan alami. Selain tidak berbahaya, pengharum ruangan alami juga mudah dibuat dari bahan-bahan di sekitar. Contohnya:
  • Cuka putih dan kopi bisa mengusir bau tidak sedap secara alami.
  • Gunakan essential oils dengan aroma menenangkan seperti lavender dan peppermint sebagai pewangi alami.
  • Tempatkan tumbuhan yang bisa menetralisir bau tidak sedap di rumah.
  • Taruh jeruk dan kayu manis di air bisa menghilangkan bau apek di rumah atau dapur.
  • Campurkan soda kue dan essential oil untuk membuat rumah beraroma lebih segar.
Ada banyak alternatif membuat sendiri pengharum ruangan alami dan aman untuk kesehatan. Cari mana yang paling disukai aromanya, sekaligus tidak mempertaruhkan kesehatan jika terus-menerus terhirup.

Catatan dari SehatQ

Pengharum ruangan terbukti memiliki efek samping yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Tidak hanya efek sesaat, bahkan efek ini mampu menimbulkan cacat seumur hidup.Meski demikian, masih ada cara alami yang bisa dipilih untuk menghilangkan bau pada ruangan. Bahkan, bahan-bahan tersebut bisa kita temui di dapur kita.Jika Anda merasakan gejala gangguan pernapasan maupun efek berbahaya lainnya setelah berada di ruangan dengan pewangi ruangan yang menyengat, segera hubungi dokter melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Jika diperlukan, bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lanjut.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
alergiasmakeracunangangguan pernapasan
Bustle. https://www.bustle.com/articles/114266-9-natural-ways-to-make-your-home-smell-amazing
Diakses 15 Maret 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5093181/#CR2
Diakses 15 Maret 2020
The Guardian. https://www.theguardian.com/us-news/2019/may/23/fragrance-perfume-personal-cleaning-products-health-issues
Diakses 15 Maret 2020
Dr. Axe. https://draxe.com/health/dangers-synthetic-scents/
Diakses 15 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait