Meski Menyenangkan, Face Painting Anak Perlu Dilakukan dengan Hati-hati


Face painting anak merupakan kegiatan yang menyenangkan. Namun, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukannya agar lebih aman.

0,0
24 Aug 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Face painting akan membuat anak-anak merasa senangFace painting akan menyenangkan bagi anak-anak
Anak-anak senang melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan, seperti bernyanyi, berkebun, hingga face painting. Bagi Anda yang belum tahu, face painting adalah seni melukis wajah dengan berbagai macam bentuk yang sesuai keinginan. Anak dapat melukis binatang, bunga, tokoh kartun, ataupun karakter favoritnya. Namun, sebelum melakukan face painting anak, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjaga keamanan si kecil.

Face painting anak harus perhatikan hal ini

Memilih cat lukis yang dipakai untuk face painting anak tentunya tidak boleh sembarangan. Pastikan bahannya aman digunakan karena ada cat yang dapat menyebabkan masalah, seperti iritasi kulit atau alergi.Selain itu, ada pula cat untuk face painting anak yang mengandung bahan berbahaya, misalnya timbal, merkuri, atau asbes. Maka dari itu, sebaiknya Anda memerhatikan beberapa aspek berikut sebelum melakukan kegiatan face painting:
  • Cat lukis tidak boleh mengandung bahan berbahaya

arsenik bisa berbahaya
Pastikan cat lukis tidak mengandung arsenik dan logam berat lainnya
Pastikan Anda membaca informasi mengenai komposisi bahan pada label kemasan cat lukis. Hindari cat yang mengandung logam berat, seperti arsenik, kadmium, merkuri, dan timbal, karena bisa menjadi racun bagi anak-anak.Terkadang, lateks, kobalt, dan nikel yang terkandung dalam cat lukis wajah juga dapat menyebabkan kulit sensitifSebaiknya Anda memilih cat khusus face painting yang water based atau berbahan dasar air karena lebih ramah untuk anak dan mudah dibersihkan.
  • Lakukan tes tempel pada lengan

Sebelum dilukiskan pada wajah, lakukan tes tempel pada lengan terlebih dahulu untuk mengetahui apakah anak alergi terhadap cat lukis tersebut atau tidak. Anda hanya perlu menempelkan sedikit cat lukis pada lengan anak, kemudian tunggu kemunculan reaksi alergi. Jika tidak ada reaksi yang muncul, cat lukis dapat digunakan untuk gambar face painting. Namun, apabila timbul reaksi, misalnya ruam atau gatal-gatal, sebaiknya hindari melakukan face painting anak dengan cat lukis tersebut.
  • Pastikan peralatan yang digunakan bersih

mencuci tangan dengan bersih
Cuci tangan sebelum mulai melakukan face painting
Sebelum memulai painting face, ajak anak mencuci tangan terlebih dahulu. Selain itu, pastikan peralatan yang digunakan, seperti kuas wajah dan palet, berada dalam kondisi yang bersih sehingga aman digunakan.
  • Jangan sampai cat lukis terkena mata

Face painting anak memang menyenangkan. Si kecil mungkin ingin mencoba berbagai macam warna yang menarik untuk melukis wajahnya. Namun, jangan sampai cat lukis terkena mata karena bisa membuat matanya menjadi perih dan teriritasi. Jadi, awasi anak agar tetap berhati-hati.Anda dapat menghabiskan waktu luang bersama anak dengan melakukan face painting. Kegiatan ini dapat mempererat hubungan Anda dengannya. Namun, beri pengertian pada anak untuk tidak melukis wajahnya menggunakan alat yang bukan seharusnya, seperti bolpoin atau spidol untuk menulis.

Manfaat face painting untuk anak

Bukan hanya menyenangkan, kegiatan seni seperti face painting ternyata memiliki manfaat bagi perkembangan anak. Seni dapat membantu anak mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar yang melibatkan koordinasi tangan dan mata. Selain itu, jari-jari tangan anak dilatih untuk memegang kuas dengan baik saat melukis.Face painting anak juga membuat si kecil belajar mengenal warna dan mencoba melukiskan bentuk yang ia bayangkan. Hal ini dapat membantu mengasah kreativitasnya. Jadi, biarkanlah anak berkreasi sesuai dengan keinginannya.Ketika berhasil membuat sebuah karya seni, anak akan merasa percaya diri. Anda tentu harus mengapresiasi hasil gambar face painting anak dengan memberinya pujian. Misalnya, “Wah, anak mama jago melukis wajah.” Pujian akan membuat anak merasa mendapat dukungan dan dihargai. Ingatlah untuk tidak mencemooh karya anak karena bisa membuatnya merasa rendah diri. Sebaiknya, selalu ciptakan suasana yang menyenangkan untuk si kecil.Sementara itu, jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
aktivitas anak prasekolahperkembangan anakmainan anak
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/at-home/Pages/Face-Paints-Makeup-Toxic-Ingredients.aspx
Diakses pada 10 Agustus 2021
Toucan Learn. https://www.toucanlearn.com/blogs/blog5.php/face-painting-and-pretend-play
Diakses pada 10 Agustus 2021
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/the-benefits-of-art-for-toddlers-3954729
Diakses pada 10 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait