Kenali Penyebab dan Gejala Rahim Retro yang Perlu Diketahui

(3)
17 Dec 2019|Azelia Trifiana
Pengaruh rahim retro pada kehamilanAda perempuan yang memang terlahir dengan posisi rahim terbalik atau rahim retro
Ada kalanya rahim seorang perempuan posisinya terbalik dari yang seharusnya, disebut rahim retrofleksi atau rahim retro. Kelainan posisi rahim ini bisa terjadi pada 20-30% perempuan. Meski demikian, rahim retro bukan berarti seorang perempuan tak bisa memiliki keturunan.
Secara statistik, 1 dari setiap 5 perempuan bisa mengalami rahim retro. Kondisi ini bukan berarti masalah medis atau situasi abnormal. Istilahnya adalah variasi anatomi yang normal atau normal anatomical variants.

Mengenal rahim retro

Sebelum seorang perempuan hamil, rahim atau uterus berada di antara 2 tulang, yaitu sacrum dan pubic symphysis. Sebagian besar rahim akan berkembang ke arah depan mendekati pusar seseorang.Namun bagi mereka dengan rahim retro, artinya rahim berkembang ke arah sebaliknya atau ke arah tulang punggung. Biasanya, perempuan dengan rahim retro tidak akan mengetahui gejala rahim terbalik sebelum memeriksa rahim dengan USG.Namun ada beberapa gejala yang mungkin dialami mereka yang memiliki rahim retro seperti:
  • Nyeri punggung

Perempuan dengan rahim retro bisa merasakan nyeri punggung lebih parah ketimbang perempuan lain, terutama saat masa-masa awal kehamilan
  • Terus-menerus ingin buang air kecil

Pada beberapa orang, rahim retro bisa berkembang sangat jatuh ke belakang hingga menekan kandung kemih. Artinya, sulit benar-benar mengosongkan kandung kemih. Biasanya, cara mengatasinya adalah dengan sedikit mendorong tubuh ke belakang saat sedang buang air kecil.
  • Sulit mendeteksi posisi bayi

Bagi ibu hamil dengan rahim retro, bisa jadi dokter kandungan akan lebih sulit mendeteksi posisi bayi lewat USG. Namun ini bukan masalah dan bisa diakali dengan transvaginal ultrasound untuk bisa melihat janin.
  • Rasa nyeri saat bercinta

Pada beberapa perempuan, kondisi rahim retro juga bisa menyebabkan rasa nyeri saat bercinta. Hal ini terjadi ketika penis penetrasi dan menabrak serviks. Mengubah posisi bercinta dapat mengatasi hal ini.
  • Tidak nyaman saat memakai tampon

Rasa tidak nyaman saat memakai tampon juga bisa terjadi bagi perempuan dengan rahim retro. Hal ini juga terjadi karena posisi rahim yang terbalik membuat tampon seperti tidak bisa berada di posisi yang pasti. Hal yang sama juga bisa dirasakan saat memakai menstrual cup.Pada ibu hamil yang memiliki rahim retro, biasanya gejala-gejala tidak nyaman akan hilang dengan sendirinya setelah trimester kedua kehamilan. Pada usia kehamilan 12 atau 13 minggu, rahim akan berada di sekitar abdomen karena posisi bayi semakin besar. Biasanya, pada saat ini rahim retro akan berada di posisi normal dengan sendirinya.

Penyebab rahim retro

Ada perempuan yang memang terlahir dengan posisi rahim terbalik atau rahim retro, atau mengalaminya saat tumbuh dewasa. Beberapa penyebab rahim retro di antaranya:
  • Faktor genetik atau terlahir dengan rahim retro
  • Endometriosis sehingga rahim menempel terbalik
  • Fibroid atau tumor jinak di dalam rahim
  • Penyakit radang panggul yang membuat rahim terbalik seperti endometriosis
  • Riwayat operasi panggul
  • Riwayat kehamilan sebelumnya yang membuat ligamen penyokong uterus meregang berlebihan
  • Otot panggul tak lagi kuat karena menopause atau pasca-kelahiran
  • Rahim membesar sehingga posisinya terbalik

Rahim retro dan kehamilan

Wajar apabila muncul kekhawatiran bahwa rahim retro dapat membuat kehamilan menjadi sulit diwujudkan. Namun kabar baiknya, kondisi rahim retro tidak akan berpengaruh terhadap peluang seorang perempuan untuk hamil. Jika memang terjadi sekalipun, bisa jadi ada masalah lain seperti infeksi rahim atau endometriosis yang membuat hamil tertunda.Lebih jauh lagi, terkadang yang terjadi justru sebaliknya. Hamil membuat rahim seorang perempuan berada di posisi terbalik. Namun lagi-lagi, hal ini tidak akan berdampak negatif pada kehamilan maupun saat persalinan kelak.Namun apabila rahim retro terjadi karena ada masalah di rahim, sebaiknya hal tersebut diobati terlebih dahulu sehingga kehamilan tidak berisiko.Selain itu, ada juga risiko terjadinya keguguran akibat rahim retro yang tidak kembali ke posisi normal, namun hal ini langka terjadi. Ketika dokter kandungan mendeteksi seorang perempuan memiliki rahim retro, risiko keguguran bisa diantisipasi.Untuk itu, penting bagi ibu hamil untuk menyampaikan keluhan yang dirasakan seperti buang air kecil tidak lancar, konstipasi, rasa nyeri di perut dekat rektum, dan lainnya.Nantinya, dokter kandungan akan mendeteksi kondisi rahim retro pada ibu hamil untuk mencari tahu risikonya bagi kehamilan. Biasanya, dokter bisa mengetahui kondisi rahim retro sejak pemeriksaan USG pertama kali.

Rahim retro dan berhubungan intim

Memiliki rahim yang terbalik biasanya tidak mengganggu sensasi atau kenikmatan seksual. Namun, itu bisa membuat hubungan seksual terasa menyakitkan dalam beberapa kasus.Sensasi tidak nyaman ini akan terasa pada posisi-posisi tertentu. Mengubah posisi seksual dapat mengurangi ketidaknyamanan saat berhubungan intim.Jika Anda merasa tidak nyaman saat berhubungan intim, cobalah untuk mengubah posisi Anda. Jika setiap posisi seksual menyebabkan Anda merasa tidak nyaman, dengan atau tanpa pendarahan, segera diskusikan hal ini dengan dokter Anda untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
penyakit rahimmerencanakan kehamilanmasalah kehamilananomali rahim
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/tilted-uterus#diagnosis
Diakses 13 Desember 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320965.php#symptoms
Diakses 13 Desember 2019
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/tilted-uterus
Diakses 13 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait

Letak Rahim Normal dan Abnormal yang Perlu Diketahui Perempuan

Letak rahim normal adalah di belakang kandung kemih dan di depan rektum. Jika letak rahim terbalik, maka kondisinya bisa disebut sebagai retroversi uteri.
07 Agu 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Letak Rahim Normal dan Abnormal yang Perlu Diketahui Perempuan

Ingin Cepat Hamil? Konsumsi Sayuran Penyubur Kandungan Ini

Bantu usaha kehamilan Anda dengan mengonsumsi sayuran penyubur kandungan sangat penting dilakukan. Nutrisi yang terkandung dalam berbagai sayur-mayur tersebut sangat baik untuk mempercepat kehamilan dan mencegah bayi cacat lahir.
08 Jun 2020|Adhenda Madarina
Baca selengkapnya
Ingin Cepat Hamil? Konsumsi Sayuran Penyubur Kandungan Ini

Hasil Testpack Positif Samar, Apa Artinya?

Ketika mendapati hasil testpack positif samar, tentu saja wanita akan bingung apakah dirinya hamil atau tidak. Namun, ada tiga kemungkinan yang dapat terjadi mengenai hal ini.
15 Apr 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Hasil Testpack Positif Samar, Apa Artinya?