Merasa Takut untuk Tidur? Bisa Jadi Anda Mengidap Somniphobia


Somniphobia membuat penderitanya mengalami rasa takut atau kecemasan ekstrem untuk tidur. Cara mengatasinya bisa dilakukan dengan terapi pemaparan, terapi perilaku kognitif, dan konsumsi obat-obatan tertentu.

(0)
Somniphobia adalah kondisi yang membuat penderitanya mengalami rasa takut untuk tidurHingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab seseorang fobia tidur
Tidur adalah salah satu aktivitas yang paling disukai oleh orang-orang. Dengan tidur, energi yang habis terbuang setelah seharian beraktivitas dapat kembali terisi. Namun, ternyata ada orang yang merasakan ketakutan ekstrem untuk tidur. Apabila Anda termasuk salah satunya, kondisi ini dikenal dengan nama somniphobia.

Apa itu somniphobia?

Somniphobia adalah kondisi yang menyebabkan penderitanya merasakan ketakutan atau kecemasan ekstrem untuk pergi tidur. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah hypnophobia maupun clinophobia.Ada berbagai macam faktor yang menjadi pemicu kondisi ini. Apabila tidak ditangani dengan baik, fobia tidur bisa memberi pengaruh buruk terhadap kesehatan dan kehidupan penderita somniphobia secara keseluruhan.Anda akan didiagnosis menderita somniphobia apabila ketakutan untuk tidur menyebabkan kondisi-kondisi seperti:
  • Terganggunya kualitas tidur
  • Membuat Anda menghindari tidur
  • Berlangsung selama 6 bulan atau lebih
  • Memberi efek buruk untuk kesehatan fisik dan mental
  • Mengganggu sekolah, pekerjaan, dan kehidupan pribadi
  • Menimbulkan perasaan tertekan dan memicu kecemasan

Gejala yang umumnya dialami penderita somniphobia

Penderita somniphobia menghindari waktu tidur dengan begadang
Penderita somniphobia lebih memilih begadang ketimbang harus tidur
Sama seperti fobia lain, somniphobia juga memicu kemunculan sejumlah gejala. Gejala yang muncul tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis penderita fobia tidur, melainkan juga fisik mereka.Berikut sejumlah gejala yang umumnya dirasakan oleh penderita somniphobia:
  • Mudah tersinggung
  • Kesulitan untuk mengingat sesuatu
  • Merasa panik menjelang waktu tidur
  • Menghindari tidur dengan begadang
  • Perubahan suasana hati secara tiba-tiba
  • Merasa tertekan ketika mendekati waktu tidur
  • Merasa takut atau cemas saat memikirkan soal tidur
  • Mual ketika memikirkan soal tidur
  • Sesak napas ketika memikirkan soal tidur
  • Berkeringat dan menggigil saat memikirkan tentang tidur
  • Peningkatan detak jantung saat memikirkan tentang tidur
Gejala yang dirasakan oleh masing-masing penderita fobia tidur dapat berbeda satu sama lain. Jika Anda mengalami gejala di atas, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui kondisi apa yang mendasarinya.

Penyebab seseorang menderita somniphobia

Hingga kini, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab somniphobia. Namun, sejumlah ahli menyebut bahwa gangguan tidur seperti sleep paralysis dan nightmare disorder turut berperan dalam berkembangnya kondisi ini.Sleep paralysis adalah gangguan tidur yang menyebabkan kelumpuhan pada otot sehingga membuat Anda menjadi kesulitan untuk bergerak. Di Indonesia, kondisi ini kerap kali dikaitkan dengan hal mistis dan dikenal dengan istilah ‘ketindihan’.Sementara itu, nightmare disorder merupakan kondisi yang membuat Anda sering mengalami mimpi buruk saat tidur. Frekuensi mimpi buruk yang terlalu sering berpotensi mengakibatkan stres pada orang yang mengalaminya.Pengalaman di masa lalu yang memicu trauma juga dapat menjadi penyebab Anda menderita fobia tidur. Trauma sering menimbulkan mimpi buruk, yang kemudian membuat penderitanya takut untuk tidur.

Bagaimana cara mengatasi fobia tidur?

Beberapa tindakan perawatan dapat membantu mengatasi fobia tidur. Sejumlah pengobatan yang disarankan untuk penderita somniphobia, antara lain:
  • Terapi pemaparan

Pada terapi pemaparan, Anda akan dihadapkan langsung dengan apa yang menjadi pemicu ketakutan. Dalam kasus somniphobia, terapis mungkin akan mengajak Anda untuk mendiskusikan rasa takut menggunakan teknik relaksasi dan membayangkan bagaimana rasanya tidur dengan nyenyak.Anda juga akan dipaparkan gambar-gambar orang yang tidur dengan nyaman. Apabila diperlukan, terapis kemungkinan meminta Anda untuk tidur di laboratorium, didampingi dengan petugas medis profesional.
  • Terapi perilaku kognitif

Terapi perilaku kognitif (CBT) membantu mengatasi fobia tidur dengan mengidentifikasi dan mengatasi ketakutan Anda dengan menantang pikiran tersebut dan mengubahnya menjadi lebih realistis. Terapis mungkin akan membantu menyusun pola tidur yang lebih baik untuk mengatasi somniphobia.
  • Konsumsi obat-obatan

Agar hasil terapi lebih maksimal, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan untuk mengurangi ketakutan dan kecemasan. Sejumlah obat yang bisa membantu mengatasi kondisi tersebut, antara lain beta blocker dan benzodiazepine.

Catatan dari SehatQ

Somniphobia adalah kondisi yang membuat Anda mengalami ketakutan atau kecemasan ekstrem untuk tidur. Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebabnya, namun gangguan tidur diduga turut berperan dalam berkembangnya kondisi ini.Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait somniphobia dan cara mengatasinya, tanyakan langsung ke dokter di aplikasi kesehatan SehatQ . Download sekarang di App Store dan Google Play.
gangguan tidurfobiamasalah tidur
Healthline. https://www.healthline.com/health/somniphobia
Diakses pada 7 April 2021
The Healthy. https://www.thehealthy.com/sleep/somniphobia/
Diakses pada 7 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait